Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Februari 2021
Semua Pemda di Jabar Diingatkan Untuk Maksimal Dalam Vaksinasi COVID-19

Vaksinasi COVID-19 di Jawa Barat. (Foto: Pemprov Jabar).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah kabupaten/kota di Jabar diharapkan untuk mengakselerasi vaksinasi COVID-19 bagi SDM Kesehatan supaya selesai sesuai rencana. Hal itu dilakukan agar vaksinasi COVID-19 pada tahap berikutnya tidak tertunda.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan (Dinkes) Jabar per 13 Februari 2021, SDM Kesehatan yang sudah divaksin dosis pertama mencapai 79,99 persen dan dosis kedua sekitar 17,60 persen. Sedangkan SDM Kesehatan yang ditunda pemberian vaksin mencapai 9,49 persen.

"Target untuk SDM Kesehatan ini akhir Februari selesai. Kemudian, sasaran beralih ke profesi lainnya," tutur Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) Setiawan Wangsaatmaja, Rabu (17/2).

Baca Juga:

Mau Divaksin, Ma'ruf Amin Berikan Contoh yang Baik

Setiawan menyampaikan hal tersebut saat meninjau pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dengan sasaran Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan di Puskesmas Sukamahi.

Setiawan juga menilai pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bekasi terbilang baik. Capaian vaksinasi COVID-19 pun tergolong besar meski distribusi vaksin COVID-19 ke Kabupaten Bekasi berjalan pada tahap I termin II.

"Kabupaten Bekasi di luar tujuh daerah yang pertama menjalankan vaksinasi, tetapi Kabupaten Bekasi bisa mengejar karena persiapan sudah cukup matang dan sudah siap," kata Setiawan.

Selain meninjau pelaksanaan vaksinasi, Setiawan pun memonitor kesiapan Kabupaten Bekasi menjalankan vaksinasi COVID-19 pada tahap berikutnya dengan sasaran pelayan publik.

Kesiapan yang dicek oleh Setiawan mulai dari sarana prasarana, sampai tenaga vaksinator. Pengecekan dilakukan agar vaksinasi COVID-19 di Kabupaten Bekasi pada tahap berikutnya berjalan optimal.

Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretriat Istana)
Vaksinasi COVID-19. (Foto: Sekretriat Istana)

Tahap berikutnya peserta vaksinasi akan lebih banyak. Setelah tahap SDM Kesehatan, akan dilanjutkan ke profesi lainnya yaitu profesi pelayan publik, di antaranya TNI/Polri dan ASN.

"Ini tentu saja mendapat perhatian kami. Kenapa? Karena selain cukup banyak dan tentu saja kami melihat apakah SDM untuk tenaga vaksinatornya cukup, tempat pelaksanaan sudah siap, dan seterusnya," imbuhnya.

Sekda Kabupaten Bekasi Uju mengatakan, pihaknya berkomitmen untuk menyiapkan semua hal dengan maksimal agar vaksinasi tahap selanjutnya berjalan optimal.

"Pemerintah daerah akan mempersiapkan tahap berikutnya secara maksimal agar pelaksanaan vaksin di Kabupaten Bekasi bisa berjalan sesuai dengan yang diharapkan," katanya. (Iman Ha/Jawa Barat)

Baca Juga:

Komorbid Jadi Gangguan Program Vaksinasi COVID-19

#Vaksinasi #Vaksin Covid-19 #COVID-19
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Terjerat skandal sertifikat COVID-19 palsu, Kapten Swiss Granit Xhaka akui kesalahannya dan mundur dari Timnas. Simak kronologi dan ancaman hukumannya di sini!
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Aib Saat di Arsenal Terbongkar, Karier Kapten Timnas Swiss Granit Xhaka di Ujung Tanduk
Lifestyle
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
HPV merupakan kelompok virus yang dapat menginfeksi kulit dan selaput lendir
Angga Yudha Pratama - Senin, 10 Agustus 2026
Vaksin HPV Mulai Menyasar Siswa Laki-Laki, Ini 3 Manfaatnya Bagi Kesehatan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Kondisi radang otak yang dialami bayi tersebut tidak berkaitan dengan vaksin yang diberikan.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA] :Bayi di Bekasi Alami Radang Orak karena Disuntik Vaksin Petugas Kesehatan
Indonesia
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Nurhadi mengingatkan pemerintah agar tidak hanya fokus pada masuknya varian ke tanah air, tetapi lebih menekankan pada kekuatan kapasitas deteksi dini
Angga Yudha Pratama - Rabu, 08 April 2026
Waspada Ledakan COVID-19 Cicada, Varian Baru Incar Anak Tanpa Vaksin di 25 Negara Dunia
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Konten itu ternyata merupakan bagian dari materi promosi rumah sakit yang berlokasi di Be’er Ya’akov, Israel.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Februari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Video Perencanaan Pandemi COVID-19 dari Epstein Files Viral di Media Sosial
Indonesia
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan belum ada kasus Super Flu di Jakarta. Pemprov menyiapkan langkah pencegahan dan layanan vaksinasi influenza.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
DKI Jakarta Masih Aman dari Super Flu, Vaksinasi Influenza Disiapkan
Berita Foto
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dokter memberikan vaksin influenza Flubio kepada warga di Klinik Pratama Aisyah, Taman Sari, Jakarta, Rabu (7/1/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Januari 2026
Melihat Penyuntikan Vaksinasi Influenza Flubio untuk Cegah Super flu bagi Warga di Jakarta
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Lifestyle
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Secara umum, kalau makanan cukup bergizi maka sudah baik
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Oktober 2025
PDPI Beberkan Dosa-Dosa Gaya Hidup Pemicu ISPA dan Cara Menghindarinya Tanpa Ribet
Indonesia
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Salah satu fokus dalam penanganan Tb adalah memperluas skrining atau deteksi dini. Masyarakat diimbau untuk tidak takut melakukan pemeriksaan, karena TBC dapat disembuhkan dengan pengobatan yang konsisten.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Oktober 2025
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Bagikan