Satpol PP DIY Bubarkan Acara Indonesia Scooter Festival

Zulfikar SyZulfikar Sy - Minggu, 06 Desember 2020
Satpol PP DIY Bubarkan Acara Indonesia Scooter Festival

Satpol PP DIY bubarkan acara Indonesia Scooter Festival. (Foto: MP/Teresa Ika)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Satpol PP DIY membubarkan acara Indonesia Scooter Festival yang digelar di salah satu mal, Jalan Lakda Adisutjipto, Yogyakarta, pada Sabtu (05/12).

Meskipun telah mengantongi izin dari Kota Yogyakarta, namun penyelenggaraan acara tersebut melanggar protokol kesehatan yang telah ditentukan.

Kasat Pol PP DIY Noviar Rahmad mengungkapkan, pihaknya mendapatkan banyak laporan pengaduan masyarakat terkait dengan kerumunan orang pada gelaran skuter tersebut. Menindaklanjuti hal tersebut, Noviar beserta anggotanya, bekerja sama dengan Polda DIY, Polres Yogyakarta serta Pol PP Kota Yogyakarta mendatangi dan menertibkan acara tersebut.

Baca Juga:

Yogyakarta Perpanjang Status Darurat Bencana COVID-19 Sampai Akhir Tahun

Menurut Noviar, panitia acara tersebut telah mengantongi izin kegiatan selama 2 hari dari Sabtu (05/12) hingga Minggu (06/12).

Namun, ada kewajiban di dalam izin tersebut yang tidak dipatuhi. Sedianya izin diberikan terbatas untuk 30 peserta saja dan dibagi menjadi 6 sesi. Fakta di lapangan menunjukkan bahwa peserta ada lebih dari 500 orang yang datang dari luar DIY.

Acara tersebut mengakibatkan kerumunan di sekitar lokasi acara, Tugu Pal Putih, dan beberapa ruas jalan lain.

“Mereka mengakibatkan gerombolan dan tidak memakai masker serta menjaga jarak. Sehingga, tadi malam kami membubarkan acara dan memberikan surat sanksi untuk panitia yang berisi penghentian kegiatan dari jam 8 malam dan seterusnya,"kata Noviar, Minggu (06/12) .

 Satpol PP DIY bubarkan acara Indonesia Scooter Festival. (Foto: MP/Teresa Ika)
Satpol PP DIY bubarkan acara Indonesia Scooter Festival. (Foto: MP/Teresa Ika)

Meskipun sudah dihalau ke luar DIY, namun Noviar meyakini bahwa tidak semua mematuhi peraturan. Ada yang masih sembunyi-sembuyi dan berkumpul di pinggir jalan. Oleh karena itu, Noviar mengungkapkan akan memperketat razia untuk menertibkan rombongan ini.

Namun yang perlu diingat, saat razia nanti bukan hanya dari rombongan ini yang ditertibkan. Apabila ada masyarakat yang juga tidak mematuhi protokol kesehatan, akan ditertibkan pula.

“Masyarakat banyak memberi laporan kepada saya yang harus segera ditindaklanjuti. Ada ribuan skuter yang berkumpul tanpa protokol kesehatan seperti tidak ada COVID-19 sama sekali. Padahal mereka datang dari luar kota yang kita tidak tahu kondisinya seperti apa. Jadi ini wajib kita tindak,” tandas Noviar.

Baca Juga:

Peningkatan Aktivitas Merapi Turunkan Kunjungan Wisata ke Yogyakarta

Selanjutnya, panitia wajib mendatangi kantor Satpol PP DIY pada Senin mendatang untuk pemeriksaan lebih lanjut. Apabila di dalam BAP nanti menunjukan adanya unsur pidana, maka kasus akan diteruskan kepada yang berwajib.

Lebih lanjut, Noviar mengungkapkan tidak ingin hal seperti ini terjadi kembali. Dalam menerbitkan izin kegiatan, baik itu di level provinsi, kabupaten/kota, bahkan sampe level desa, harus diseleksi dengan ketat.

Terutama kegiatan yang berpotensi menimbulkan kerumunan dan tidak bisa mematuhi protokol kesehatan, sebaiknya dikaji ulang.

