Semua Kota di Jakarta Catatkan Kasus Aktif COVID-19 Tertinggi

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 12 Agustus 2020
Semua Kota di Jakarta Catatkan Kasus Aktif COVID-19 Tertinggi

Warga dengan menggunakan masker di wajahnya berjalan di terowongan Jalan Kendal, Jakarta, Rabu (22/7/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/wsj.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Hingga 9 Agustus 2020, sebanyak sembilan atau 1,75 persen kabupaten/kota di Indonesia mencatatkan lebih dari seribh kasus aktif COVID-19. Mayoritas ada di Jakarta.

Tim Pakar Satgas Penanganan COVID-19 Dewi Nur Aisyah mengatakan, ke-9 daerah tersebut harus menjadi fokus perhatian ekstra.

Baca Juga:

Kantor Kemenkumham Lockdown Gegara ASN Ditjen Imigrasi Positif COVID-19

“Itu yang paling berbahaya, yang harus kita berikan perhatian ekstra,” kata Dewi di Media Center Satgas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Rabu (12/8).

Dari sembilan daerah tersebut, semua kota administratif di DKI termasuk di dalamnya, dengan angka tertinggi di Jakarta Pusat.

“DKI Jakarta ini lima kotanya masuk semua, kemudian kota Surabaya, kita juga melihat kota Medan, kemudian kota Makassar dan kota Semarang. Ini semua kota nih kalau kita lihat," terang wanita berusia 32 tahun ini.

Berikut rincian datanya:

1. Jakarta Pusat : 2.213

2. Jakarta Utara : 1.775

3. Kota Semarang : 1.681

4. Kota Makassar : 1.511

5. Kota Medan : 1.377

6. Jakarta Selatan : 1.309

7. Jakarta Timur : 1.305

8. Kota Surabaya : 1.283

9. Jakarta Barat : 1.268

Ia menambahkan, sebanyak 150 kabupaten/kota atau sekitar 29,18 persen dari seluruh daerah yang ada di Indonesia, kasus aktif COVID-19 hanya sekitar 11 sampai 50 orang.

"Jadi memang ini yang kita sebut dengan kasus aktif, di mana kondisi pasien ini masih terinfeksi COVID-19. Bisa jadi dia sedang dirawat di rumah sakit atau isolasi mandiri di rumah jika memang gejalanya ringan," kata Dewi.

Peti mati pengingat COVID-19. (Foto: MP/istimewa)
Pemerintah Kota Jakarta Pusat menaruh peti mati pengingat di tempat keramaian untuk menekan angka penularan COVID-19. (Foto: MP/istimewa)

Ia menjelaskan, jika dilihat dari per kabupaten/kota di Indonesia, maka sebanyak 150 kabupaten/kota tercatat kasus aktif COVID-19 hanya 11 sampai 50 orang.

Atau sekitar 29,18 persen dari seluruh kabupaten/kota di Indonesia. Kemudian sebanyak 28,79 persen atau sekitar 148 kabupaten/kota tercatat kasus aktif COVID-19 sebanyak 1-10 kasus.

"Kemudian peringkat keduanya ternyata 28,79 persen atau 148 kabupaten/kota di Indonesia kasus aktifnya adalah 1 sampai 10 kasus. Yang masih sakit cuma 1 sampai 10 kasus,” ungkap Dewi.

Tercatat sebanyak 15,37 persen atau sekitar 79 kabupaten/kota tidak ada kasus aktif COVID-19. Selain itu, sebanyak 11,28 persen atau sekitar 148 kabupaten/kota yang kasus aktifnya sebanyak 100-1.000 kasus.

Baca Juga:

Ingatkan Bahaya COVID-19, Pemkot Jakpus Pasang Peti Mati di Lokasi Ramai Warga

Sebanyak 6,81 persen atau sekitar 35 kabupaten/kota yang kasus aktifnya sebanyak 51-100 kasus.

Namun, ada 9 kabupaten/kota atau sekitar 1,75 persen dari jumlah kabupaten/kota di Indonesia yang jumlah kasus aktifnya di atas 1.000 kasus.

"Ada 1,75 persen atau 9 kabupaten/kota dengan jumlah kasus aktif lebih dari 1.000 orang. Itu yang paling berbahaya, yang harus kita berikan perhatian ekstra," jelas dia.

Selain itu, sebanyak 35 kabupaten/kota yang belum terdampak COVID-19.

"Sampai dengan saat ini masih ada 35 kabupaten/kota yang belum terdampak. Ini sampai dengan per tanggal 9 Agustus 2020. Belum terdampak, itu maksudnya adalah belum pernah ada kasus, tidak terdapat kasus COVID-19 di sana," kata Dewi. (Knu)

Baca Juga:

1.248 Pasien COVID-19 Masih Jalani Perawatan di RS Darurat Wisma Atlet

#Virus Corona #DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Dukcapil juga memverifikasi alamat tempat tinggal WNA serta memantau perubahan status kependudukan.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Dukcapil DKI Padankan Data WNI dengan Imigrasi di Jakarta
Indonesia
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Kebutuhan pembiayaan pembangunan Jakarta tetap besar sehingga pemerintah daerah perlu mencari alternatif pendanaan.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Ketua DPRD Bela Gubernur Pramono Terbitkan Obligasi DKI meski Ditolak Menteri Purbaya
Indonesia
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Uji coba diperlukan untuk mengetahui kekurangan layanan sebelum LRT Jakarta dioperasikan secara lebih luas.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pemprov DKI Buka 3 Tahap Uji Coba LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Indonesia
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Ada 147 mahasiswa penerima KJMU yang mengeluhkan pemutakhiran desil.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Pemprov DKI Jamin Mahasiswa Terimbas Desil masih Tetap Kuliah
Indonesia
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Rekan korban menerima sinyal 'SOS' itu melalui fitur jam di salah satu aplikasi.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Kronologi Pria Diduga Bunuh Diri di GBK, Sempat Kirim Sinyal SOS ke Temannya
Indonesia
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Masih bisa diatasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI karena ketersediaan air masih mencukupi.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Pramono Akui Sejumlah Wilayah Jakarta Alami Kekeringan, tapi sudah Teratasi
Indonesia
DPRD DKI Usulkan Penaikan Tarif Masuk Ragunan hingga Rp 10 Ribu
Pengelola Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Taman Margasatwa Ragunan memerlukan penyesuaian tarif.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
DPRD DKI Usulkan Penaikan Tarif Masuk Ragunan hingga Rp 10 Ribu
Indonesia
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Diketahui, tarif parkir di Jakarta diusulkan mengalami penyesuaian.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kadishub DKI Jakarta Minta Maaf Tarif Parkir Naik Rp 60 Ribu Bikin Gaduh
Indonesia
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Dinkes DKI Jakarta mengimbau bayi, balita, dan lansia mengurangi aktivitas di luar rumah saat polusi udara Jakarta sedang tidak baik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Polusi Udara Jakarta Memburuk, Dinkes Imbau Kelompok Rentan Kurangi Aktivitas di Luar
Bagikan