Konflik Terjadi di Maluku Utara dan Papua Tengah, Polisi Kirim Tambahan Ratusan Personel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Konflik Terjadi di Maluku Utara dan Papua Tengah, Polisi Kirim Tambahan Ratusan Personel

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) DivHumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko. (ANTARA/HO-Divisi Humas Polri)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Konflik tengah terjadi di Papua Tengah dan Maluku Utara. Di Kabupaten Halmahera Tengah, Maluku Utara, terjadi konflik antarwarga yang dipicu oleh kasus dugaan pembunuhan seorang warga di Desa Bobane Jaya yang berkembang menjadi aksi saling serang antara warga Desa Bobane Jaya dan Desa Sibenpopo yang menimbulkan korban jiwa, pembakaran rumah warga, fasilitas umum serta satu unit tempat ibadah.

Selain itu, di Kabupaten Dogiyai, Papua Tengah, terjadi aksi penganiayaan berat terhadap personel Polri, Bripda Juventus Edowai, yang dilakukan oleh orang tak dikenal hingga menyebabkan korban meninggal dunia.

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) merespons situasi keamanan dan ketertiban di wilayah Papua Tengah dan Maluku Utara dengan memperkuat pengamanan di kedua wilayah tersebut yang melibatkan ratusan personel.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya di Jakarta, Minggu mengatakan Polri merespons cepat setiap dinamika di lapangan dan berkomitmen menjaga stabilitas keamanan di wilayah Indonesia.

Baca juga:

Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran Gudang Gas Elpiji Bekasi, Kerugian Masih Didata

"Polri telah mengambil langkah cepat dengan mengerahkan personel tambahan untuk memperkuat pengamanan dan penanganan situasi di Papua Tengah dan Maluku Utara," kata Trunoyudo.

Jenderal polisi bintang satu itu menjelaskan, pada Sabtu (4/4), telah dilaksanakan pengecekan kesiapan pasukan Brimob yang akan bertugas di Papua Tengah di Mako Brimob dipimpin langsung oleh Wakapolri Komjen Pol. Dedy Prasetyo.

Dia menyebut kekuatan personel yang disiapkan, di antaranya 100 personel Brimob untuk Papua Tengah, tim Itwasum sebanyak delapan personel yang dibagi ke Papua Tengah dan Maluku Utara, tim BIK 10 personel untuk Papua Tengah, tim Div Propam 26 personel yang terbagi ke dua wilayah serta tim Bareskrim sebanyak 20 personel untuk Papua Tengah.

Untuk wilayah Maluku Utara, lanjut dia, sebanyak 12 personel Divisi Propam telah diberangkatkan pada Sabtu (4/4) pagi menggunakan pesawat Beechcraft serta empat personel Itwasum masih dalam proses pencarian tiket penerbangan.

"Total personel gabungan yang diberangkatkan untuk penguatan di Papua Tengah sebanyak 148 personel. Mereka diberangkatkan Minggu (5/4) pukul 01.00 WIB menggunakan maskapai Batik Air dengan tujuan Nabire," ujarnya.

Perwira tinggi Polri itu menekankan langkah penguatan itu dilakukan seiring dengan adanya perkembangan situasi Kamtibmas di beberapa wilayah.

Selain pengerahan personel gabungan, kata dia, Polri juga mengedepankan pendekatan soft approach dan penegakan hukum tegas dalam menghadapi situasi di kedua wilayah tersebut.

#Maluku Utara #Polisi #Papua Tengah
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur, Rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara
Ziarah yang berlangsung pada Sabtu (20/6) menjadi momentum refleksi terhadap nilai-nilai pengabdian, toleransi, dan profesionalisme yang terus diupayakan dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur, Rangkaian Peringatan Hari Bhayangkara
Indonesia
Polisi Tangkap Pelaku Duel Maut di Jakarta Utara, Remaja Usia 14 Tahun Diamankan
Para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak mereka, termasuk penggunaan media sosial yang kerap menjadi pemicu terjadinya konflik di kalangan remaja.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 19 Juni 2026
Polisi Tangkap Pelaku Duel Maut di Jakarta Utara, Remaja Usia 14 Tahun Diamankan
Indonesia
Polri Butuh Anggaran Rp 184,1 Triliun, Rp 40 Triliun Buat Belanja Modal
Usulan penambahan anggaran itu adalah upaya berkelanjutan untuk mengakselerasi Polri menuju institusi yang semakin profesional menuntut kita memiliki kepekaan terhadap dinamika strategis.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Polri Butuh Anggaran Rp 184,1 Triliun, Rp 40 Triliun Buat Belanja Modal
Indonesia
Berantas Pungli Polisi di Jalan, DPR Usul Hidupkan Lagi Anggaran Dana Patroli
Polri menghidupkan kembali dana patroli dan Bhabinkamtibmas untuk mencegah pungli polisi di jalan.
Wisnu Cipto - Rabu, 17 Juni 2026
Berantas Pungli Polisi di Jalan, DPR Usul Hidupkan Lagi Anggaran Dana Patroli
Indonesia
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Gencarnya informasi tanpa terakurasi, dapat menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Disrupsi Teknologi Jadi Bahan Ajar Para Sarjana, Magister, dan Doktor Ilmu Kepolisian
Indonesia
Politikus Gerindra KlaimPolri Aktif di Jabatan Sipil Sesuai Putusan MK
Pasal 28A dalam UU Polri yang baru merupakan tindak lanjut atas Putusan MK Nomor 114/PUU-XXIII/2025 dan Putusan MK Nomor 223/PUU-XXIII/2025.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Politikus Gerindra KlaimPolri Aktif di Jabatan Sipil Sesuai Putusan MK
Indonesia
Anggota Polisi yang Bertugas di Jabatan Sipil, Kapolri: itu Ada Permintaan
Menepis anggapan Polri secara aktif menempatkan personelnya ke berbagai kementerian dan lembaga.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Anggota Polisi yang Bertugas di Jabatan Sipil, Kapolri: itu Ada Permintaan
Indonesia
Dukung Perpanjangan Usia Pensiun Polisi, Pengamat: Pengalamannya Dibutuhkan
Polisi bukan hanya soal kekuatan fisik. Dalam banyak kasus, yang dibutuhkan ialah pengalaman, kebijaksanaan, kemampuan berkomunikasi, dan pemahaman terhadap karakter masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Dukung Perpanjangan Usia Pensiun Polisi, Pengamat: Pengalamannya Dibutuhkan
Indonesia
Tanggapi Usulan Menteri HAM, Pengamat: Polri Belum Perlu Buka Jabatan Strategis untuk Kalangan Sipil
Pengamat Hukum Kepolisian Edi Hasibuan menilai usulan membuka jabatan strategis nonoperasional Polri bagi kalangan sipil dalam revisi UU Polri belum menjadi kebutuhan mendesak.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
Tanggapi Usulan Menteri HAM, Pengamat: Polri Belum Perlu Buka Jabatan Strategis untuk Kalangan Sipil
Indonesia
Kapolri Ngaku Terbuka Sipil Profesional Masuk Jajaran Pejabat Polri
Anggota Korps Bhayangkara kerap diberikan ruang untuk menduduki di luar struktural. Maka, Polri juga akan memberikan timbal balik jabatan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 07 Juni 2026
Kapolri Ngaku Terbuka Sipil Profesional Masuk Jajaran Pejabat Polri
Bagikan