Jelang Pembongkaran Monorel, Satpol PP Tertibkan PKL di HR Rasuna Said
Rencana Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak pada Januari 2026
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil sejumlah kebijakan untuk mendukung pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Salah satunya dengan melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.
Penertiban dilakukan guna memastikan kelancaran proses pembongkaran, sekaligus menjaga ketertiban serta keselamatan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan. Pemprov DKI meminta para pedagang mengosongkan area yang masuk dalam zona pembongkaran tiang monorel.
Kepala Seksi Operasional dan Penindakan Satpol PP Jakarta Selatan, Ali Haryanto, mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 50 personel Unit Reaksi Cepat (URC) dalam kegiatan pengawasan dan penertiban tersebut.
“Puluhan PKL berhasil dihalau dan diberikan imbauan agar tidak kembali berjualan di lokasi yang dilarang,” kata Ali kepada wartawan, Rabu (7/1).
Baca juga:
Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar
Ali menuturkan, Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu ruas jalan utama di Jakarta Selatan yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama akibat aktivitas PKL dan ojek daring yang mangkal di sekitar stasiun dan halte LRT.
Untuk mengantisipasi dampak lalu lintas, Satpol PP Jakarta Selatan juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.
“Kami melakukan monitoring lanjutan serta membantu pengaturan lalu lintas, khususnya di sekitar halte dan stasiun LRT,” jelasnya.
Penertiban PKL ini menjadi bagian dari tahapan awal sebelum alat berat diturunkan untuk membongkar tiang monorel di sisi timur Jalan HR Rasuna Said. Keberadaan pedagang di sekitar tiang dinilai dapat menghambat akses alat berat dan berpotensi membahayakan pedagang maupun pengguna jalan selama proses pembongkaran berlangsung.
“Selain untuk mendukung pembongkaran, penertiban PKL juga ditujukan untuk memulihkan fungsi trotoar dan jalur lambat,” tutur Ali.
Baca juga:
Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said, Target Satu Tiang per Hari
Setelah seluruh tiang monorel dibongkar, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penataan ulang kawasan Rasuna Said, termasuk perbaikan jalan dan penataan trotoar agar lebih ramah bagi pejalan kaki.
Pembongkaran tiang monorel di kawasan tersebut dijadwalkan mulai pekan depan dan akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah menargetkan kawasan Rasuna Said dapat menjadi lebih tertib, rapi, dan aman usai seluruh proses pembongkaran dan penataan selesai. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Bina Marga DKI Bantah APBD Rp 100 Miliar Semua Buat Bongkar Tiang Monorel
Pemprov DKI Siapkan Jembatan Penghubung JIS ke Ancol, Groundbreaking 25 Januari
Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said Mulai Dibongkar Rabu Depan, Pramono: Biar Pejabat Datang Tanpa Mobil Pribadi
Pemprov DKI Siap Bongkar Tiang Monorel, DPRD Malah Sebut belum Pernah Diajak Pembahasan
Dinas Bina Marga DKI Tegaskan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari
Pemprov DKI Gelontorkan Rp100 Miliar Buat Bongkar Tiang Monorail di Kuningan
Pemprov DKI Siap Sulap Tiang Monorel di Rasuna Said Jadi Trotoar Estetik, Dikerjakan Mulai Pekan Depan
Jelang Pembongkaran Monorel, Satpol PP Tertibkan PKL di HR Rasuna Said
Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said, Target Satu Tiang per Hari
Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar