Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Sepekan PPKM Darurat, Pemerintah Diminta Rombak Manajerial

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 12 Juli 2021
Sepekan PPKM Darurat, Pemerintah Diminta Rombak Manajerial

Suasana jalanan di Jakarta saat hari pertama PPKM Darurat, Sabtu (3/7). (Foto: MP/Rizki Fitrianto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sepekan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), penambahan kasus COVID-19 masih tinggi.

Anggota Komisi VIII DPR Bukhori Yusuf mendorong pemerintah untuk segera melakukan misi penyelamatan nyawa warga negara.

Salah satunya dengan menata kembali struktur komando penanganan pandemi.

Baca Juga:

Mobilitas Warga PPKM Darurat Masih Tinggi, Gibran Dukung Penutupan 6 Ruas Jalan

Ia mengkritisi penunjukan Menko Marves dan Menko Perekonomian Luhut Panjaitan sebagai koordinator penanganan COVID-19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Sementara, kedudukan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin hanya menjadi penjabat strata bawah dalam struktur komando penanganan COVID-19.

Konsekuensinya, persepsi yang menguat di tengah publik adalah pemerintah, sebaliknya, lebih mengutamakan perbaikan ekonomi ketimbang menyelamatkan nyawa.

"Ini bila menilik kedudukan kedua menteri itu di kabinet,” jelasnya kepada wartawan yang dikutip di Jakarta, Senin (12/7).

Bukhori meminta Presiden Jokowi secara bertanggung jawab menunjuk otoritas yang tepat dalam mengendalikan bencana wabah ini.

Ia mengatakan, salah kaprah pemerintah dalam mengidentifikasi masalah telah berakibat fatal dalam rumusan kebijakannya selama ini.

Kebijakan yang serba tanggung akhirnya berimplikasi pada molornya waktu penanganan dan melonjaknya angka korban jiwa yang berjatuhan.

“Di sejumlah negara yang berhasil menangani kondisi kedaruratan kesehatan akibat COVID-19, otoritas kesehatan adalah yang memimpin manajemen di lapangan,” papar Bukhori.

Jalan Slamet Riyadi ditutup selama PPKM Darurat, Minggu (11/7). (MP/Ismail)
Kota Solo saat PPKM Darurat, Minggu (11/7). (MP/Ismail)

Menghentikan angka kematian, lanjutnya, harus dilakukan melalui kebijakan yang berfokus pada misi penyelamatan dan perlindungan nyawa warga negara.

Dengan kata lain, menghasilkan kebijakan tidak boleh serba tanggung."Membatasi mobilitas warga domestik juga harus dibarengi dengan menutup pintu mancanegara, " tuturnya.

Ia juga mengkritisi fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) yang telah kolaps akibat dihantam lonjakan pasien.

Dampaknya, sebagian pasien tidak tertangani dengan baik hingga ajal menjemput.

Atas dasar itu, lanjut Bukhori, pemerintah perlu lakukan ikhtiar lebih. Salah satunya, yakni mendirikan lebih banyak rumah sakit darurat COVID-19.

"Dan saya mengusulkan agar sejumlah infrastruktur kementerian/lembaga seperti balai dan sejenisnya bisa dimanfaatkan secara extraordinary dalam situasi ini,” pungkas politikus PKS ini.

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan melaporkan kasus harian COVID-19 di Indonesia pada Minggu (11/7), bertambah sebanyak 36.197.

Dengan penambahan tersebut, maka total kasus positif di Indonesia menjadi 2.527.203.

Baca Juga:

Jalur Puncak Sepi Selama PPKM Darurat

Catatan penambahan tersebut, belum melampaui rekor kasus harian pada Kamis (8/7) sebanyak 38.391 kasus.

Kendati begitu angka pertambahan ini juga menunjukkan tingginya kasus positif COVID-19 setidaknya selama dua pekan terakhir.

Sementara itu, kasus sembuh bertambah 32.615 sehingga total yang sembuh menjadi 2.084.724.

Untuk kasus meninggal dunia pada hari yang sama bertambah 1.007 sehingga menjadi total meninggal menjadi 66.464.

Sementara itu, jumlah pemeriksaan spesimen hari ini sebanyak 159.219. Sedangkan kasus aktif bertambah 2.575 sehingga total menjadi 376.015, dengan kasus suspect sebanyak 152.151. (Knu)

Baca Juga:

8 Hari Penerapan PPKM Darurat, Penumpang KRL Terus Menurun

#COVID-19 #PPKM Darurat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Lifestyle
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Gejala long COVID tidak selalu sama pada setiap orang. Sebagian mengalami hanya satu keluhan, seperti sesak napas atau kelelahan (fatigue), sementara yang lain menghadapi kombinasi beberapa gangguan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Agustus 2025
Ciri-Ciri dan Risiko Warga Yang Alami Long COVID
Indonesia
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Kemenkes menjabarkan saat ini ada 179 kasus COVID-19, dengan 1 kasus positif dari 32 pemeriksaan yang ditemukan
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
Kemenkes Temukan 1 Kasus Positif COVID dari 32 Spesimen Pemeriksa
Indonesia
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Batuk-pilek disertai sesak napas dalam waktu kurang dari 14 hari setelah kembali dari Tanah Suci.
Wisnu Cipto - Senin, 16 Juni 2025
178 Orang Positif COVID-19 di RI, Jemaah Haji Pulang Batuk Pilek Wajib Cek ke Faskes Terdekat
Indonesia
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menegaskan bahwa situasi COVID-19 di Ibu Kota tetap terkendali
Angga Yudha Pratama - Jumat, 13 Juni 2025
Semua Pasien COVID-19 di Jakarta Dinyatakan Sembuh, Tren Kasus Juga Terus Menurun Drastis
Indonesia
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Ani mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan
Angga Yudha Pratama - Rabu, 11 Juni 2025
Jakarta Tetap Waspada: Mengungkap Rahasia Pengendalian COVID-19 di Ibu Kota Mei 2025
Indonesia
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
KPK meminta bantuan BRI untuk memberikan informasi mengenai fasilitas kredit
Wisnu Cipto - Jumat, 06 Juni 2025
KPK Minta Tolong BRI Bantu Usut Kasus Korupsi Bansos Presiden Era COVID-19
Bagikan