Song Shujian: Tukang Las Berumur 90 tahun

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 20 Desember 2014
Song Shujian: Tukang Las Berumur 90 tahun

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Internasional - Mungkin beberapa orang berpendapat kebisingan dan percikan yang biasa ditemukan pada sebuah bengkel las dianggap merupakan sesuatu yang mengganggu dan berbahaya. Namun tidak bagi wanita berusia 90 tahun ini. Hal itu justru menjadi sumber kebahagiaan bagi Song Shujian.

Meskipun usianya sudah menginjak kepala 9, namun Nenek yang berasal dari Shenyang, Tiongkok Utara tetap memilih bekerja sebagai tukang las seumur hidupnya.

Setelah pensiun pada tahun 1975, Song membuka sebuah restoran kecil selama beberapa tahun sebelum ia kembali ke profesi lamanya sebagai tukang las, lantaran sang Nenek merasa tak bisa hidup tanpa pekerjaan yang telah ia geluti selama bertahun-tahun.

Keahlian yang dimiliki Song Shujian, menjadikannya salah satu tokoh penting dalam lingkungan. Tak sepert kebanyakan tukang las lainnya, Song tak pernah mau menerima tips tambahan dari para pelanggan. Sang nenek ternyata memiliki sebuah impian yang belum terwujud hingga saat ini, yaitu memiliki sebuah pabrik, namun ia tak dapat mewujudkannya karena tak memiliki dana yang cukup.

Seperti yang dilansir dari cctv news “Saya tidak melakukan ini untuk uang” Ujar nenek tersebut sambil tertawa, “Saya suka hal yang telah saya lakukan dan tidak mau menyerah.” 

Wow semangat sang nenek sangat luar biasa yah, semoga dapat memberikan inspirasi bagi kita terutama bagi generasi muda agar tak pernah menyerah dalam menjalani hidup seperti yang dilakukan oleh Song Shujian.  

#Internasional #Berita Unik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Jika denda tetap diberlakukan, peminjam seharusnya membayar sekitar USD 12.055 atau sekitar Rp 200 juta.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
 Terlambat 132 Tahun, Majalah Edisi 1894 Akhirnya Dikembalikan ke Perpustakaan AS
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Dunia
Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Orang tersebut, yang tidak disebutkan namanya, akhirnya didenda 50.000 kroner (sekitar Rp 93,5 juta) atas insiden tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 14 Agustus 2026
 Keisengan Membangunkan Beruang Kutub Berujung Denda
Fun
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Mengunggah ‘konten marmot tanpa sensor'.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
Kena Masalah Keuangan, Marmot Cari Duit di OnlyFans
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Lifestyle
Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Ia telah menerbangkan puluhan ribu penumpang selama hampir 17 tahun.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Juni 2026
 Pilot Air Canada Terbang Selama Bertahun-Tahun dengan Lisensi Palsu
Berita Foto
Dari Gang Sempit Keramat Pela, Keripik Tempe Mama Tina Tembus Pasar Internasional
Pekerja menggoreng kripik tempe di rumah usaha Keripik Tempe Mama Tina, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (7/5/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 07 Mei 2026
Dari Gang Sempit Keramat Pela, Keripik Tempe Mama Tina Tembus Pasar Internasional
Lifestyle
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Kini, lebih dari satu abad setelah bencana maritim paling terkenal di dunia itu, jam saku emas yang dikenakan Isidor saat kejadian terjual di pelelangan dengan harga fantastis.
Dwi Astarini - Kamis, 27 November 2025
Jam Tangan Pengingat Kisah Cinta di Titanic Terjual Rp 39 M, Pemiliknya Memilih Mati Bersama di Atas Kapal
Dunia
Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Ia mengetuk cukup lama sampai akhirnya peti mati dibuka.
Dwi Astarini - Selasa, 25 November 2025
 Nyaris Dikremasi, Perempuan Thailand Bangkit dari Peti Mati
Dunia
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Surat-surat itu kini telah diserahkan kepada keturunan mereka, yang terkejut dan terharu dengan penemuan tersebut.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Oktober 2025
Bertahan Seabad, Pesan dalam Botol dari Prajurit Perang Dunia I Ditemukan di Pantai Australia
Bagikan