Kuliner

Makan 'Street Food' di Luar Negeri, Sehatkah?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 03 Februari 2019
Makan 'Street Food' di Luar Negeri, Sehatkah?

Perhatikan kebersihan saat membeli street food di luar negeri (Foto: Pexels/Clem Onojeghuo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH seharian mengelilingi tempat wisata perut kamu pasti terasa lapar. Mau makan di hotel agaknya terlalu lama menunggunya. Tempat makan terdekat ialah menyantap street food yang gampang ditemui di jalanan.

Tapi masalahnya, meskipun enak street food bisa jadi makanan enggak sehat. Namanya juga dijual di jalanan. Pasti mudah terkontaminasi kuman yang beterbangan di jalanan. Ditambah polusi kendaraan yang sangat berpotensi mencemari street food. Tahu sendiri kan, makanan yang tercemar bisa membuat perut kamu sakit.

Oleh karena itu, kamu harus hati-hati saat mencicipi street food. Apalagi jika kamu berada di luar negeri. Suasananya tentu berbeda. Nah supaya kamu enggak sakit perut, ini cara menikmati street food di luar negeri menurut laman Smarter Travel.

1. Waspadai kebersihan air untuk memasak

Air yang digunakan untuk memasak bisa kurang steril dari kuman. (Foto: Pexels/Hitesh Choudhary)

Air minum yang kebersihannya enggak terjamin ialah salah satu penyebab terbesar penyakit saat bepergian di luar negeri. Kebanyakan air minum di luar negeri berasal dari keran yang kebersihannya enggak terjamin. Kecuali yang kemasan.

Memang sih kamu enggak akan memesan minuman di kios street food. Kamu tetap harus tahu air dari mana yang digunakan penjual street food untuk memasak makanan mereka. Apakah air yang steril atau berasal dari keran. Jadi tanya-tanya dulu ya kepada si penjual.

2. Cari yang antreannya ramai

Kalau sudah ramai makanannya pasti terjamin (Foto: Pexels/Picography)

Yang namanya ramai pasti sudah populer. Kalau kamu masih sulit mencari street food yang reccomended, gampang saja kok. Cari saja kedai street food yang ramai antrean. Kalau ramai, sudah pasti tempat itu populer. Makanan-makanan di kios tersebut sudah pasti higienis juga.

3. Gunakan pemandu lokal

Pemandu lokal juga akan memberikan wawasan seputar street food. (Foto: Pexels/Porapak Apichodilok)

Jika kemampuan berbahasa asing kamu lemah, menggunakan pemandu lokal merupakan cara tepat untuk menikmati street food di negara orang lain. Pemandu lokal akan memberikan rekomendasi street food terbaik yang memiliki kualitas dan kebersihan yang terjamin. Selain itu, pemandu lokal juga akan memberikan kamu informasi rahasia kelezatan street food yang kamu cicipi. Hitung-hitung menambah pengetahuan kamu juga bukan? (ikh)

Baca juga: Sulitkah Menemukan Toilet saat Melancong Ke Luar Negeri?

#Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Bagikan