Situasi Demo Terkini: Halte Transjakarta dan Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa

ImanKImanK - Sabtu, 30 Agustus 2025
Situasi Demo Terkini: Halte Transjakarta dan Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa

Momen Pengemudi ojol dilindas mobil rintis Brimob. Foto Tangkapan Layar

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Aksi unjuk rasa yang awalnya berlangsung di depan gedung DPR/MPR RI kini berubah menjadi kerusuhan yang meluas ke berbagai wilayah. Sejumlah fasilitas publik dan gedung pemerintah menjadi sasaran amukan massa, termasuk beberapa halte Transjakarta yang dibakar dan gedung DPRD di Makassar yang dilalap api.

Situasi Demo Terkini

Halte Transjakarta Hangus Terbakar, Layanan Lumpuh

Kerusuhan mulai terlihat sejak Jumat malam (29/8/2025), saat massa mulai menyerang fasilitas umum di sekitar pusat kota Jakarta. Salah satu yang paling terdampak adalah Halte Transjakarta Polda Metro Jaya.

Pada Sabtu pagi, halte tersebut terlihat rusak parah. Atap hangus, kaca pecah berserakan, dan puing-puing masih tercecer di lokasi.

Baca juga:

Akibat Ada Demo, Perjalanan Kereta Jarak Jauh Terpaksa Berhenti di Stasiun Jatinegara demi Keselamatan Penumpang

Kondisi halte lainnya pun tak jauh berbeda. Setidaknya lima halte Transjakarta lain ikut terbakar, menyebabkan seluruh layanan Transjakarta dihentikan sementara.

Petugas kebersihan dan aparat terlihat bekerja keras membersihkan lokasi, sementara warga yang melintas mengeluhkan sisa asap dan gas air mata yang masih menyengat di udara.

Pihak Transjakarta mengonfirmasi bahwa seluruh operasional dihentikan pada Sabtu pagi demi keselamatan penumpang dan petugas. Penghentian layanan ini memberikan dampak besar terhadap mobilitas warga, khususnya yang bergantung pada transportasi umum.

Gedung DPRD Makassar Dibakar, Api Melalap Bagian Depan Gedung

Di Makassar, situasi juga memanas. Pada Jumat malam, massa membakar Gedung DPRD Sulawesi Selatan. Api mulai terlihat sekitar pukul 22.30 WITA, membesar dengan cepat dan merusak bagian depan gedung. Sejumlah kaca pecah, dan beberapa dokumen serta peralatan kantor dipastikan hangus terbakar.

Aparat keamanan yang berjaga hanya bisa mengevakuasi staf dan mencoba menghalau massa agar tidak masuk lebih dalam ke dalam gedung. Hingga kini, pemadaman masih dilakukan dan investigasi awal mulai digelar.

Suasana
Kerusuhan Menyebar ke Depok dan Jakarta Timur

Sabtu dini hari, bentrokan terjadi di Depok, tepatnya di kawasan Mako Brimob Kelapa Dua. Sekelompok massa mengendarai motor mencoba mendekat ke markas, namun langsung dibubarkan polisi.

Mereka sempat melempar batu dan petasan sebelum akhirnya dipukul mundur menggunakan gas air mata ke arah Pasar Pal.

Baca juga:

MRT Jakarta Terapkan Layanan Terbatas Saat Masa Demo di Jakarta, Operasional Hanya Sampai Blok M

Tak berhenti di situ, Polres Jakarta Timur di Matraman juga menjadi sasaran. Sejumlah kendaraan dinas rusak berat, bahkan ada yang hangus terbakar.

Puing-puing masih terlihat berserakan hingga siang tadi, dan lalu lintas di sekitar lokasi macet total akibat warga yang berhenti untuk melihat dan merekam kejadian.

Jalan Tol Diserbu, Gerbang Tol Dibakar

Menjelang malam, massa semakin tak terkendali. Beberapa kelompok dilaporkan memasuki ruas Tol Dalam Kota Jakarta melalui sejumlah akses seperti Kuningan, Semanggi, dan Senayan.

Mereka merusak fasilitas jalan tol dan membakar tujuh gerbang tol, termasuk GT Pejompongan, GT Slipi, GT Semanggi, hingga GT Kuningan.

