Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi

Reruntuhan bangunan Gereja Kalvari akibat guncangan gempa bumi magnitudo 7,6 di Pulau Batang Dua, Kota Ternate, Maluku Utara, Kamis (2/4/2026). ANTARA/Abdul Fatah/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah bergerak cepat merespons dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang mengguncang wilayah Sulawesi Utara dan Maluku Utara pada Kamis (2/4).

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, memastikan pihaknya segera membentuk tim khusus untuk melakukan verifikasi serta menghitung dampak kerusakan secara menyeluruh di wilayah terdampak.

Selain itu, BNPB juga menginstruksikan seluruh jajaran di daerah agar bergerak cepat menjangkau masyarakat terdampak dan memastikan kebutuhan dasar mereka terpenuhi.

Suharyanto menegaskan, kepala pelaksana BPBD provinsi dan kabupaten/kota bersama TNI dan Polri diminta segera turun ke lapangan untuk mendata kondisi warga serta memberikan informasi yang akurat.

“Di sisi lain, apabila ada masyarakat terdampak yang mendapat kesusahan atau asetnya atau rumahnya rusak, segera bisa dilaporkan dan dilakukan penggantian,” ujar Suharyanto, yang dikutip Jumat (3/4).

Baca juga:

Setelah Gempa Magnitude 7,6, Malut Diguncang 29 Gempa Susulan

Seiring laporan adanya korban jiwa dan potensi korban lain yang masih perlu dievakuasi, upaya pencarian dan pertolongan langsung disiapkan oleh tim gabungan.

Pemerintah pusat, lanjut Suharyanto, juga akan segera turun langsung ke lokasi terdampak guna memastikan proses penanganan berjalan optimal dan terkoordinasi.

“Sesuai petunjuk Bapak Presiden lewat Sekretaris Kabinet, kami tim gabungan dari pusat di bawah koordinasi BNPB ini akan segera hadir, baik di Maluku Utara dan Sulawesi Utara,” tegasnya.

Baca juga:

Gempa M 7,6 Guncang Sulut–Malut, BMKG Ungkap Penyebab dan Potensi Tsunami

Setibanya di lokasi, tim gabungan akan menggelar rapat lanjutan bersama seluruh pihak terkait untuk merumuskan langkah penanganan yang lebih rinci.

“Ini adalah rapat awal nanti sesampainya kami disana kita akan rapat lebih rinci dan detail untuk membahas, untuk menemukan dan untuk menyelesaikan segala permasalahan penanggulan bencana yang ada di daerah,” kata Suharyanto. (Asp)

#Gempa #Maluku Utara #Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) #BNPB #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Banjir bandang menerjang Nagari Batang Barus, Solok. Satu korban ditemukan meninggal dunia, tim SAR masih mencari korban hilang lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Solok Tewaskan Warga, 1 Jasad Ditemukan Lainnya Masih Dicari
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Sejak Agustus 2026, sebanyak 64 pesawat telah dilibatkan dalam operasi pemadaman melalui metode water bombing.
Yusuf Abdillah - Senin, 21 September 2026
Karhutla Meluas, 64 Pesawat Dikerahkan untuk Water Bombing, Puluhan Ribu Personel Turun Tangan
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Indonesia
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
BNPB merencanakan operasi water bombing karhutla pada 18 September 2026 di enam provinsi Sumatra dan Kalimantan. Simak daftar lokasinya.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing ke Sumatra-Kalimantan, Ini Daftar Lokasinya
Indonesia
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Langkah antisipasi mulai disiapkan oleh Pemprov DKI Jakarta, termasuk memanfaatkan sumber air yang tersedia di sekitar Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 17 September 2026
DPRD DKI Desak Pemprov Jakarta Ubah Air Laut Jadi Tawar Buat Atasi Kekeringan
Indonesia
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
BNPB mengungkap penyebab 94 orang meninggal dunia di pengungsian gempa NTT. Mayoritas merupakan kelompok rentan.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
94 Orang Meninggal di Pengungsian Gempa NTT, BNPB Ungkap Penyebabnya
ShowBiz
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Bukan pengalaman pertamanya dalam membantu penyediaan fasilitas pendidikan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Dwi Astarini - Kamis, 17 September 2026
Reza Arap Dukung 27 Sekolah Terdampak Gempa NTT, Gunakan Dana Pribadi untuk
Indonesia
Kekeringan Mengancam Sejumlah Wilayah, BNPB Siapkan 4 Strategi Antisipasi
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menjalankan empat strategi utama sebagai antisipasi terhadap kekeringan di sejumlah wilayah Indonesia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Kekeringan Mengancam Sejumlah Wilayah, BNPB Siapkan 4 Strategi Antisipasi
Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Bagikan