Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

54 Mahasiswa UNS Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Santunan Rp 1 juta

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 26 Desember 2025
54 Mahasiswa UNS Terdampak Bencana di Sumatera Dapat Santunan Rp 1 juta

UNS menyerahkan bantuan pada mahasiswa terdampak banjir tanah longsor Sumatera, Jumat (26/12). (Dok.UNS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) menyalurkan santunan kepada 54 mahasiswa UNS yang terdampak bencana alam di wilayah Sumatera.

Penyerahan santunan secara simbolis dilakukan oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Ariawan.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni UNS, Prof. Ir. Dody Irawan mengatakan pihaknya bersama UPZ UNS bekerja sama dengan Bidang Kemahasiswaan UNS segera melakukan pendataan terhadap mahasiswa UNS yang terdampak.

Dari sekitar 80 mahasiswa yang mendaftar, UNS kemudian melakukan proses verifikasi secara menyeluruh. Hasilnya, sebanyak 54 mahasiswa dinyatakan benar-benar terdampak bencana dan berhak menerima santunan.

Baca juga:

Kabar Gembira! Dana Tunggu Korban Banjir Sumatera Rp 600 Ribu Per Bulan Segera Cair

“Yang mendaftar sekitar 80 orang. Setelah kami lakukan verifikasi, terdapat 54 mahasiswa yang benar-benar terdampak dan kami berikan santunan,” kata Dody, Jumat (26/12).

Ia mengatakan, UPZ UNS bekerja sama dengan Bidang Kemahasiswaan UNS menyalurkan santunan sebesar Rp 54.000.000,00 kepada 54 mahasiswa UNS yang terdampak bencana. Masing-masing mahasiswa menerima santunan sebesar Rp 1 juta.

“Setiap mahasiswa menerima Rp1 juta dari UNS. Mereka juga mendapatkan bantuan dari Pemerintah sebesar Rp1,250 juta selama tiga kali,” kata dia.

Ia mengatakan bantuan yang disalurkan akan dipantau dan evaluasi. Hal itu dilakukan guna mengetahui apakah dalam proses pemulihan mahasiswa yang bersangkutan masih membutuhkan dukungan lanjutan.

“Kami tidak melepas begitu saja, tetapi akan terus melakukan pemantauan,” katanya

Manajer Operasional UPZ UNS, Catur Wibowo, mengatakan 54 mahasiswa penerima santunan telah melalui proses seleksi berkas. Seleksi tersebut meliputi dokumen pendukung yang memastikan mahasiswa bersangkutan merupakan mahasiswa aktif UNS, serta bukti berupa foto atau video kondisi tempat tinggal yang terdampak bencana.

“Sebanyak 54 mahasiswa ini berasal dari Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh, serta tersebar dari 13 fakultas di UNS. Penerima terbanyak berasal dari FKIP, yaitu sebanyak 21 mahasiswa, karena jumlah mahasiswanya memang paling banyak,” ujar Catur.

Salah satu penerima santunan, Putri Ruby Kohinoor, mahasiswa Fakultas Hukum (FH) UNS, mengucapkan terima kasih kepada UNS atas bantuan yang telah diberikan.

Putri yang berasal dari Medan, Sumatera Utara, mengaku bantuan tersebut sangat membantu dirinya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Pasalnya, hingga saat ini orang tuanya belum dapat mengirimkan biaya hidup karena masih terdampak kondisi pasca bencana di daerah asalnya.

“Rumah kami di Medan sempat terdampak banjir. Alhamdulillah, kondisi rumah masih aman, namun sejumlah barang terendam. Saat ini orang tua saya masih dalam proses pemulihan di sana,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

#Banjir Sumatra #Banjir #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Jumlah personel Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) yang dikerahkan untuk penanganan gempa di Prefektur Kumamoto ditingkatkan menjadi 4.600 orang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 Juli 2026
Jepang Tambah Personel Pencarian Warga Hilang Akibat Gempa Magnitude 7,1 di Kumamoto
Dunia
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Gempa dahsyat itu menyebabkan sejumlah orang terjebak dan diduga tewas akibat ledakan di sebuah pusat perbelanjaan yang sebagian bangunannya runtuh.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Kyushu, Jepang, Korban Diduga Tewas dalam Ledakan Mal
Dunia
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Badan Meteorologi Jepang (JMA) juga mengeluarkan peringatan tsunami dengan perkiraan tinggi gelombang mencapai 1 meter setelah gempa terjadi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gempa Bumi Magnitude 7,1 Guncang Wilayah Kyushu, Jepang, Peringatan Tsunami dengan Gelombang 1 Meter
Indonesia
Pulihkan Ekosistem Akibat Bencana, Ribuan Pohon Ditanam di DAS Rengas Aceh Tamiang
Penanaman pohon adalah langkah taktis wujud nyata penerapan praktik pertanian regeneratif yang memadukan prinsip keberlanjutan dan mitigasi perubahan iklim.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Pulihkan Ekosistem Akibat Bencana, Ribuan Pohon Ditanam di DAS Rengas Aceh Tamiang
Indonesia
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Hasil pemantauan Tim Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menunjukkan peningkatan intensitas gempa secara masif
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
Gunung Sorikmarapi Bergetar Hebat Hingga Naik Status Waspada, Ratusan Gempa Vulkanik Terekam Sepanjang Juli 2026
Indonesia
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Gunung Semeru mengalami erupsi tiga kali pada Sabtu (18/7). Kini, gunung tersebut berada pada status Level III atau Siaga.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Gunung Semeru Kembali Erupsi, PVMBG Tetapkan Status Siaga dan Keluarkan Peringatan
Dunia
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami
Warga di Negara Bagian Chiapas dan Oaxaca, Meksiko, serta di Guatemala dan El Salvador merasakan guncangan yang cukup kuat.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 Juli 2026
Gempa Magnitudo 7,3 Guncang Meksiko Selatan, Picu Peringatan Tsunami
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Indonesia
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Gunung Semeru mengalami 11 kali gempa Hembusan dengan amplitudo 2-8 mm, delapan kali harmonik dengan amplitudo 1-15 mm
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Gempa Erupsi Dominasi Aktivitas Gunung Semeru
Dunia
Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Ribuan orang kehilangan tempat tinggal setelah banjir bandang dan tanah longsor melanda berbagai wilayah di negara tersebut, termasuk ibu kota Dhaka.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
 Hujan Deras dan Banjir Bandang Melanda Bangladesh, 51 Orang Tewas
Bagikan