Jelang Pembongkaran Monorel, Satpol PP Tertibkan PKL di HR Rasuna Said

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Januari 2026
Jelang Pembongkaran Monorel, Satpol PP Tertibkan PKL di HR Rasuna Said

Rencana Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak pada Januari 2026

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil sejumlah kebijakan untuk mendukung pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan. Salah satunya dengan melakukan penertiban pedagang kaki lima (PKL) di kawasan tersebut.

Penertiban dilakukan guna memastikan kelancaran proses pembongkaran, sekaligus menjaga ketertiban serta keselamatan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan. Pemprov DKI meminta para pedagang mengosongkan area yang masuk dalam zona pembongkaran tiang monorel.

Kepala Seksi Operasional dan Penindakan Satpol PP Jakarta Selatan, Ali Haryanto, mengatakan pihaknya mengerahkan sekitar 50 personel Unit Reaksi Cepat (URC) dalam kegiatan pengawasan dan penertiban tersebut.

“Puluhan PKL berhasil dihalau dan diberikan imbauan agar tidak kembali berjualan di lokasi yang dilarang,” kata Ali kepada wartawan, Rabu (7/1).

Baca juga:

Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar

Ali menuturkan, Jalan HR Rasuna Said merupakan salah satu ruas jalan utama di Jakarta Selatan yang kerap mengalami kepadatan lalu lintas, terutama akibat aktivitas PKL dan ojek daring yang mangkal di sekitar stasiun dan halte LRT.

Untuk mengantisipasi dampak lalu lintas, Satpol PP Jakarta Selatan juga telah berkoordinasi dengan Suku Dinas Perhubungan Jakarta Selatan.

“Kami melakukan monitoring lanjutan serta membantu pengaturan lalu lintas, khususnya di sekitar halte dan stasiun LRT,” jelasnya.

Penertiban PKL ini menjadi bagian dari tahapan awal sebelum alat berat diturunkan untuk membongkar tiang monorel di sisi timur Jalan HR Rasuna Said. Keberadaan pedagang di sekitar tiang dinilai dapat menghambat akses alat berat dan berpotensi membahayakan pedagang maupun pengguna jalan selama proses pembongkaran berlangsung.

“Selain untuk mendukung pembongkaran, penertiban PKL juga ditujukan untuk memulihkan fungsi trotoar dan jalur lambat,” tutur Ali.

Baca juga:

Pemprov DKI Bongkar Tiang Monorel Rasuna Said, Target Satu Tiang per Hari

Setelah seluruh tiang monorel dibongkar, Pemprov DKI Jakarta berencana melakukan penataan ulang kawasan Rasuna Said, termasuk perbaikan jalan dan penataan trotoar agar lebih ramah bagi pejalan kaki.

Pembongkaran tiang monorel di kawasan tersebut dijadwalkan mulai pekan depan dan akan dilakukan secara bertahap. Pemerintah menargetkan kawasan Rasuna Said dapat menjadi lebih tertib, rapi, dan aman usai seluruh proses pembongkaran dan penataan selesai. (Asp)

#Jalan HR Rasuna Said #Monorel #Tiang Monorel #Pemprov DKI Jakarta #Satpol PP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Transjakarta siap mengelola transportasi laut menuju Kepulauan Seribu mulai Juni 2027.
Soffi Amira - Rabu, 02 September 2026
Transjakarta Siap Kelola Transportasi Laut Kepulauan Seribu Mulai Juni 2027
Indonesia
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap 457 kebakaran terjadi di Jakarta selama Juli-Agustus 2026. Korsleting listrik menjadi penyebab dominan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 02 September 2026
457 Kebakaran Terjadi di Jakarta Selama Juli-Agustus 2026, Korsleting Seringkali Jadi Penyebab
Indonesia
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Bank Jakarta memberikan akses modal hingga Rp 500 juta bagi pedagang Pasar Kramat Jati.
Soffi Amira - Selasa, 01 September 2026
Bank Jakarta Salurkan Pembiayaan hingga Rp 500 Juta untuk 100 Pedagang Pasar Kramat Jati
Indonesia
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Jakarta menghasilkan lebih dari 9.000 ton sampah per hari. Gerakan pilah sampah naik menjadi 23,14 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Pramono Anung Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Gerakan Pilah Mulai Berdampak
Indonesia
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, membantah CCTV dimatikan saat demo 27 Agustus 2026 lalu.
Soffi Amira - Senin, 31 Agustus 2026
Isu CCTV Jakarta Dimatikan saat Demo 27 Agustus 2026, Pramono Buka Suara
Indonesia
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyayangkan perusakan fasum dan CCTV saat demo di DPR/MPR. Ia menegaskan aksi unjuk rasa tetap diperbolehkan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Demo di DPR/MPR Ricuh, Pramono Anung Soroti Perusakan Fasum dan CCTV
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
FLONA 2026 digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, pada 28 Agustus–27 September. Mengusung tema Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
Indonesia
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum memastikan groundbreaking Giant Sea Wall pada September 2026. Pemprov DKI masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Indonesia
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (19/8) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca BPBD DKI. Memanfaatkan awan Cumulus Congestus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Bagikan