Presiden Prabowo Instruksikan Dukungan Penuh Penanganan Bencana, Termasuk Tambahan Anggaran
Momen Presiden Prabowo Subianto Kunjungi Warga Posko Pengungsian di Aceh Tenggara
MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh dalam proses penanganan bencana, termasuk dari sisi anggaran.
Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo dalam doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (13/3).
“Pak Presiden langsung memberikan instruksi kepada kami untuk memback-up sepenuhnya proses penanganan bencana yang menimpa saudara-saudara kita,” ujar Mensesneg.
Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan baik, termasuk dalam menjamin distribusi kebutuhan dasar. Pasokan pangan nasional diklaim berada dalam kondisi cukup, sementara Pertamina terus memastikan distribusi BBM ke wilayah terdampak.
Baca juga:
Korban Tembus 776 Jiwa, Penanganan Bencana di Sumatra Jadi Prioritas Nasional
Dalam kondisi tertentu, kata Prasetyo, pemerintah juga menerapkan metode dropping BBM melalui udara untuk menjangkau daerah yang akses daratnya terputus akibat bencana.
Ia turut menyampaikan apresiasi pemerintah kepada negara-negara sahabat yang telah menunjukkan simpati dan menawarkan bantuan. Namun, Indonesia disebut masih mampu menangani dampak bencana secara mandiri.
Terkait anggaran, Prasetyo menyebut pemerintah memiliki dana siap pakai dalam APBN untuk kebutuhan kedaruratan bencana.
“Kalau sampai terakhir, kurang lebih dua hari lalu, masih sekitar 500 miliar sekian,” ujarnya.
Baca juga:
Presiden Prabowo Perintahkan Rehabilitasi Bencana Sumatra Rampung dalam Setahun
Ia juga menegaskan bahwa Presiden telah memberi arahan agar penambahan anggaran dilakukan apabila dibutuhkan. Instruksi ini berlaku bagi kementerian dan lembaga yang menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana, termasuk TNI dan Polri.
“Bapak Presiden sudah memberikan instruksi secara langsung. Apabila perlu dilakukan penambahan, maka akan dilakukan penambahan. Dan ini juga berlaku untuk beberapa kementerian/lembaga terkait, misalnya TNI dan kepolisian,” kata Prasetyo.
“Kita semua melihat bahwa TNI maupun Polri adalah salah satu garda terdepan dalam proses penanganan bencana. Tentunya itu membutuhkan sumber daya keuangan yang akan kita back-up,” pungkasnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Banjir, Rute Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan, Berikut Perjalanan yang tak Beroperasi Hari ini dan Besok Imbas Banjir
Rel Pekalongan Mulai Bisa Dilalui, KAI Masih Belum Berani Jalankan Dua Kereta ke Jakarta
Tanggul Sungai Citarum Jebol, 5 Kampung di Bekasi Terendam Banjir
DPR Desak Pemerintah Peduli Terkait Isu Perubahan Iklim Buat Kurangi Bencana
Penertiban Kawasan Hutan Jadi Prioritas, Prabowo Gelar Ratas di Sela Lawatan ke London
Daerah Terdampak Meluas, Banjir Telah Merendam Ribuan Rumah di 26 Desa di Karawang
Prabowo Tiba di London, Dijadwalkan Bertemu PM Keir Starmer dan Raja Charles III
100 Ribu Orang Terdampak Banjir Jawa, DPR Desak Pemerintah Serius Tangani Perubahan Iklim
Presiden Prabowo Subianto Tiba di Inggris Perkuat Kemitraan Strategis dan Diplomasi Ekonomi Global
Istana Bantah Isu Pemilihan Presiden Lewat MPR, Pastikan Tetap Dipilih Rakyat