Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Pemilu 2019

Semburan Narasi Kecurangan dari Kubu Prabowo-Sandi Bisa Jadi Kebohongan Publik

Eddy FloEddy Flo - Kamis, 25 April 2019
 Semburan Narasi Kecurangan dari Kubu Prabowo-Sandi Bisa Jadi Kebohongan Publik

Direktur Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf Ade Irfan Pulungan (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Kubu Prabowo-Sandi termasuk yang paling getol dan vokal menyoroti kecurangan dalam Pemilu 2019. Saban hari, selalu ada narasi kecurangan baik yang dialamatkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun kepada kubu Jokowi-Ma'ruf.

Gerah dengan semburan narasi kecurangan, Direktur Advokasi TKN Jokowi-Ma'ruf Ade Irfan Pulungan menantang kubu Prabowo-Sandi untuk membuktikan semua tuduhan kecurangan terstruktur, sismatis dan masif yang terjadi pada Pemilu 2019.

Sebab, lanjut Ade, jika tidak bisa dibuktikan maka narasi kecurangan hanya sebuah pepesan kosong.

"Kita coba minta itu disampaikan ke publik benar gak jadi jangan asal banyak ngomong. Kan kalau itu terbukti dilakukan sesuai data fakta yamg mereka terima maka akan kita sinkronkan data dari kami juga dan KPU," kata Ade di Media Centre TKN, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (26/4).

Politisi PPP Ade Irfan Pulungan
Politisi PPP Ade Irfan Pulungan menantang kubu Prabowo-Sandi untuk membuktikan narasi kecurangan (Foto: antaranews)

Menurut Ade, selama ini setiap kali ada informasi atau temuan kecurangan selalu ditanggapi oleh KPU. Bukan hanya itu, KPU juga terus melakukan evaluasi dan perbaikan pada sistemnya sehingga semua bisa ditangani dengan profesional dan terukur.

"Satu hal misalnya sudah dilakukan pemungutan suara ulang atau oerhitungan suara ulang. Itu yang seharusnya kita desak ke KPU kelemahan yang terjadi di lapangan itu segara dilakukan. Bukan mendesak ke DPR sesuatu yang kepastian dan kebenarannya belum ada," jelasnya.

Wasekjen PPP ini menduga narasi atau framing yang dilakukan kubu 02 soal adanya kecurangan termasuk kebohongan atau hoaks.

"Karena kita tidak mendapat satu pun bukti yang mereka sampaikan soal adanya kecurangan. Mereka mengakui dan menyadari kekalahan mereka, psikologis orang yang kalah kan mereka akan melakukanapa saja, nah itu yang saya duga narasi yang sedang dibangun 02," tandas Ade Irfan Pulungan.(Knu)

#Pemilu 2019 #Pilpres 2019 #Komisi Pemilihan Umum #Pelanggaran Pemilu
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
KPU juga menggandeng Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memvalidasi pemilih di mancanegara menggunakan Nomor Induk Kependudukan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Indonesia
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Afifuddin mengaku telah membatasi jumlah pemilih di setiap TPS untuk meminimalkan korban
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Juni 2025
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Indonesia
KPU Minta Jeda Waktu Pilkada Jangan Sampai Bikin Panitia Pemilu 'Enggak Bisa Napas'
Idealnya, ada jeda waktu antara satu setengah hingga dua tahun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Mei 2025
KPU Minta Jeda Waktu Pilkada Jangan Sampai Bikin Panitia Pemilu 'Enggak Bisa Napas'
Indonesia
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Baik dari sisi hukum dan teknis penyelenggaraan, serta konsekuensi anggarannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Februari 2025
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Indonesia
Ribka Tjiptaning Minta Pelaku Kecurangan Pileg 2024 Diproses Hukum
Ribka Tjiptaning meminta pelaku kecurangan Pileg 2024 diproses sesuai hukum yang berlaku.
Soffi Amira - Kamis, 12 Desember 2024
Ribka Tjiptaning Minta Pelaku Kecurangan Pileg 2024 Diproses Hukum
Indonesia
Ada Dugaan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu DKI Panggil Grace Natalie hingga Maruarar Sirait
Bawaslu DKI panggil Grace Natalie hingga Maruarar Sirait terkait pelanggaran Pilkada 2024.
Soffi Amira - Jumat, 06 Desember 2024
Ada Dugaan Pelanggaran Pilkada, Bawaslu DKI Panggil Grace Natalie hingga Maruarar Sirait
Indonesia
DPR-KPU Sepakat Gelar Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang September 2025
Syarat pilkada ulang digelar bila calon tunggal tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 September 2024
DPR-KPU Sepakat Gelar Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang September 2025
ShowBiz
Gandeng Garin Nugroho, KPU Hadirkan Film Drama Komedi 'Tepatilah Janji'
Film Tepatilah Janji akan tayang terbatas di bioskop-bioskop tanah air, serta beberapa televisi nasional dan OTT.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Agustus 2024
Gandeng Garin Nugroho, KPU Hadirkan Film Drama Komedi 'Tepatilah Janji'
Indonesia
DKPP Tak akan Panggil Para Komisione KPU di Dugaan Kasus Asusila Hasyim Asy'ari
Mengenai pihak-pihak yang akan dipanggil sebagai pihak terkait pada prinsipnya adalah mereka yang relevan dan dibutuhkan keterangannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Mei 2024
DKPP Tak akan Panggil Para Komisione KPU di Dugaan Kasus Asusila Hasyim Asy'ari
Indonesia
Dilaporkan Atas Dugaan Asusila, Ketua KPU Berencana Lapor Balik
Hal itu dikatakan Hasyim usai menjalani sidang perdana kasus dugaan asusila pada Rabu (22/5)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Mei 2024
Dilaporkan Atas Dugaan Asusila, Ketua KPU Berencana Lapor Balik
Bagikan