Sering 'Salah Bantal'? Begini Cara Mengatasinya
Mengatasi 'salah bantal' mudah (Foto: Pixabay/73496)
PERNAH mengalami sakit leher ketika baru bangun tidur? Duh rasanya enggak enak banget deh! Mau kemana-mana tidak nyaman. Gerak sedikit sakit. Masalah sakit leher ini populer dengan sebutan 'salah bantal'.
Sesuai namanya, sakit leher disebabkan oleh posisi kepala dan leher yang salah selama tidur. Sayangnya, kita jarang menyadarinya karena terlanjur terlelap dan mimpi indah.
Baca juga:
Melansir Hulltex LLC, posisi tidur yang salah bisa menyebabkan kepala memberikan tekanan pada leher. Menggunakan bantal dalam posisi terlalu tinggi juga berpotensi membuatmu mengalami 'salah bantal'. Akibatnya otot leher bisa robek atau bengkak. Itu lah sebabnya kamu akan merasa sakit sampai tidak bisa menengok ke kiri atau kanan seperti biasa.
Simak trik mudah mengatasi 'salah bantal' berikut ini:
1. Pijat
Leher yang tegang bisa diatasi dengan pijatan lembut. Menggunakan minyak hangat, pijat leher secara perlahan ke arah yang sama dari atas ke bawah. Otot pun akan rileks dan peredaran darah semakin lancar.
2. Kompres
Kompres juga membuat otot rileks. Pada dua hari pertama gunakan es batu. Setelah itu, untuk tahap penyembuhan akhir, gunakan balutan handuk hangat. Cara ini bisa membantu mengurangi rasa nyeri dan pembengkakan.
Baca juga:
3. Gerak Rutin
Meskipun sakit, kamu tidak boleh diam saja. Usahakan untuk mencoba menggerakan leher secara perlahan ke kiri dan ke kanan. Memang akan terasa sakit di awal-awal. Tapi, otot yang bengkak harus selalu dilatih.
4. Ubah Posisi Bantal
'Salah bantal' biasanya terjadi karena posisi bantal yang terlalu tinggi. Pada posisi ini, kepala akan memberikan tekanan pada leher dan menyebabkan pembengkakan otot atau saraf kejepit. Ubah lah posisi bantal agar sejajar dengan pundak.
Sahabat Merah Putih, jangan salah bantal lagi ya saat tidur. (mar)
Baca juga:
Sakit Kepala ada Banyak Jenisnya, Pernah Mengalami yang Mana?
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya