Presiden Prabowo Instruksikan Dukungan Penuh Penanganan Bencana, Termasuk Tambahan Anggaran

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Desember 2025
Presiden Prabowo Instruksikan Dukungan Penuh Penanganan Bencana, Termasuk Tambahan Anggaran

Momen Presiden Prabowo Subianto Kunjungi Warga Posko Pengungsian di Aceh Tenggara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah memberikan instruksi agar pemerintah pusat dan daerah memberikan dukungan penuh dalam proses penanganan bencana, termasuk dari sisi anggaran.

Pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo dalam doorstop di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu (13/3).

“Pak Presiden langsung memberikan instruksi kepada kami untuk memback-up sepenuhnya proses penanganan bencana yang menimpa saudara-saudara kita,” ujar Mensesneg.

Prasetyo menjelaskan bahwa pemerintah memastikan koordinasi lintas kementerian dan lembaga berjalan baik, termasuk dalam menjamin distribusi kebutuhan dasar. Pasokan pangan nasional diklaim berada dalam kondisi cukup, sementara Pertamina terus memastikan distribusi BBM ke wilayah terdampak.

Baca juga:

Korban Tembus 776 Jiwa, Penanganan Bencana di Sumatra Jadi Prioritas Nasional

Dalam kondisi tertentu, kata Prasetyo, pemerintah juga menerapkan metode dropping BBM melalui udara untuk menjangkau daerah yang akses daratnya terputus akibat bencana.

Ia turut menyampaikan apresiasi pemerintah kepada negara-negara sahabat yang telah menunjukkan simpati dan menawarkan bantuan. Namun, Indonesia disebut masih mampu menangani dampak bencana secara mandiri.

Terkait anggaran, Prasetyo menyebut pemerintah memiliki dana siap pakai dalam APBN untuk kebutuhan kedaruratan bencana.

“Kalau sampai terakhir, kurang lebih dua hari lalu, masih sekitar 500 miliar sekian,” ujarnya.

Baca juga:

Presiden Prabowo Perintahkan Rehabilitasi Bencana Sumatra Rampung dalam Setahun

Ia juga menegaskan bahwa Presiden telah memberi arahan agar penambahan anggaran dilakukan apabila dibutuhkan. Instruksi ini berlaku bagi kementerian dan lembaga yang menjadi garda terdepan dalam penanganan bencana, termasuk TNI dan Polri.

“Bapak Presiden sudah memberikan instruksi secara langsung. Apabila perlu dilakukan penambahan, maka akan dilakukan penambahan. Dan ini juga berlaku untuk beberapa kementerian/lembaga terkait, misalnya TNI dan kepolisian,” kata Prasetyo.

“Kita semua melihat bahwa TNI maupun Polri adalah salah satu garda terdepan dalam proses penanganan bencana. Tentunya itu membutuhkan sumber daya keuangan yang akan kita back-up,” pungkasnya. (Asp)

#Bencana Alam #Bantuan Bencana Alam #Presiden Prabowo Subianto #Mensesneg #Prasetyo Hadi #Banjir #Longsor #Sumatra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
336 Ribu Orang Berebut Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana, Pemerintah Siapkan Kuota Tambahan
Pendaftar upacara 17 Agustus 2026 di Istana menembus 336 ribu orang. Pemerintah menambah kuota sekitar 3.400 peserta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 10 Agustus 2026
336 Ribu Orang Berebut Hadiri Upacara 17 Agustus di Istana, Pemerintah Siapkan Kuota Tambahan
Indonesia
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Pengalaman komprehensif mulai dari akademi, pasar keuangan, perbankan, Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), hingga bank sentral menjadi modal utama memimpin BI
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Surpres Prabowo Mendarat di DPR, Destry Damayanti Siap Pegang Kendali Bank Indonesia
Indonesia
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Fokus pemerintah hanya mengisi jabatan kosong di Kabinet seperti Wamenimipas dan Wamentan.
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Tepis Isu Reshuffle, Mensesneg: Evaluasi Tidak Selalu Berujung Perombakan Kabinet
Berita
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Presiden Prabowo mengajukan Destry Damayanti sebagai calon tunggal Gubernur BI ke DPR. Ini profil dan proses penetapan Gubernur BI definitif.
ImanK - Senin, 10 Agustus 2026
Prabowo Ajukan Destry Damayanti sebagai Calon Tunggal Gubernur BI ke DPR
Dunia
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Dunia
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
Indonesia
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Prabowo Subianto menyoroti kualitas buku pelajaran. Pemerintah menyiapkan pembaruan buku ajar nasional, termasuk materi, tampilan, dan bahan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 08 Agustus 2026
Prabowo Soroti Kualitas Buku Pelajaran, Pemerintah Siapkan Pembaruan Buku Ajar Nasional
Indonesia
War Ticket Upacara HUT RI ke-81 Diserbu, 128.331 Orang Daftar di Hari Pertama
War ticket Upacara HUT RI ke-81 di Istana Merdeka disambut antusias. Sebanyak 128.331 orang dari 36 provinsi dan sejumlah negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
War Ticket Upacara HUT RI ke-81 Diserbu, 128.331 Orang Daftar di Hari Pertama
Indonesia
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
SETARA Institute meminta Presiden Prabowo Subianto mengambil alih polemik penanganan kasus Febrie Adriansyah dengan mengalihkan perkara ke KPK.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 06 Agustus 2026
Dinilai Rawan Konflik Kepentingan, SETARA Institute Usulkan Kasus Febrie Adriansyah Ditangani KPK
Indonesia
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Presiden Prabowo Subianto dan PM Thailand Anutin Charnvirakul menyepakati perluasan kerja sama strategis. Targetkan nilai perdagangan bilateral USD 20 miliar pada 2030.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 04 Agustus 2026
Indonesia-Thailand Susun Roadmap Kemitraan Strategis, Target Perdagangan USD 20 Miliar
Bagikan