Sejumlah Kecamatan di Solo Terendam Banjir

Selvi PurwantiSelvi Purwanti - Minggu, 19 Juni 2016
Sejumlah Kecamatan di Solo Terendam Banjir

Jalan di perbatasan Kota Solo dengan Solobaru Sukoharjo yang terpaksa ditutup sementara waktu akibat banjir luapan Sungai Bengawan Solo Jawa Tengah (Jateng), Minggu (19/6). (Foto: MerahPutih/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Intensitas curah hujan yang turun di Kota Solo, Jawa Tengah, sejak Sabtu (18/6) sore, hingga tengah malam, mengakibatkan sungai Bengawan Solo meluap. Hal ini pun berdampak pada rumah warga mulai kebanjiran.

Sejumlah kelurahan yang tergenang banjir diantaranya, seperti Pucangsawit, Serengan, Joyotakan, Pasar Kliwon, Semanggi, dan kelurahan lainnya.

Pantuan Merahputih.com, Minggu (19/6) pagi, banjir masih merendam sejumlah kelurahan tersebut. Bahkan, banyak penduduk yang mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tak hanya itu saja, arus lalu lintas perbatasan dari Kota Solo menuju ke Solo Baru Sukoharjo, di tutup sementara waktu, karena jalanan tak bisa dilewati akibat banjir. Meski begitu, ada juga pengendara yang nekat, namun mereka harus menanggung resikonya, yakni kendaraannya mogok.

Seorang warga Joyotakan, Nur Hadi (35) mengakui, pertama kali air masuk pada Sabtu (18/6) malam, sekitar pukul 21.00 WIB, namun semakin malam bukannya air semakin surut, malah semakin bertambah.

"Jadi pas hujannya reda itu, banjir langsung datang. Pertama di jalan, terus masuk halaman dan akhirnya ke rumah. Minggu pagi, air semakin tinggi mas, kira-kira selutut orang dewasa," jelasnya kepada Merahputih.com.

Selain itu, depan rumah Wali Kota Solo FX. Hadi Rudyatmo yang berada di kawasan Pucangsawit, juga ikut terendam. Hingga berita ini diturunkan, banjir masih mengenang Kota Bengawan. (Win)

BACA JUGA:

  1. Menu Opor Ayam Pedas Manis Solo Untuk Hari Raya
  2. Malam Lailatul Qadar, Keraton Kasunanan Solo Bagikan 1.000 Tumpeng Kecil
  3. Keunikan Menara Azan dan Jam Matahari di Masjid Agung Solo
  4. Liburan Lebaran, Disbudpar Solo Targetkan Wisatawan Meningkat 20 Persen
  5. Jelang Arus Mudik, Dishubkominfo Solo Cek Kesiapan Armada Bus
#Hujan Bulan Juni #Solo #Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Selvi Purwanti

Simple, funny and passionate. Almost unreal
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Indonesia
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Api masih membesar karena tiupan angin kencang.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
TPA Putri Cempo Solo Terbakar, Angin Sulitkan Damkar Padamkan Api
Indonesia
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Satu dari 65 tersangka tersebut diketahui warga negara asing (WNA) asal Tiongkok.
Dwi Astarini - Rabu, 02 September 2026
Tersangka Kasus Kasino Sukoharjo Bertambah Jadi 65 Orang
Indonesia
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Pemerintah melalui Kemenpora sangat berkomitmen mendukung kemajuan dan prestasi olahraga disabilitas, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Dwi Astarini - Selasa, 01 September 2026
24 Atlet Tuli Galang Dana untu Berlaga di Malaysia, NPC Indonesia Turun Tangan
Bagikan