Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak

Dwi AstariniDwi Astarini - Kamis, 02 April 2026
Gempa Maluku Utara, BMKG Imbau Masyarakat Waspada Masuk Gedung dan Rumah Terdampak

Info gempa bumi dari BMKG. ANTARA/HO-BMKG

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau masyarakat korban gempa bumi M 7,6 di Perairan Maluku Utara untuk tetap waspada saat memasuki gedung atau rumah walaupun status peringatan dini tsunami sudah dicabut BMKG.

“Mengimbau warga di daerah terdampak, sebelum memasuki rumah atau bangunan, untuk kembali memeriksa struktur bangunan apabila mengalami kerusakan retak struktur. Itu perlu menjadi perhatian dan tidak langsung masuk. Jadi harus diperiksa struktur bangunannya," kata Plt. Direktur Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG Fachri Radjab.

Gempa bumi yang terjadi pada Kamis (2/4), pada pukul 05.48 WIB itu memiliki kedalaman bertingkat, mulai dari peringatan pertama 18 kilometer hingga 62 kilometer, memunculkan peringatan siaga tsunami di kawasan perairan Maluku Utara.


Berikut ini pendoman memeriksa kondisi rumah setelah terdampak gempa:


1.Cek struktur fondasi

Pastikan melihat apakah fondasi rumah masih utuh, retak, atau miring.

2. Cek instalasi listrik dan gas

Periksa apakah ada kabel listrik yang terkelupas atau pipa gas yang bocor. Jika mencium bau gas, segera keluar dan jangan menyalakan api.

Baca juga:

Sembilan Sensor Tsunami Maluku Utara dan Sulawesi Utara Berfungsi Normal Usai Gempa Mgnitudo 7,6

3. Hindari genangan air

Kondisi gempa bisa menimbulkan kerusakan instalasi kelistrikan yang ada di dalam tanah. Kondisi genangan air tertentu mungkin mengalirkan listrik dari kabel yang terkelupas atau lepas. Jika tersentuh, air bisa menyentrum yang berbahaya.

4. Pastikan memasuki gedung atau rumah setelah ada instruksi resmi dari BMKG atau Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kalau kondisi sudah aman.

Kemungkinan gempa susulan

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menanggapi kemungkinan gempa susulan. Dia menjelaskan kemungkinan gempa susulan bisa terjadi. Pihaknya akan terus memberikan perkembangan soal bencana ini.

"Terkait dengan gempa susulan, bisa jadi beberapa hari mendatang. Apabila ada gempa dan kondisi membahayakan, kita kembali ke SOP mengeluarkan peringatan dini berikutnya," kata dia.

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Gempa Bumi dan Tsunami di BMKG Dr Rahmat Triyono menyampaikan hal senada dengan Faisal. Dia mengatakan hingga dua jam dari pencabutan status dini tsunami, gempa susulan masih terjadi. Menurutnya, agar bisa menghentikan status gempa, diperlukan pengamatan panjang supaya bisa menunjukan trennya seperti apa.

"Kapan berakhirnya kita perlu data yang lebih banyak sehingga kita bisaa menunjukan tren dari waktu ke waktu, sampai ada peluruhan, secara umum biasanya 1-2 minggu. Namun, pada akhirnya, secara lokasi seismik berbeda, tektornya berbeda, waktu gempa susulan berbeda," katanya.(tka)

Baca juga:

1 Orang Meninggal di Manado Akibat Gempa Bumi Magnitudo 7,6

#Gempa Bumi #BMKG #Sulawesi Utara #Maluku Utara
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Data analisis BMKG menunjukan sebanayk 25 wilayah akan mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 60 hari.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Beberapa Sektor Yang Terdampak Kemarau Panjang, Perlu Mitigasi dan Diperhatikan
Indonesia
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
BMKG mencatat lebih dari 61 persen wilayah Indonesia masih kemarau. Bantul mengalami 131 hari tanpa hujan, musim hujan diprediksi mulai November-Desember 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Lebih dari 61 Persen Wilayah Indonesia Masih Kemarau, Bantul 131 Hari Tanpa Hujan
Indonesia
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
BMKG memprediksi sebagian besar wilayah Indonesia memasuki musim hujan pada November-Desember 2026. Awalnya tak serentak dan sejumlah daerah diprediksi terlambat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 23 September 2026
BMKG: Musim Hujan 2026/2027 Datang Terlambat di Banyak Wilayah Indonesia
Indonesia
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
anjir bandang terjang Solok akibat hujan lebat 94 mm/hari. BMKG sebut peringatan dini sudah dikeluarkan 7 hari sebelum bencana.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Banjir Bandang Hantam Solok, BMKG: Peringatan Sudah Sejak Seminggu Lalu
Indonesia
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Bandung diguncang gempa Bumi M2,8 pada Senin (21/9) pagi. BMKG pun mengungkap penyebabnya.
Soffi Amira - Senin, 21 September 2026
Gempa M2,8 Guncang Bandung Senin (21/9) Pagi, BMKG Ungkap Penyebabnya
Berita
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Prakiraan cuaca besok 21 September 2026 menurut BMKG. Cek wilayah yang berpotensi hujan sedang-lebat dan angin kencang, termasuk Jakarta.
ImanK - Minggu, 20 September 2026
Cuaca Besok 21 September 2026: BMKG Rilis Daftar Wilayah Berpotensi Hujan
Indonesia
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sabtu Sore hingga Malam, Simak Prakiraan BMKG
BMKG memprakirakan sebagian wilayah Jakarta diguyur hujan ringan pada Sabtu sore hingga malam. Simak prakiraan cuaca Jakarta berdasarkan waktu dan wilayah.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Jakarta Berpotensi Diguyur Hujan Ringan Sabtu Sore hingga Malam, Simak Prakiraan BMKG
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia pada Jumat, 18 September, Angin Kencang Mengancam
Sejumlah kota besar di Indonesia berpotensi diguyur hujan, berdasarkan prakiraan cuaca BMKG untuk Jumat, 18 September 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Guyur Sejumlah Kota Besar di Indonesia pada Jumat, 18 September, Angin Kencang Mengancam
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah Jakarta pada Jumat, 18 September
BMKG memprakirakan sejumlah wilayah Ibu Kota berpotensi diguyur hujan ringan pada waktu yang berbeda Jumat, 18 September 2026.
Frengky Aruan - Jumat, 18 September 2026
Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Ringan Mengintai Sejumlah Wilayah Jakarta pada Jumat, 18 September
Indonesia
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
BMKG mengonfirmasi 118 gempa di Kabupaten Bandung dipicu sesar lokal baru yang belum terpetakan di peta PuSGen. Simak hasil analisis lengkap BMKG di sini!
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Peta Geologi Kebobolan! BMKG Temukan Patahan Baru Misterius Pemicu 118 Gempa Kab Bandung
Bagikan