Sempat Diragukan Jadi Menteri, Ini Cara "Balas Dendam" Sudirman Said

Adinda NurrizkiAdinda Nurrizki - Jumat, 22 Mei 2015
Sempat Diragukan Jadi Menteri, Ini Cara

Menteri ESDM Sudirman Said mengikuti rapat kerja dengan Komisi VII DPR di Komplek Parlemen, Jakarta, Rabu (8/4). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Menteri Energi Sumber Daya Mineral Sudirman Said mengatakan bahwa dirinya sempat diragukan menjabat sebagai Menteri ESDM. Hal tersebut dikarenakan, Sudirman bukanlah orang yang memiliki latar belakang di dunia minyak dan gas (Migas).

Menanggapi hal tersebut, Sudirman bertekad untuk terus membenahi tata kelola sektor minyak dan gas (migas) Indonesia yang sangat semrawut di masa lalu. Terlebih, ditambah lagi dengan banyaknya tanggapan-tanggapan bahwa banyak hal buruk yang berkeliaran di sektor industri migas di Indonesia. Maka, ia sangat optimis bahwa ini merupakan kesempatan yang baik untuk meninggalkan masalah di masa lalu.

"Justru dengan hadirnya orang dari luar migas adalah kesempatan untuk menata ulang industri ini, supaya tidak dipengaruhi oleh kepentingan-kepentingan masa lalu. Kalau kata anak muda, ini kesempatan untuk kita move on," tuturnya dalam Acara IPA, di Senayan JCC, Jakarta, Jumat (22/5).

Lebih lanjut ia mengatakan, keraguan yang ditujukan oleh berbagai pihak kepadanya sama dengan komposer legendaris Ludwig van Beethoven, yang mampu menciptakan lagu klasik fur elise. Padahal Beethoven merupakan seorang tuna rungu. Di mana lagu tersebut dikenal berbagai generasi hingga saat ini. Artinya, ketika seseorang memiliki passion dan ketulusan, tidak ada kata lain selain passion dan ketulusan yang bisa membuat orang yang tidak bisa mendengar, tetapi bisa menciptakan lagu dengan gubahan yang begitu luar biasa.

"Mungkin saja saya tidak kenal dengan dunia migas. Tapi tentu saya tertantang untuk membuat industri ini tertata dengan baik," tuturnya dengan nada optimis. (rfd)

 

BACA JUGA:

Lagi, Menteri ESDM Ungkit "Masa Lalu"

Batal Rapat dengan Menteri ESDM, Informasi Mafia Migas Tak Jadi Dibahas

Usai Sindir SBY, Kali Ini Menteri ESDM Sindir Mantan Kepala BP Migas

3 Hal yang Digarisbawahi Presiden Terkait Surat Pendelegasian Wewenang ESDM

#Sudirman Said #Kementerian ESDM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
ESDM: Gangguan Listrik Berdampak Langsung pada Pendidikan hingga Kesehatan Masyarakat
Kementerian ESDM menyebut gangguan listrik berdampak langsung pada masyarakat, mulai dari pendidikan, pekerjaan, usaha hingga akses kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
ESDM: Gangguan Listrik Berdampak Langsung pada Pendidikan hingga Kesehatan Masyarakat
Indonesia
Abu Vulkanik Anak Krakatau Tersebar ke 5 Provinsi, Berpotensi Lebih Luas
Arah dan jangkauan sebaran abu vulkanik dapat berubah bergantung pada arah dan kecepatan angin.
Yusuf Abdillah - Minggu, 06 September 2026
Abu Vulkanik Anak Krakatau Tersebar ke 5 Provinsi, Berpotensi Lebih Luas
Indonesia
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Dirancang tidak hanya untuk memperkuat pasokan energi dalam negeri, tetapi juga memastikan manfaat ekonominya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
LNG Abadi Masela Hadir untuk Dongkrak Ekonomi Lokal
Berita Foto
Sudirman Said Kembali Diperiksa Jampidsus sebagai Saksi Kasus Petral
Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said usai menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 17 Juli 2026
Sudirman Said Kembali Diperiksa Jampidsus sebagai Saksi Kasus Petral
Indonesia
Kasus Petral Kembali Mencuat, Sudirman Said Diperiksa Kejagung
Dalam perkara ini, penyidik telah menetapkan tujuh tersangka, yakni Mohammad Riza Chalid (MRC), IRW, BBG, AGS, MLY, NRD, dan TFK.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 Juli 2026
Kasus Petral Kembali Mencuat, Sudirman Said Diperiksa Kejagung
Indonesia
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Keputusan menaikkan status ini merujuk pada hasil pemantauan visual serta instrumental komprehensif dalam beberapa waktu terakhir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 03 Juli 2026
Gunung Anak Krakatau Naik Status Siaga Level III, Radius 5 Kilometer Wajib Steril Dari Wisatawan dan Nelayan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Jubir Kementerian ESDM, Dwi Anggia, kabarnya meminta rakyat menggunakan Solar karena harga Pertamax naik.
Soffi Amira - Rabu, 24 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Jubir Kementerian ESDM Minta Masyarakat Pakai Solar saat Harga Pertamax Naik
Indonesia
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
BBM B50 segera meluncur 1 Juli 2026. Kebijakan tersebut bisa menghemat devisa negara hingga Rp 157 triliun.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
B50 Segera Meluncur 1 Juli 2026, Indonesia Berpeluang Hemat Devisa Rp 157 Triliun
Indonesia
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
BBM B50 akan meluncur 1 Juli 2026 mendatang. Namun, ada empat fakta dan keunggulan yang wajib diketahui.
Soffi Amira - Rabu, 17 Juni 2026
BBM B50 Meluncur 1 Juli 2026, Simak 4 Fakta dan Keunggulannya
Indonesia
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Pemadaman listrik massal di Sumatra telah berdampak pada 13,1 juta orang. Kementerian ESDM dan PLN pun sedang mengusut kasus tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Kementerian ESDM dan PLN Investigasi Mati Lampu Massal di Sumatra, 13,1 Juta Pelanggan Terdampak
Bagikan