Fasilitas seperti CCTV, water barrier, dan rambu lalu lintas juga ikut dihancurkan. Kepolisian langsung melakukan pengalihan arus dan menutup beberapa akses masuk tol demi menghindari kerusakan lebih luas.

Jasa Marga juga amat menyesali segala tindakan pengrusakan yang terjadi selama aksi unjuk rasa.

Sampai dengan pukul 08.05 WIB, Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit belum sepenuhnya normal, terutama on ramp akses Gerbang Tol yang terbakar.

Jasa Marga masih menempatkan petugas untuk melakukan penyisiran dan pembersihan di sepanjang Jalan Tol Cawang-Tomang-Pluit agar main road aman untuk dilintasi pengguna jalan.

Baca juga:

Jerome Polin Bongkar Praktik Buzzer Berbayar Fantastis dan Misi Rahasia untuk Redam Demo Tunjangan DPR 2025

Pengamanan Masih Diperketat, Situasi Belum Sepenuhnya Kondusif

Hingga Sabtu malam, aparat keamanan masih siaga di berbagai titik. Kompleks DPR/MPR dijaga ketat, termasuk sejumlah jalur protokol di Jakarta.

Warga diimbau untuk menghindari daerah yang rawan bentrok dan tetap berada di rumah jika tidak ada keperluan mendesak.

Situasi di beberapa wilayah memang mulai mereda, namun tensi masih tinggi, terutama di sekitar lokasi kerusuhan yang rusak parah.

Pemerintah menyatakan akan mengevaluasi seluruh rangkaian peristiwa ini dan memastikan proses hukum terhadap pelaku perusakan.

Sebagai catatan, ketegangan mulai memuncak saat aksi unjuk rasa di depan kompleks MPR/DPR RI pada Jumat (29/8/2025) tak lagi terkendali. Massa yang semula hanya berorasi perlahan mendesak barisan aparat yang menjaga gerbang utama.

Beberapa orang di barisan depan mencoba mendorong pagar, sementara yang lain mencari celah untuk masuk. Hingga akhirnya, sebagian dari mereka berhasil menyelinap melalui sela-sela pagar dan memasuki area kompleks parlemen.

#Gedung DPRD Makassar #Pendemo #Demo Rusuh #Gedung DPR #Mako Brimob
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Bambang Setiawan merupakan pedagang cermin yang menjadi korban dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 dan akhirnya meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Indonesia
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Polisi kini mendalami pihak yang berada di balik permintaan pengerahan massa sekaligus menyiapkan pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Indonesia
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Program bela negara tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Polda Metro Jaya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Indonesia
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Polda Metro Jaya memastikan foto wajah terduga pelaku penganiayaan warga Pejompongan saat demo DPR yang viral di medsos hasil manipulasi AI
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Viral Foto Wajah Terduga Penganiaya Warga Pejompongan Tewas Saat Demo, Polda Bilang Itu AI
Indonesia
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
BS (59), seorang pedagang cermin, meninggal dunia setelah keluar dari rumahnya di kawasan Pejompongan saat terjadi kericuhan pada Kamis (27/8) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
Indonesia
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal kericuhan Pejompongan pasca demo 27 Agustus. Warga diminta tenang dan tak termakan hoaks selagi Polda Metro Jaya usut tuntas kasus ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Indonesia
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Fikri meminta Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, transparan, dan akuntabel
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Indonesia
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Secara total 152 anak ditangkap, 149 di antaranya merupakan laki-laki dan 3 lainnya merupakan perempuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 29 Agustus 2026
Ditangkap saat Kericuhan Demo 27 Agustus, Polisi Pulangkan 141 Anak dengan Pengawasan
Indonesia
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Aktivitas warga, termasuk pengguna jalan dan kegiatan masyarakat lainnya, juga berlangsung seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 28 Agustus 2026
Kawasan Slipi kembali Normal, Masyarakat Diminta tak Terprovokasi
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Cek Kerusakan Fasilitas Umum, Dishub Sayangkan Pengrusakan CCTV
Setelah massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) selesai menyampaikan aspirasi dan meninggalkan lokasi, sejumlah massa dari elemen lain masih berdatangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Cek Kerusakan Fasilitas Umum, Dishub Sayangkan Pengrusakan CCTV
Bagikan