Pasukan Khusus Polri Diterbangkan ke Lokasi Bencana Alam Sumatra, Salurkan Bantuan ke Daerah Terisolasi
Pengerahan Pasukan Polri ke wilayah Bencana/ humas Polri
MERAHPUTIH.COM - PENANGANAN bencana di wilayah Sumatra terus dilakukan. Polri mengerahkan kekuatan pasukan dalam skala besar sebagai respons cepat terhadap penanganan bencana alam di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
Secara total, 497 personel diberangkatkan, terdiri dari 300 Brimob, 100 Sabhara, 26 operator K9 bersama 7 ekor anjing pelacak, 27 personel DVI, 20 tim trauma healing, 15 personel Inafis (mereka disebar ke Sumut, Sumbar, dan Aceh).
Wakapolri Komjen Dedi Prasetyo, menegaskan operasi kemanusiaan ini menuntut kedisiplinan, kesigapan, dan koordinasi lintas fungsi.
“Ini operasi kemanusiaan, maka harus dilakukan secara cepat, sinergis, dan gotong royong di semua lini,” ujar Dedi di Jakarta, Rabu (3/12).
Penugasan komando lapangan ditetapkan melalui penempatan Kombes Monang untuk sektor Sumatra Utara AKBP Hendrick Situmorang untuk sektor Sumatra Barat, dan Kombes Aditya sebagai unsur cadangan strategi bila terjadi eskalasi. Sementara itu, unsur pengendali Baharkam juga diperkuat dengan penempatan Kombes Gattot Aris Purbaya di Sumut, Kombes Gun Heriadi di Aceh, dan Kombes Slamet Hernawan di Sumbar.
Baca juga:
Penguatan logistik dalam operasi ini berasal dari Polda Jawa Barat, Polda Banten, dan Polda Metro Jaya, dilengkapi tambahan terbaru berupa 600 dus makanan siap saji serta penguatan tenda lapangan, alat kesehatan, thermal gear, dan perlengkapan portable lainnya yang sedang dalam proses manifesting.
Kabag Penum Divhumas Polri Kombes Erdi A Chaniago menyampaikan seluruh pendistribusian logistik dilakukan secara berlapis untuk memastikan efektivitas penyaluran. “Kami memastikan distribusi dilakukan berkelanjutan agar seluruh daerah terdampak menerima dukungan yang memadai,” tegasnya.
Ia menjelaskan percepatan aliran logistik menjadi prioritas utama guna memastikan bantuan dapat menjangkau wilayah yang sulit dilalui.
“Tujuannya jelas, mempercepat penanganan, menembus wilayah terisolasi, dan memastikan bantuan benar-benar sampai ke masyarakat,” tambahnya.(knu)
Baca juga:
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Total Kerusakan dan Kerugian Bencana Alam di Sumbar Capai Rp 33,5 Triliun
Kapolri Naikkan Pangkat Anggota Polisi Peraih Medali SEA Games 2025 Thailand
Lalin Jembatan Bailey Bireuen Aceh-Medan Gantian Tiap 1 Jam, Buka-Tutup Hingga September
Ribuan Rumah di 14 Desa Karawang Teredam Banjir, 27 Ribu Warga Terdampak
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Kemenhut Bentuk Tim Percepatan Pembersihan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatra
Kapolda Ajak Masyarakat Aceh Tamiang Jadikan Lumpur Sisa Banjir untuk Media Tanam Tumbuhan
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Enam Perusahaan di Ujung Tanduk, KLH Siapkan Gugatan Triliunan Atas Tragedi Longsor Sumatra