Selain Satpol PP, Ombudsman: Pungutan Liar Ormas Bikin PKL Resah

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 02 November 2017
Selain Satpol PP, Ombudsman: Pungutan Liar Ormas Bikin PKL Resah

Anggota Ombudsman Adrianus Meliala. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Selain Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Ombudsman juga telah berhasil menemukan dugaan pelanggaran pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh ormas terhadap pedagang kali lima (PKL).

Inspektur Pembantu Bidang Investigasi Pomprov DKI Nurwani Budiari mengatakan, pihaknya tak bisa melakukan tindakan terhadap ormas. Namun, pihaknya akan melaporkan pelanggaran yang dilakukan oleh ormas kepada pihak kepolisan.

"Kalau memang itu ormas, kami tidak bisa menindaklanjuti ormas. Kita akan melapor ke polisi," kata Nurwani di Gedung Ombudsman, Jakarta, Kamis (2/11).

Namun, kata Nurwani, jika pelanggaran itu dilakukan oleh Satpol PP, dirinya menyakini pimpinan bisa menindak tegas.

"Kalau Satpol PP bisa saja. Seperti PP No 53 itu ada hukuman sedang, ringan, dan berat. Kalau berat itu bisa sampai pemberhentian kebebasan jabatan penurunan pangkat dan sebagainya," katanya.

Sementara itu, anggota Ombudsman Adrianus Meliala membenarkan bahwa sebagian besar oknum ormas melakukan pungli kepada PKL.

Hal tersebut, kata Adrianus, agar para pedagang kaki lima dapat jaminan atas razia dari oknum ormas. Meski demikian, Adrianus tak mau membeberkan ormas apa yang sering melakukan pungli.

"Kalau ormas itu lebih ke duit. Ada ormas yang berbau etnis gitu," kata Adrianus.

Ia menyebut, dalam melakukan pungli, ormas tersebut mengambil keuntungan kurang lebih kisaran Rp 1 juta per bulan. "Ya, pokoknya jutaan lah per bulan. Kalau per tahun terlalu kasar," tandasnya. (Asp)

Baca artikel terkait yang lain: Terungkap Modus Satpol PP DKI yang Lakukan Maladministrasi

#Pungutan Liar #Satpol PP #Organisasi Masyarakat
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Satpol PP DKI Jakarta menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan dan keresahan yang dirasakan masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 25 Mei 2026
Satpol PP DKI Minta Maaf, Bikin Masyarakat tak Nyaman saat Penertiban Pedagang Es Krim di CFD
Indonesia
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Satpol PP DKI meminta maaf atas viralnya video penertiban pedagang es krim di CFD Bundaran HI.
Soffi Amira - Minggu, 24 Mei 2026
Viral Satpol PP DKI Diduga Kasar saat Tertibkan Pedagang Es Krim di CFD Bundaran HI
Indonesia
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Satpol PP DKI mengakui luasnya wilayah Jakarta dan minimnya personel membuat aksi penjambretan sulit dicegah secara maksimal.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Satpol PP DKI Akui Kekurangan Personel untuk Awasi Maraknya Begal dan Jambret
Indonesia
Parkir Liar Blok M Kian Meresahkan, Pramono Minta Dishub DKI Bertindak Tegas
Parkir liar di Blok M makin meresahkan. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, meminta Dishub DKI bertindak tegas.
Soffi Amira - Selasa, 19 Mei 2026
Parkir Liar Blok M Kian Meresahkan, Pramono Minta Dishub DKI Bertindak Tegas
Indonesia
White Rabbit PIK 2 Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
White Rabbit PIK 2 resmi ditutup oleh Satpol PP DKI Jakarta. Tempat hiburan malam itu terbukti melanggar aturan dan adanya penemuan narkoba.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
White Rabbit PIK 2  Ditutup Satpol PP, Terbukti Langgar Aturan dan Temuan Narkoba
Indonesia
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Di tingkat kelurahan, jumlah anggota Satpol PP rata-rata hanya berkisar 7 hingga 10 orang, sedangkan tuntutan pengamanan dan penertiban berlangsung 24 jam.
Dwi Astarini - Kamis, 23 April 2026
35 Petugas Satpol PP DKI Meninggal Dunia di 2025, Disebut Beban Kerjanya Berat
Indonesia
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Wagub Rano Karno dorong Satpol PP DKI respons cepat aduan warga. Pemprov siapkan Mako dan Command Center untuk dukung Jakarta jadi kota global.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Rano Karno Dorong Satpol PP Respons Cepat Aduan Warga, Siapkan Mako Terpadu
Indonesia
Maju Jadi Caketum HIPMI, Reynaldo Bryan Serahkan Berkas Pendaftaran
Reynaldo Bryan maju sebagai calon ketua umum HIPMI. Ia sudah menyerahkan formulir pendaftaran di BPP HIPMI, Senin (20/4).
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Maju Jadi Caketum HIPMI, Reynaldo Bryan Serahkan Berkas Pendaftaran
Indonesia
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Satpol PP juga gencar melakukan sosialisasi atau woro-woro menggunakan pengeras suara untuk mengingatkan warga mengenai larangan parkir liar dan aktivitas ilegal lainnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 April 2026
Satpol PP DKI Segera Koordinasi dengan Polisi Jika Ada Kejadian Viral, Partisipasi Aktif Warga Jadi Faktor Penting
Indonesia
Jukir Liar Pemungut Uang Parkir Dobel di Blok M Square Kocar-Kacir Tak Karuan Usai Disatroni Satpol PP, 6 Orang Berhasil Diringkus
Selain menyasar tukang parkir tanpa izin, operasi gabungan turut menjangkau tujuh pedagang kaki lima (PKL). Para pedagang tersebut terbukti melanggar aturan dengan berjualan bukan pada tempat peruntukannya
Angga Yudha Pratama - Rabu, 01 April 2026
Jukir Liar Pemungut Uang Parkir Dobel di Blok M Square Kocar-Kacir Tak Karuan Usai Disatroni Satpol PP, 6 Orang Berhasil Diringkus
Bagikan