Siswi SMA Strada Hilang Ditemukan Selamat di TIM, Polisi Dalami Motif dan Pihak Terlibat
Ilustrasi perempuan korban penculikan atau kekerasan (ANTARA/Shutterstock)
MerahPutih.com - Kepolisian masih menyelidiki pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus hilangnya siswi SMA Strada St. Thomas Aquino, Karawaci, Tangerang, berinisial MG alias GB (16), yang sempat menghilang selama sepekan sebelum akhirnya ditemukan selamat di kawasan Cikini, Jakarta Pusat.
Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Raden Muhammad Jauhari mengatakan, penyidik tengah mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam peristiwa tersebut sesuai dengan Pasal 332 KUHP tentang membawa kabur perempuan di bawah umur.
“Kami akan terus melakukan pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti untuk memastikan ada atau tidaknya unsur pidana sesuai Pasal 332 KUHP,” ujar Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Kota Kompol Awaludin Kanur, Kamis (13/11).
Baca juga:
Ponsel Siswi SMA Strada Tangerang Hilang Diduga Dibawa Lari Laki-Laki Terdeteksi di Manggarai
Sebelumnya, MG dilaporkan hilang oleh orang tuanya sejak awal November 2025. Ia akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, pada Rabu (12/11) sekitar pukul 15.56 WIB.
Berdasarkan laporan polisi Nomor LP/B/1737/XI/2025/PMJ/Restro Tng Kota tanggal 6 November 2025, pelapor BTP, selaku ibu kandung korban, melaporkan dugaan tindak pidana membawa pergi perempuan di bawah umur tanpa izin orang tua sebagaimana dimaksud dalam Pasal 332 KUHP.
Tim Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota kemudian melakukan penyelidikan intensif terhadap keberadaan korban.
Baca juga:
Siswi Strada Tangerang Hilang Sepekan Diduga Diculik, Polisi Gali Informasi dari Sekolah
Dari hasil penelusuran, polisi menemukan bahwa korban sempat berada di Hotel D’Paragon, Manggarai, Jakarta Selatan, sebelum akhirnya meninggalkan lokasi.
“Rekaman CCTV hotel menunjukkan korban keluar menggunakan jasa ojek online menuju Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat,” jelas Kombes Jauhari.
Tim kemudian bergerak cepat melakukan pencarian di sekitar area tersebut dan akhirnya menemukan korban duduk seorang diri di depan kantin kawasan TIM. MG segera diamankan dan dibawa ke Mapolres Metro Tangerang Kota untuk menjalani pemeriksaan dan pendampingan psikologis.
Baca juga:
Kronologi Siswi SMA Strada Tangerang Hilang hingga Ditemukan di Cikini, Sempat Singgah di Hotel
Kombes Jauhari memastikan, Unit PPA telah memberikan pendampingan psikologis dan pemeriksaan medis kepada korban.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kondisi fisik dan mental korban, sekaligus menghindari kemungkinan trauma akibat peristiwa tersebut.
“Kami imbau agar orang tua selalu memantau aktivitas anak, baik di lingkungan sosial maupun digital, agar tidak menjadi korban pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” kata Jauhari.
Polisi kini fokus melakukan pendalaman terhadap motif dan kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam kasus ini guna memastikan perlindungan maksimal bagi korban. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Habiburokhman tak Masalah Anggota Polri Bertugas di Instansi Lain, Selama Sesuai Fungsi Kepolisian
Masih Aman, Pakar Hukum Tata Negara Sebut Anggota Polisi yang Duduki Jabatan Sipil tak Perlu Ditarik
Reformasi Polri Harus Menyasar Isu Pengangkatan Kapolri dan Jabatan Sipil Polisi Aktif
6 Orang Polisi Jadi Tersangka Pengeroyokan Diduga 'Mata Elang' di Kalibata Jakarta
22 Orang Tewas dalam Kebakaran, Polisi Tetapkan Dirut Terra Drone sebagai Tersangka
Polisi Pastikan Pengurusan Surat Kendaraan Korban Bencana di Sumatra tak Dipersulit
Pemprov DKI Tanggung Biaya Pemakaman Korban Kebakaran Toko Drone
Perempuan Hamil Jadi Korban Kebakaran terjadi di Ruko Terra Drone, Polisi Bentuk Posko
Korban Tewas Kebakaran di Ruko Terra Drone Jadi 22 Orang, Semua Dibawa ke RS Polri
Sisir Mobil Terdampak Bencana di Aceh Tamiang, Polisi Pastikan Tidak Temukan Mayat