Setelah Terbang 7 Jam dari Inggris, Jokowi Tiba di Abu Dhabi
Presiden RI Joko Widodo tiba di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab. (ANTARA/HO-Biro Pers Sekretariat Presiden.)
MerahPutih.com - Presiden RI Joko Widodo tiba di Abu Dhabi, Persatuan Emirat Arab seusai menempuh penerbangan selama kurang lebih 7 jam dari Glasgow, Skotlandia, Selasa (2/11).
Berdasarkan informasi yang dibagikan Biro Pers Sekretariat Presiden, Pesawat GIA-1 yang ditumpangi Presiden mendarat di Terminal Kepresidenan Bandara Internasional Abu Dhabi sekitar pukul 22.50 waktu setempat atau Rabu, pukul 01.50 WIB.
Baca Juga:
Tiga Pandangan Jokowi Soal Pengelolaan Hutan di KTT Perubahan Iklim
Setelah pesawat berhenti dengan sempurna, Presiden Jokowi disambut oleh Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab Husin Bagis beserta Ibu Farida Husin Bagis, Menteri Energi Persatuan Emirat Arab Suhail Al Mazroui, dan Atase Pertahanan RI Riyadh Brigjen Erlangga di bawah tangga pesawat.
Sebelum meninggalkan bandara, Presiden Jokowi berbincang-bincang dengan Menteri Energi Persatuan Emirat Arab Suhail Al Mazroui didampingi Duta Besar Republik Indonesia untuk Persatuan Emirat Arab Husin Bagis di Ruang Majlis.
Selanjutnya, Presiden Jokowi bersama rombongan meninggalkan Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, menuju hotel tempat menginap selama berada di Abu Dhabi.
Persatuan Emirat Arab merupakan negara ketiga yang dikunjungi Presiden Jokowi dalam rangkaian lawatan ke luar negerinya setelah Italia dan Skotlandia.
Di Abu Dhabi, Presiden Jokowi akan bertemu dengan Putra Mahkota Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ) dan menghadiri pertemuan bisnis dengan beberapa tokoh dan pebisnis.
Kegiatan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi utamanya untuk memperkuat kerja sama terutama dalam bidang perdagangan dan investasi.
Presiden Joko Widodo dalam satu pekan ini melakukan kunjungan kerja ke Italia untuk menghadiri KTT G20, dilanjutkan KTT Perubahan Iklim di Inggris.
Turut mendampingi Presiden dalam penerbangan menuju Abu Dhabi antara lain Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung. (Knu)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Teman KKN UGM Jadi Saksi di PN Solo, Jokowi Disebut Punya Nama Panggilan 'Jack'
Jokowi Tegaskan Dukung Prabowo-Gibran 2 Periode di Pilpres 2029
[HOAKS atau FAKTA]: Jokowi Berwasiat Agar Gibran dan Kaesang Jadi Pasangan Capres-Cawapres di Pemilu 2029
Hadir Bawa Badan, Eks Menpora Dito Siap Diperiksa KPK soal Dampingi Jokowi Lobi Haji
Roy Suryo Ajukan Ahli Bedah Saraf hingga Pendeteksi Gambar ke Polda Metro, Tepis Penetapan Status Tersangka Dirinya
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Ketua Komisi III DPR Sebut Restorative Justice Kasus Ijazah Jokowi, Bukti Implementasi KUHP Baru
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Kuasa Hukum Jokowi: Terlalu Dini Simpulkan Restorative Justice usai Pertemuan dengan Eggi Sudjana