Sebelum Daftar, Kader Golkar, PPP dan PAN Kumpul di Bundaran HI
Wakil Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani. (Foto: DPR.go.id)
MerahPutih.com - Partai Golkar, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Partai Amanat Nasional (PAN) bakal mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Rabu (10/8).
Ketiga partai yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) tersebut sepakat datang bersama-bersama ke KPU.
Baca Juga:
3 Ketum Parpol Koalisi Jokowi Bakal Datangi KPU Hari Ini
Waketum PPP Arsul Sani mengatakan, pengurus dan para kader ketiga partai berencana berkumpul di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, pukul 09.00 WIB.
Setelah berkumpul di Bundaran HI, rombongan direncanakan berjalan bersama ke kantor KPU di kawasan Menteng, Jakarta.
Wakil Ketua MPR RI mamastikan bakal ada marawis, marching band dan seni dari Papua yang ditampilkan para kader ketiga partai saat menuju kantor KPU.
"Tentu agar pendaftaran ini juga tidak sekedar formalitas, maka tiga partai yang ada sudah sepakat ada ya sedikit atraksi kreasi yang akan ditampilkan," katanya.
Sampai saat ini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menerima permohonan pendaftaran 18 parpol calon peserta Pemilu 2024. Dari semua permohonan itu, 13 partai dinyatakan telah melengkapi berkas.
Sementara itu, lima partai lainnya dinyatakan belum melengkapi berkas. Mereka diminta untuk melengkapi berkas hingga akhir masa pendaftaran, yaitu 14 Agustus 2022. (Pon)
Baca Juga:
KIB Dorong Pilpres 2024 Diikuti Lebih dari 2 Paslon
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Gerakan Rakyat Deklarasi Jadi Partai, Daftar Februari 2026
PDIP Gelar Rakarnas 10 -12 Januari, Ini Tema dan Agenda Yang Dibahas
Mayoritas Pemilih Partai Politik Tolak Pilkada Dipilih DPRD
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Pramono Perintahkan 2 Hari Setelah Acara Bendera dan Spanduk Partai Harus Diturunkan
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
Gimmick Baru PSI, Tinggalkan Sapaan Bro dan Sis Demi Kesan Lebih Egaliter