Siswa Titipannya tak Diterima di SMAN 3 Tangsel, Lurah Benda Baru Ngamuk

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 17 Juli 2020
Siswa Titipannya tak Diterima di SMAN 3 Tangsel, Lurah Benda Baru Ngamuk

SMAN 3 Tangerang Selatan. Foto: Kemendikbud

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lurah Benda Baru, Pamulang, Tangerang Selatan, Saidun mengamuk dan merusak ruang kerja Kepala Sekolah SMAN 3 Tangerang Selatan. Kejadian ini terjadi Jumat (10/7) lalu sekira pukul 15.30.

"Terjadi tindak pidana memaksa orang lain untuk berbuat atau tidak berbuat disertai dengan pengerusakan fasilitas milik sekolah SMAN 3 Tangsel," kata Kapolsek Pamulang, Kompol Supiyanto saat dikonfirmasi wartawan, Jumat (17/7).

Baca Juga

Pemerintah Dinilai tidak Punya Niat Tangkap Djoko Tjandra

Semua berawal ketika Saidun masuk ke ruang kerja kepala sekolah SMAN 3 Tangsel. Dia datang memaksa kepala sekolah untuk bisa menerima dua siswa masuk sekolah tersebut.

"Memaksa kepala sekolah SMAN 3 Tangsel agar menerima dua orang calon siswa baru untuk bisa diterima masuk ke sekolah SMAN 3 Tangsel," kata dia.

Siswa Titipannya tak Terima di SMAN 3 Tangsel, Lurah Benda Baru Ngamuk
SMAN 3 Tangerang Selatan. Foto: Kemendikbud

Sang kepala sekolah pun menjawab kalau sebelum ini, ada tiga calon siswa baru yang juga mengatasnamakan lurah untuk bisa diterima di sana.

Ketiganya, menurut kepala sekolah, juga masih berstatus cadangan. Tak terima, lantas Saudin marah-marah. Setelahnya, Saudi pun meninggalkan ruang kerja kepala sekolah tersebut.

Karena tak terima, lantas peristiwa ini dilaporkan ke Polsek Pamulang. Polisi telah mengecek lokasi kejadian dan memeriksa sejumlah saksi dalam rangka proses penyelidikan.

Baca Juga

Puluhan Orang Ditangkap dalam Demo RUU HIP dan Omnibus Law di DPR

"Mendengar jawaban yang telah diberikan oleh kepala sekolah SMAN 3 tangsel itu, terlapor langsung menendang toples yang ada di meja tamu ruangan kepala sekolah," ucapnya.

Polisi masih menyelidiki kasus ini. (Knu)

#Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) #Tangerang Selatan Banten
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Masalah ini, juga masuk dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (RUU Sisdiknas).
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Ubah Aturan, Kemendikdasmen Perbolehkan Anak di Bawah 7 Tahun Masuk SD
Indonesia
Kali Taman Mangu Meluap, Akses Jalan Warga Pondok Aren Tangsel Terputus
BPBD melaporkan lebih dari 800 kepala keluarga (KK) terdampak banjir di wilayah Tangerang Selatan.
Wisnu Cipto - Minggu, 08 Maret 2026
Kali Taman Mangu Meluap, Akses Jalan Warga Pondok Aren Tangsel Terputus
Indonesia
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
ICW mengkritik putusan PN Jakarta Pusat yang menolak gugatan citizen lawsuit pendidikan dasar gratis di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 06 Maret 2026
ICW Kritik Putusan PN Jakpus Tolak Gugatan Pendidikan Gratis, Soroti Potensi 76 Ribu Anak Tak Tertampung
Indonesia
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Pemprov DKI Jakarta siap membantu Provinsi Banten menangani krisis sampah di Tangerang Selatan dengan mengirimkan kendaraan angkut.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Indonesia
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Perpanjangan itu didasari hasil evaluasi status darurat sampah tahap pertama yang berakhir pada Senin (5/1)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Status Darurat Sampah di Kota Tangerang Selatan Diperpanjang
Indonesia
17 Wilayah Tangerang Selatan Banjir, Genangan Tertinggi di Perumahan Puri Bintaro Indah
Banjir menyusul hujan deras yang terjadi sejak Selasa (18/11) siang.
Frengky Aruan - Selasa, 18 November 2025
17 Wilayah Tangerang Selatan Banjir, Genangan Tertinggi di Perumahan Puri Bintaro Indah
Indonesia
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Siswa SMPN 19 Tangsel Tewas Dibully, Belum Ada Tersangka
Namun, hingga kini Polres Tangerang Selatan belum menetapkan satupun orang sebagai tersangka dalam kasus perundungan yang berujung kematian korban.
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Polisi Periksa 6 Saksi Kasus Siswa SMPN 19 Tangsel Tewas Dibully, Belum Ada Tersangka
Indonesia
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Penyidik Polres Tangsel telah mendatangi sekolah untuk meminta keterangan kepala sekolah, wali kelas, serta saksi pelajar yang mengetahui kejadian.
Frengky Aruan - Minggu, 16 November 2025
Siswa SMP di Tangsel Tewas Diduga Akibat Bully dan Viral, Polisi Lakukan Investigasi Cari Bukti Pidana
Indonesia
Modal Pistol & Seragam, Jaksa Gadungan Tangsel Tipu Rp 310 Juta Ternyata Pernah Mengabdi di Kejaksaan
Tonny yang saat ditangkap tengah memakai seragam kejaksaan itu telah diberhentikan dengan tidak hormat alias dipecat sebagai jaksa sejak tahun 2009.
Wisnu Cipto - Jumat, 14 November 2025
Modal Pistol & Seragam, Jaksa Gadungan Tangsel Tipu Rp 310 Juta Ternyata Pernah Mengabdi di Kejaksaan
Indonesia
Penculikan di Taman Mangu, Pondok Aren, Pelaku Kena Ancaman Penjara 9 Tahun karena Menyiksa para Korban
Sudah ditetapkan tersangka.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Oktober 2025
Penculikan di Taman Mangu, Pondok Aren, Pelaku Kena Ancaman Penjara 9 Tahun karena Menyiksa para Korban
Bagikan