Seluruh Pihak Diminta Legawa Siapapun Pemimpin KPK

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 07 Oktober 2019
Seluruh Pihak Diminta Legawa Siapapun Pemimpin KPK

Ratusan massa menamakan diri Pemuda Moeslim Jayakarta (PMJ) menggelar acara bershalawat dan ngaji bareng di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (7/10) (Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ratusan massa menamakan diri Pemuda Moeslim Jayakarta (PMJ) menggelar acara bershalawat dan ngaji bareng di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (7/10). Mereka menggelar shalawat, ngaji Yasin dan Tahlilan.

"ini diharapkan suasana di KPK dan para pegawainya bisa diberikan keteduhan, ketentraman, nyaman, damai dan kondusif. Siapapun yang terpilih sebagai Ketua KPK, semua pihak harus legowo dan tetap di syukuri serta ambil segi manfaatnya," ungkap Ketua PMJ Muhamad Reza.

Baca Juga:

Soal Perppu KPK, YLBHI: Jokowi Berpihak Ke Rakyat atau Parpol?

Lebih lanjut, Reza menyakini publik tanah air bisa legowo dan menaruh kepercayaannya kepada kelima pimpinan KPK yang telah terpilih melalui proses sangat panjang itu.

Serta segera dilantiknya 5 Pimpinan terpilih yang telah ditetapkan DPR RI untuk priode 2019-2023. Kelima pimpinan yang baru tersebut sudah dipilih oleh Komisi III DPR RI dan sudah ditetapkan sebagai pimpinan terpilih. Antara lain, Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nawawi Pomolanggo, Nurul Ghufron dan Lili Pintauli Siregar.

"Kita support misinya dalam upaya pemberantasan korupsi dan menyelamatkan uang rakyat. Lantik segera kelima Komisioner KPK yang baru, sebab Agus cs sudah pamitan mundur. Janganlah jilad ludah sendiri, sudah mundur kok masih ada di KPK," ujarnya.

Gedung KPK. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Gedung KPK. (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

"Mari menghormati apapun hasil keputusan Presiden selaku pemegang otoritas tertinggi di negara ini dan jangan main ancam mengancam," terang Reza.

Masyarakat juga diminta secara bersama-sama menjaga kondusifitas suasana jelang pelantikan Presiden yang tinggal menghitung hari ini. Waspadai kelompok penumpang gelap yang ingin membonceng isu lain dengan memanfaatkan aksi-aksi mahasiswa.

Baca Juga:

Jokowi Disarankan Keluarkan Perppu Penangguhan UU KPK, Ini Keuntungannya

"Mari sukseskan pelantikan Presiden dan Pemuda Moeslim Jayakarta ajak masyarakat jaga situasi tetap kondusif, jaga persatuan, lawan provokator yang tak ingin Indonesia damai. Kami juga mendukung pihak Kepolisian agar segera menangkap dalang kerusuhan dan kami siap melawan berita hoaks sumber provokator isu SARA pemecah belah bangsa," pungkasnya. (*)

#Pendemo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Kendaraan polisi tersebut tengah melaju sebelum tiba-tiba diserang sekelompok orang di lokasi kejadian. Para pelaku diduga melempari kendaraan dengan batu, kembang api, petasan, hingga bom molotov.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Oktober 2026
Truk Dalmas Dibakar, Polrestabes Bandung Buru Pelaku
Indonesia
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta mengerahkan 60 petugas untuk membantu mengatur lalu lintas selama aksi unjuk rasa di enam kawasan Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Gubernur Pramono Berharap Demo 2 Tahun Pemerintah Prabowo Gibran Berlangsung Aman
Indonesia
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Di kota di bagian utara Italia itu, lebih dari 300 orang ditahan polisi dan hampir 50 di antaranya ditangkap
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Italia Kerahkan Tentara Atasi Kerusuhan di Milan
Indonesia
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) bersama aliansi universitas lain dan koalisi masyarakat sipil berencana menggelar demonstrasi pada Selasa (20/10/2026).
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Amankan Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, 9500 Aparat Dikerahkan ke Jalan ​
Indonesia
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Petugas tidak sekadar melakukan penyekatan lalu lintas, melainkan peningkatan patroli dan pengamanan ketat di titik-titik vital mobilitas masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 20 Oktober 2026
Demo 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Polisi Bakal Lakukan Penyekatan Lalu Lintas
Indonesia
Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI
Cari tahu info terkini pengamanan Polresta Tangerang jelang demo 20 Oktober 2026 di Jakarta. Polisi jaga ketat stasiun dan tol demi cegah pelajar ikut aksi turun ke jalan!
Angga Yudha Pratama - Selasa, 20 Oktober 2026
Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI
Indonesia
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Bambang Setiawan merupakan pedagang cermin yang menjadi korban dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 dan akhirnya meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Indonesia
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Polisi kini mendalami pihak yang berada di balik permintaan pengerahan massa sekaligus menyiapkan pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Indonesia
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Program bela negara tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Polda Metro Jaya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Indonesia
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
BS (59), seorang pedagang cermin, meninggal dunia setelah keluar dari rumahnya di kawasan Pejompongan saat terjadi kericuhan pada Kamis (27/8) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
Bagikan