Logistik dan Nakes Diberangkatkan ke Aceh Tamiang, Respons Cepat Bantu Korban Bencana

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 06 Desember 2025
Logistik dan Nakes Diberangkatkan ke Aceh Tamiang, Respons Cepat Bantu Korban Bencana

Logistik dan Nakes Diberangkatkan ke Aceh Tamiang, Respons Cepat Bantu Korban Bencana

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - POLDA Aceh kembali memberangkatkan bantuan logistik dan tenaga kesehatan (nakes) menggunakan Helikopter AW169 dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Jumat (5/12). Nantinya, logistik tersebut akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir.

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Joko Krisdiyanto menjelaskan bantuan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian respons cepat Polda Aceh dalam memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi meski akses darat di sejumlah titik masih terputus akibat bencana banjir.

Menurut Joko, seluruh bantuan logistik tersebut akan diantar ke Islamic Center Kabupaten Aceh Tamiang, lalu didistribusikan secara terkoordinasi kepada para pengungsi dan warga terdampak banjir.

"Total bantuan logistik yang kami kirim hari ini sebanyak 348 kilogram. Bantuan ini terdiri dari alkom 5 koli 135 kg, air mineral galon 3 unit 60 kg, mesin air 2 koli 12 kg, inventaris Dansat 1 koli 17 kg, obat-obatan 4 koli 51 kg, rak galon 1 koli 4 kg, komputer dan berkas SDM 1 koli 15 kg, serta biskuit 9 koli 54 kg," kata Joko merinci dalam rilisnya, Jumat (5/12).

Selain bantuan logistik, Polda Aceh juga mengirimkan tenaga kesehatan dari Bagkes Brimob. Para nakes tersebut akan memberikan pelayanan kesehatan gratis, baik bagi personel yang bertugas maupun masyarakat umum yang membutuhkan penanganan medis akibat dampak banjir.

Baca juga:

Pasukan Khusus Polri Diterbangkan ke Lokasi Bencana Alam Sumatra, Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi



Joko menambahkan bahwa pengiriman bantuan secara berkala ini merupakan bukti nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, terutama dalam situasi krisis yang membutuhkan respons cepat dan terarah. "Kami memastikan masyarakat Aceh Tamiang tidak menghadapi bencana ini sendirian. Polri hadir, bekerja, dan membantu maksimal di semua lini. Mulai dari evakuasi, distribusi bantuan, sampai pelayanan kesehatan," ujarnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak panik, dan selalu mematuhi arahan petugas di lapangan. Menurutnya, seluruh unsur pemerintah, baik Polri, TNI, BPBD, Basarnas, maupun unsur terkait lainnya terus bersinergi untuk mempercepat penanganan banjir serta memulihkan kondisi masyarakat secepat mungkin.

Respons cepat dari Polda Aceh ini diharapkan mampu membantu meringankan beban masyarakat Aceh Tamiang serta mempercepat proses pemulihan dari bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.

"Mohon masyarakat tetap bersabar dan tenang. Kami bekerja siang dan malam agar bantuan tersalurkan dengan baik dan pelayanan kesehatan tetap tersedia. Insya Allah, semua upaya ini dilakukan untuk memastikan keselamatan dan kenyamanan masyarakat," tutup Joko.(Asp)

Baca juga:

Polri Andalkan Anjing Pelacak untuk Cari Korban Hilang Bencana Alam di Sumut, Sebut Punya Insting dan Deteksi Sangat Akurat

#Polri #Bencana Alam #Bantuan Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Kortastipidkor Polri mendukung rencana DPR mengesahkan RUU Perampasan Aset pada Desember 2026 untuk memperkuat pemberantasan korupsi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Polri: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Senjata Baru Lawan Koruptor
Indonesia
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Para pelaku memanfaatkan fitur siaran langsung untuk membangun jumlah penonton dan interaksi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Bareskrim Ungkap Sindikat Pornografi Modus Live Streaming di TikTok, Berujung ke Aplikasi Tevi
Indonesia
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
DPR akan memberikan dukungan selama tambahan anggaran tersebut bermanfaat bagi masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
DPR Setujui Permintaan Presiden Prabowo Tambah Anggaran Mitigasi Bencana, asal Bermanfaat
Indonesia
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Polri menyiapkan 299 personel, 10 unit K9, tim SAR hingga logistik untuk mengantisipasi kemungkinan kondisi darurat akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Polri Siapkan 299 Personel dan 10 K9 Antisipasi Kondisi Darurat Gunung Anak Krakatau
Indonesia
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
BNPB minta tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 triliun ke Kemenkeu untuk mempercepat penanganan bencana 2026. Anggaran rutin Rp 1,08 triliun dinilai tak cukup
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
2026 Banyak Bencana, BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun
Indonesia
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Puan Maharani mengingatkan tingginya ancaman gempa di Indonesia dan mendorong pemerintah memperkuat kesiapsiagaan serta penanganan bencana terpadu.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Puan Maharani Ingatkan Ancaman Gempa di Indonesia, Dorong Satu Kepemimpinan Penanganan Bencana
Indonesia
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
BNPB mencatat 1.730 bencana alam melanda Indonesia sejak Januari hingga 7 September 2026. Banjir dan karhutla mendominasi, 111 ribu rumah rusak, ribuan fasilitas publik terdampak.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Alam Hantam Indonesia Sejak Januari, Terbanyak Masih Banjir
Indonesia
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Kerusakan meluas ke sarana publik, mencakup 2.361 unit fasilitas pendidikan, 867 unit rumah ibadah, 230 unit fasilitas kesehatan dasar maupun rujukan, 751 unit perkantoran, serta 92 unit jembatan terputus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
1.730 Bencana Landa Indonesia Sampai September 2026, Bencana Hidrometeorologi Mendoninasi
Indonesia
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
BNPB sebelumnya telah menerima kucuran Dana Siap Pakai (DSP) tahap awal tahun 2026 sebesar Rp 4,62 triliun untuk penanggulangan tanggap darurat di lapangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
BNPB Minta Tambahan Dana Siap Pakai Rp 5,67 Triliun Buat Tanggulangi Bencana di Berbagai Daerah
Bagikan