Gugur saat Bertugas, Anjing K-9 Polda Riau Mati dalam Pencarian Korban Bencana Alam di Agam, Sumbar

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 03 Desember 2025
Gugur saat Bertugas, Anjing K-9 Polda Riau Mati dalam Pencarian Korban Bencana Alam di Agam, Sumbar

Reno, Anjing K9 Polri yang gugur saat evakuasi korban bencana alam di Sumbar/ dok Humas Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - KABAR duka datang dari tim evakuasi Polri untuk korban bencana alam di Sumatra Barat. Salah satu anjing yang jadi satwa operasional K9 Polda Riau Reno gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan dalam operasi pencarian korban tanah longsor di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat. Reno gugur dalam usia 8 tahun 4 bulan.

Anjing jenis Belgian Malinois ini gugur pada Minggu (30/11) sekitar pukul 12.30 WIB, di lokasi Nagari Palembayan, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatra Barat.

Direktur Samapta Polda Riau Kombes Syahrial M Said menjelaskan Reno bersama tim Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Riau diterjunkan ke lokasi bencana sebagai bagian dari Operasi Kemanusiaan Polda Riau untuk membantu penanganan bencana alam di Sumatra Barat. Pada Minggu (30/11), sekitar pukul 11.00 WIB hingga 12.30 WIB, Reno sedang melaksanakan tugas pencarian korban di area longsor yang medannya berat.

“Saat proses pencarian berlangsung, Reno mengalami kondisi lemas mendadak dan kemudian tumbang di lokasi,” kata Syahrial dalam keteranganya, Rabu (3/12).

Personel K9 di lapangan segera mengevakuasi Reno dan membawanya ke klinik hewan terdekat untuk penanganan medis darurat. Namun, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, Reno dinyatakan meninggal dunia saat dalam penanganan medis.

Baca juga:

Polri Andalkan Anjing Pelacak untuk Cari Korban Hilang Bencana Alam di Sumut, Sebut Punya Insting dan Deteksi Sangat Akurat



Menurut Syahrial, Reno meruapakan salah satu satwa terbaik yang bertugas dalam Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Riau. Anjing itu telah banyak berkontribusi dalam berbagai operasi kepolisian. Ia gugur dalam tugas mulia, yaitu misi kemanusiaan membantu korban bencana alam.

“Ini adalah pengabdian dan pengorbanan yang sangat besar," ujar Kombes Syahrial.

Polda Riau saat ini berkoordinasi dengan Direktorat Polsatwa Baharkam Polri dan Dokter Hewan Polda Sumatra Barat untuk penanganan administrasi dan pemeriksaan medis lebih lanjut, menunggu hasil visum resmi.

“Semoga pengorbanan Reno menjadi teladan bagi kita semua tentang pentingnya kehadiran dan manfaat anggota Polri, termasuk satwa operasional kami, di tengah kesulitan masyarakat," tutup Syahrial.(knu)

Baca juga:

Pasukan Khusus Polri Diterbangkan ke Lokasi Bencana Alam Sumatra, Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi





#Bencana Alam #Polri #Kapolda Sumatra Barat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Proyek infrastruktur seperti ini perlu dibangun untuk memberikan manfaat bagi rakyat.
Dwi Astarini - 46 menit lalu
Resmikan Ribuan Jembatan dan Sumber Air, Presiden Prabowo: Kita Perlu Investasi Besar-besaran
Indonesia
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Secara khusus, ia menyoroti kerja kepolisian yang dilakukan hingga ke wilayah terpencil dan desa.
Dwi Astarini - 2 jam, 6 menit lalu
Prabowo Ingatkan Polri: jangan cuma Hadir di Pusat Perekonomian
Indonesia
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Kepala Negara menyebut langkah yang diambil oleh TNI dan Polri itu merupakan sebuah misi mulia dan bentuk pengabdian kepada masyarakat Indonesia.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
Resmikan Jembatan dan Sumber Mata Air, Begini Pidato Presiden Puji TNI dan Polri
Indonesia
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Sinergi harus tetap dilaksanakan secara terukur, profesional, sesuai kewenangan dan berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Agustus 2026
DPR soal TNI Ikut Jaga Kamtibmas: Sinergi Boleh, tapi jangan Ambil Wewenang Polri
Indonesia
Dibidik KPK, Pejabat Bea Cukai Dedi Congor Sudah Tersangka di Polri Sejak 2023
Pejabat Bea Cukai Madya, Ahmad Dedi alias Dedi Congor, sudah ditetapkan tersangka gratifikasi oleh Polri sejak 2023.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
Dibidik KPK, Pejabat Bea Cukai Dedi Congor Sudah Tersangka di Polri Sejak 2023
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Badai tersebut membawa angin kencang dengan kecepatan diperkirakan mencapai 151 km per jam saat mendarat.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Topan Dolphin Mengamuk di Pantai Timur China, Sedikitnya 1.300 Penerbangan Dibatalkan
Dunia
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
setidaknya 124 ribu keluarga atau 486 ribu orang terdampak bencana akibat hujan lebat dan banjir di sejumlah wilayah Filipina hingga Minggu pukul 18:00 waktu setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 Agustus 2026
Badai Muson Habagat Landa Filipina, 8 Orang Tewas dan 486 Ribu Orang Terdampak
Indonesia
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Polri menegaskan sertifikat Pramuka Garuda hanya dokumen pendukung seleksi. Calon anggota tetap wajib mengikuti tes sesuai aturan rekrutmen Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Polri Tepis Sertifikat Pramuka Garuda 'Jalur Tol' Jadi Polisi, Tetap Harus Lulus Seleksi
Indonesia
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Polri menegaskan kepemilikan senjata api sipil di Indonesia hanya untuk profesi tertentu. Calon pemilik wajib lolos tes kesehatan, psikologi, sertifikat menembak, dan screening Polri.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Hanya 7 Profesi Sipil Boleh Punya Senjata Api di Indonesia, Cek Syarat dan Aturannya!
Bagikan