Sertijab Kapolri dan Kabareskrim Tunggu Surat Keputusan Presiden

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 20 Januari 2015
Sertijab Kapolri dan Kabareskrim Tunggu Surat Keputusan Presiden

Sumber Foto: Antara

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Kepala Divisi (Kadiv) Hubungan Masyarakat (Humas), Irjen Pol Ronny F Sompie menjelaskan, Pelaksanaan Serah Terima Jabatan  (Sertijab) tidak akan dilakukan secara tertutup, pihaknya akan melaksanakan momen ini secara terbuka dan akan di ekspos oleh media.

Sampai saat ini pelaksanaan Sertijab masih dalam proses persiapan karena masih menunggu surat keputusan dari Presiden Joko Widodo.

"Kami akan melaksanakan serah terima jabatan terhadap Kapolri yang akan dilantik oleh pihak yang berwewenang secara terbuka. Dan, kita juga melaksanakan Sertijab Kabareskrim setelah ada surat perintah," ungkap Irjen Pol Ronny F Sompie di Mabes Polri kepada wartawan, Senin, (19/1).

Ditengah tutur katanya tentang Sertijab, ia juga sempat menuturkan, mengenai kasus oknum polisi yang saat ini sedang menjalani pemeriksaan terhadap anggota polisi yang bertugas di Polda Metro Jaya terkait penyalahgunaan narkoba.

"Tidak ada diskriminasi diantara anggota Polri dan masyarakat sipil yaag terlibat terhadap penyalahgunaan Narkoba. Karena Polda Metro Jaya saat ini sedang melakukan penyelidikan dan sedang diproses. Apabila ada pembuktian jelas dan cukup akan diproses sesuai dengan perannya," tegas Ronny.

Ia menambahkan, pelantikan terhadap Calon Kapolri ini sudah jelas bahwa Presiden Joko Widodo bukan membatalkan, namun ada penundaan sampai ada kejelasan status hukum. Dalam hal ini Polri siap memberikan bantuan secara hukum karena Komjen Pol Budi Gunawan adalah bagian dari personel Polri. (GMS).

#Pelantikan Kapolri #Polri #Sertijab
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tidak khawatir terkait kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang menyeret tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Indonesia
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Perkara yang sedang diproses Bareskrim Polri bersama Divisi Propam Polri tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Indonesia
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Perkara dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access yang tengah diselidiki tidak berkaitan dengan kebijakan resmi Polri.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Indonesia
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Polri menegaskan penegakan hukum kasus itu sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang ingin institusi Polri bersih.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Indonesia
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat mempercayakan Polri menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang telah menetapkan tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Indonesia
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Bareskrim Polri membongkar sindikat TPPO yang merekrut 58 WNI, termasuk mantan TNI dan Polri, menjadi tentara bayaran Rusia dengan iming-iming gaji Rp54 juta.
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Indonesia
Kapolres Sukoharjo Dicopot, Polda Jateng Tegaskan Evaluasi Penanganan di Ponpes
Evaluasi terhadap empat personel tersebut merupakan kebijakan pemimpin Polri sebagai respons atas peristiwa yang terjadi di Sukoharjo.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Kapolres Sukoharjo Dicopot, Polda Jateng Tegaskan Evaluasi Penanganan di Ponpes
Indonesia
DPR Apresiasi Polri Larang Personel Gunakan Vape, Polisi Harus Jadi Teladan
Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui perangkat vape.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
DPR Apresiasi Polri Larang Personel Gunakan Vape, Polisi Harus Jadi Teladan
Indonesia
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Perangkat vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk melalui cairan yang dicampurkan ke dalam cartridge.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Indonesia
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Polri kini menerbitkan aturan larangan penggunaan vape terhadap seluruh anggotanya. Aturan ini juga berlaku di luar kantor.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Bagikan