“Saya berharap dalam penerbitan izin diseleksi betul karena kasus DIY semakin tinggi dan sudah zona merah. Saya juga berharap seluruh komponen masyarakat baik itu pelaku kegiatan, pemilik usaha, maupun masyarakat perorangan harus betul-betul memperketat protokol kesehatan. Tidak ada jalan lain kita harus menerapkan itu. Kami juga dari Satpol PP akan semakin mengencangkan pengecekan protokol kesehatan di berbagai sektor,” pungkas Noviar. (Teresa Ika/Yogyakarta)

Baca Juga:

Pemkot Yogyakarta Susun Buku Panduan Belajar Tatap Muka

#Yogyakarta #Virus Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Pengunjung melihat berbagai koleksi alat musik Gamelan milik Mbah Maridjan yang terdampak erupsi di Museum Mbah Maridjan Desa Kinarejo, Rabu (14/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Menyusuri Petilasan Mbah Maridjan, Mengenang Sosok Juru Kunci Merapi
Berita Foto
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Wisatawan menyusuri bagian dalam Bunker Kaliadem di Lereng Gunung Merapi, Kinarejo, Desa Hargobinangun, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (14/10/26).
Didik Setiawan - Rabu, 14 Oktober 2026
Daya Tarik Bunker Kaliadem, Wisata Sejarah dan Alam di Lereng Gunung Merapi
Berita Foto
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Pengunjung berbincang dengan petugas saat kunjungan ke Griya Batik Jogja di Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (13/10/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 13 Oktober 2026
Griya Batik Jogja: Transformasi Rumah Rampasan KPK Menjadi Ruang Pelestarian Budaya
Indonesia
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Setelah hasil pemeriksaan oleh tim lapangan menyatakan semua lintas dan jalur KA aman, seluruh kereta api telah melanjutkan perjalanannya kembali.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Bantul Gempa Magnitudo 3,6, 20 KA Daops 6 Yogyakarta Berhenti Luar Biasa
Indonesia
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
QS Best Student Cities 2027 menempatkan Yogyakarta, Bandung, dan Surabaya dalam 10 kota dengan biaya studi termurah dunia. Jakarta juga masuk daftar kota pelajar terbaik global.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Yogyakarta, Bandung, Surabaya Masuk 10 Kota Pelajar Biaya Hidup Termurah Dunia
Indonesia
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Stasiun Yogyakarta kini memiliki Lelana Gallery yang menampilkan produk UMKM berbasis budaya dan keberlanjutan. Inisiatif KAI Wisata ini mendukung ekonomi kreatif lokal.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Stasiun Yogyakarta Kini Punya Lelana Gallery, Ruang Kreatif untuk UMKM Berbasis Budaya
Berita Foto
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Presiden Prabowo Subianto mendampingi Perdana Menteri (PM) India Narendra Modi saat mengunjungi Candi Prambanan di DI Yogyakarta, Rabu (8/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Juli 2026
Momen Hangat Presiden Prabowo dan PM India Narendra Modi saat Berkunjung ke Candi Prambanan
Indonesia
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Gangguan terjadi setelah lokomotif KA Jaka Tingkir dan rangkaian KA Serayu mengalami masalah di jalur emplasemen Pasar Senen,
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Imbas Gangguan Stasiun Pasar Senen, KA Tujuan Yogyakarta Tiba Telat Hampir 2 Jam
Tradisi
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta menjadi simbol syukur, berbagi rezeki, dan perpaduan budaya Jawa dengan ajaran Islam yang terus lestari hingga kini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Makna Tradisi Grebeg Gunungan Idul Adha di Yogyakarta, Simbol Syukur dan Berkah
Fun
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Berikut rekomendasi wisata religi di Yogyakarta untuk libur panjang Kenaikan Yesus Kristus 2026, mulai dari Gua Maria Sendangsono hingga Gereja Ganjuran.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 12 Mei 2026
Rekomendasi Wisata Religi di Jogja saat Long Weekend Kenaikan Yesus Kristus Mei 2026
Bagikan