Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 2 jam, 40 menit lalu
Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI

Ilustrasi (MP/Didik)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Polresta Tangerang memperketat penjagaan di sejumlah titik rawan seperti stasiun kereta hingga gerbang tol demi mencegah pelajar ikut demo mahasiswa di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026. Langkah ini diambil untuk meredam mobilisasi massa di bawah umur yang berpotensi menyusup ke lokasi demo 20 Oktober 2026 di ibu kota.

Pengamanan ekstra ketat jelang aksi unjuk rasa BEM UI dan aliansi sipil ini difokuskan pada jalur-jalur vital keberangkatan massa dari arah Banten menuju Jakarta.

Baca juga:

Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi

Kapolresta Tangerang, Kombes Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah, menyebutkan bahwa patroli pengamanan Polresta Tangerang ini wajib dilakukan agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif selama momentum peringatan dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran.


Bukan Sekadar Blokade, Fokus pada Edukasi dan Patroli Keamanan

Polisi

Jangan keburu panik dulu, Polisi menegaskan bahwa upaya ini bukanlah penyekatan jalan secara membabi buta.

Kabag Ops Polresta Tangerang, Kompol Raden Mochammad Sofian, menjelaskan bahwa skema yang diterapkan lebih menitikberatkan pada pengawasan mobilitas yang aman dan tertib.

Intinya kita bukan hanya penyekatan, tetapi pengamanan untuk mengantisipasi adanya pelajar yang ikut-ikutan aksi ke Jakarta. Pengamanan dilakukan di beberapa stasiun, gerbang-gerbang tol, serta meningkatkan patroli wilayah,

tegas Sofian.

Meskipun dijaga dengan ketat, kepolisian berjanji akan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan menghargai hak asasi terkait kebebasan berpendapat.

"Langkah-langkah akan dilakukan sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Polri tetap menghormati hak masyarakat dalam menyampaikan pendapat di muka umum sesuai peraturan perundang-undangan," ucap Kombes Andi.


Turun ke Sekolah hingga Patroli Dunia Maya

Nggak cuma berjaga secara fisik di jalanan, polisi juga blusukan ke berbagai sekolah lewat jaringan personel Bhabinkamtibmas. Tujuannya jelas, yakni memberikan edukasi santai agar anak-anak sekolah tetap fokus belajar dan tidak gampang terprovokasi untuk bolos demi ikut aksi demonstrasi.

"Semua Bhabinkamtibmas dikerahkan ke sekolah-sekolah untuk memberikan imbauan agar para siswa tidak ikut serta dalam kegiatan aksi unjuk rasa dan tetap fokus belajar. Kami berkoordinasi dengan kepala sekolah, guru, hingga Dinas Pendidikan," papar Sofian.

Di sisi lain, pergerakan di media sosial juga tak luput dari pantauan. Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) khusus juga ditugaskan untuk melakukan ronda digital guna melacak provokasi atau ajakan demo terselubung yang menargetkan anak-anak sekolah.

"Satuan Reskrim nanti yang akan menangani pengawasan medsos, sudah sejauh mana untuk mengidentifikasi ada beberapa mungkin pelajar yang menggunakan medsos, itu mereka yang akan menangani," tambahnya.

Baca juga:

Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi

Untuk diketahui, rencana aksi turun ke jalan ini diinisiasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) bersama koalisi masyarakat sipil.

Demonstrasi digelar sebagai bentuk kritik dan evaluasi publik yang bertepatan dengan dua tahun masa jabatan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Ketua BEM UI, Yatalathof Imawan, telah mengonfirmasi bahwa massa aksi akan berkonsentrasi di dua titik utama di Jakarta Pusat, yakni kawasan Tugu Tani (Jalan Raya Kebon Sirih) dan Tugu Proklamasi (Menteng).

#Demo Hari Ini #Pendemo #BEM UI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI
Cari tahu info terkini pengamanan Polresta Tangerang jelang demo 20 Oktober 2026 di Jakarta. Polisi jaga ketat stasiun dan tol demi cegah pelajar ikut aksi turun ke jalan!
Angga Yudha Pratama - 2 jam, 40 menit lalu
Polresta Tangerang Jaga Ketat Stasiun dan Tol Cegah Pelajar Ikut Demo 20 Oktober Bareng BEM UI
Indonesia
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Polisi mengimbau korban maupun pihak terkait membuat laporan kejadian tersebut. Meski demikian, pihaknya tetap akan melakukan pengusutan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Koordinator BEM UI Dianiaya Orang Tidak Terkenal, Polisi Lakukan Penyelidikan
Indonesia
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Bambang Setiawan merupakan pedagang cermin yang menjadi korban dalam kerusuhan di kawasan Pejompongan setelah demonstrasi pada 27 Agustus 2026 dan akhirnya meninggal dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
3 Tersangka Pengeroyokan Pedagang Cermin Saat Kerusuhan Pejompongan Diancam 12 Tahun Penjara
Indonesia
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Polisi kini mendalami pihak yang berada di balik permintaan pengerahan massa sekaligus menyiapkan pendanaan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 12 September 2026
Polisi Telusuri Badan Hukum Pemberi Dana Kerusuhaan di Pejompongan Tewaskan Pedagang Cermin
Indonesia
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Program bela negara tersebut merupakan kerja sama antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan Polda Metro Jaya.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 10 September 2026
Pelajar Tertangkap Saat Demo Dimasukan Barak, Ikuti Program Pembekalan Bela Negara Korps Kadet Republik Indonesia
Indonesia
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
BS (59), seorang pedagang cermin, meninggal dunia setelah keluar dari rumahnya di kawasan Pejompongan saat terjadi kericuhan pada Kamis (27/8) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Warga Pejompongan Meninggal di Aksi 27 Agustus 2026, Polisi Wajib Usut Pengeroyok
Indonesia
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Menko Kumham Imipas Yusril Ihza Mahendra angkat bicara soal kericuhan Pejompongan pasca demo 27 Agustus. Warga diminta tenang dan tak termakan hoaks selagi Polda Metro Jaya usut tuntas kasus ini
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
Kericuhan Pejompongan Telan Korban, Menko Yusril Minta Warga Tak Termakan Isu Liar
Indonesia
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Fikri meminta Polri melakukan penyelidikan dan penyidikan secara profesional, transparan, dan akuntabel
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
DPN Peradi Desak Polri Usut Tuntas Kematian Bambang Setiyawan Saat Kericuhan di Pejompongan
Indonesia
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Cek Kerusakan Fasilitas Umum, Dishub Sayangkan Pengrusakan CCTV
Setelah massa Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB) selesai menyampaikan aspirasi dan meninggalkan lokasi, sejumlah massa dari elemen lain masih berdatangan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Demo 27 Agustus 2026, Polda Metro Cek Kerusakan Fasilitas Umum, Dishub Sayangkan Pengrusakan CCTV
Indonesia
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Aksi demo di Jakarta berujung anarkis dengan perusakan CCTV publik di kawasan Pejompongan. Diskominfotik DKI Jakarta sangat menyayangkan insiden ini dan siap tindak tegas pelaku
Angga Yudha Pratama - Kamis, 27 Agustus 2026
Demo Jakarta Berujung Anarkis, Pemprov DKI Geram CCTV Pejompongan Dirusak Massa
Bagikan