Setelah 3 Pekan, Lokasi 5 Pekerja Terjebak Longsor Freeport Berhasil Ditemukan
Tangkapan layar- video pengawas merekam detik-detik karyawan terjebak longsor di area tambang bawah tanah PT Freeport Indonesia (PTFI), Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, Senin (8/9/2025). ANTARA/HO-I
MerahPutih.com - PT Freeport Indonesia (PTFI) menyatakan telah berhasil menemukan lokasi lima orang pekerja yang masih terperangkap longsor di tambang bawah tanah Grasberg Block Cave Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, sejak 8 September lalu.
Meski posisi korban sudah berhasil dipetakan, tim evakuasi masih kesulitan mencapai lokasi karena kondisi di lapangan yang sulit untuk ditembus.
"Jadi memang agak sulit untuk masuk menembusnya," kata Presiden Direktur Freeport, Tony Wenas, dalam keterangannya kepada media, dikutip, Jumat (3/10).
Baca juga:
Fokus Pencarian Korban, Freeport Hentikan Operasi Tambang Grasberg
Meski demikian, Tony enggan menjelaskan kondisi terkini kelima pekerja yang terjebak longsor itu. Dilansir Antara, nama lima pekerja itu Victor Manuel Bastida Ballesteros, Holong Gembira Silaban, Dadang Hermanto, Zaverius Magai, dan Balisang Telile.
Mereka diketahui merupakan karyawan PT Redpath Indonesia, dengan dua di antaranya merupakan pekerja asing (ekspatriat) asal Chile dan Afrika.
Total ada tujuh pekerja terjebak longsor lumpur bijih basah di area tambang bawah tanah di kawasan Grasberg Block Cave (GBC) Extraction 28-30 Panel, Tembagapura, Kabupaten Mimika, sejak sekitar tiga pekan lalu.
Baca juga:
2 Tewas Sudah Dimakamkan, Nasib 5 Pekerja Freeport Terjebak Longsor Masih Gelap Hingga Hari ke-17
Dua dari tujuh pekerja Freeport yang terjebak dalam longsor tambang bawah tanah Grasberg Block Cave Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, pada Sabtu (20/9) pekan lalu.
Kedua pekerja itu almarhum Wigih Hartono dan almarhum Irawan yang bertugas sebagai Elektrikal PT CC. Kini mereka telah dikebumikan di kampung halaman masing-masing. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Prabowo Siap Sikat Habis Tambang Ilegal, Tegaskan Uang Rakyat Tak Boleh Hilang 1 Persen Pun
Polisi Tangkap Jurnalis di Morowali, Tegaskan Bukan Terkait Profesi Pers
Hujan Deras Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi
Penyidikan Kasus Tambang Konawe Utara Dihentikan, KPK Ungkap Alasannya
KPK Hentikan Kasus Tambang Konawe Utara, MAKI Siap Gugat Praperadilan dan Minta Kejagung Ambil Alih
Ada Penambangan di Gunung Slamet. Pemprov Ajukan Jadi Kawasan Taman Nasional
Konsesi Tambang Picu Perpecahan PBNU, Gus Yahya Rela Kembalikan ke Negara dengan Syarat
Cuma Bikin Ribut, KH Said Aqil Suruh Pimpinan PBNU Lepas Konsesi Tambang Balik ke Negara
Kondisi Pengungsi Memburuk, DPR Minta Kemenkes Kirim Tenaga Kesehatan Tambahan ke Sumatra
Presiden Prabowo Instruksikan Dukungan Penuh Penanganan Bencana, Termasuk Tambahan Anggaran