Satgas Pamtas Bagikan Tas Sekolah di Pegunungan Bintang Papua

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Kamis, 23 September 2021
Satgas Pamtas Bagikan Tas Sekolah di Pegunungan Bintang Papua

Personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista dan Kepala Sekolah SD Inpres Dimbalib Serambakon Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Alius Asemki membagikan tas sekolah untuk anak-anak di p

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Prajurit TNI Satuan Pengamanan Perbatasan RI-PNG (Satgas Pamtas) Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Pos Serambkom membagikan tas sekolah secara gratis kepada siswa SD Inpres Dimbalib, Kampung Serambakon, Distrik Serambakon, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Letkol Inf Ade Pribadi Siregar, tujuan memberikan bantuan berupa tas sekolah untuk memberikan motivasi dan semangat kepada anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar.

Baca Juga:

Arena Pertandingan Rugbi Senilai Rp 122 Miliar Diresmikan Pemprov Papua

"Mengingat anak-anak di sekolah dasar Inpres Dimbalib sebagian besar belum memiliki tas sekolah untuk digunakan dalam membawa buku dan alat tulisnya ke sekolah," ujar Dansatgas.

Pembagian tas sekolah ini, lanjutnya, dapat menjadi menjadi pemicu semangat belajar dan membaca anak sehingga dapat mendorong kemajuan pola berfikir, sikap dan prilaku yang mengarahkannya kepada cita-citanya kelak demi kejayaan bangsa dan Negara Indonesia.

Dansatgas menjelaskan, pendistribusian tas sekolah tersebut dilakukan secara langsung kepada dewan guru dan anak-anak yang diawali penyerahan secara simbolis lalu dibagikan tas sekolah satu persatu kepada anak-anak di SD Inpres Dimbalib Serambakon.

Anak-anak Kampung Workwana Arso, Kabupaten Keerom wilayah di perbatasan RI-PNG antusias mengikuti bimbingan belajar yang diberikan prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.ANTARA Papua/HO-Pendam XVII
Anak-anak Kampung Workwana Arso, Kabupaten Keerom wilayah di perbatasan RI-PNG antusias mengikuti bimbingan belajar yang diberikan prajurit TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 512/QY.ANTARA Papua/HO-Pendam XVII

"Pendidikan merupakan suatu hal pokok penting dan sangat utama bagi setiap anak sehingga dibutuhkan kepedulian semua komponen masyarakat untuk memberikan semangat pendidikan dan semangat belajar untuk memajukan pendidikan anak-anak yang kelak akan menjadi pemimpin bangsa di masa yang akan datang," pesan Dansatgas.

Kepala SD Inpres Dimbalib Serambakon Alius Asemki sangat mengapresiasi pembagian tas sekolah dilakukan personel Satgas Pamtas Yonif Mekanis 403/Wirasada Pratista Pos Serambakon karena memberikan motivasi semangat belajar untuk siswa.

"Kami dari pihak sekolah merasa bangga dan senang karena pihak satgas TNI Pos Serambakon Yonif 403 sudah peduli serta berkenan membagikan tas sekolah kepada anak-anak kami dengan harapan sebagai tunas bangsa akan lebih rajin belajar di sekolah,” ujar Alius.

Baca Juga:

Tiga Juta Masker Dikirim untuk Masyarakat yang Akan Menyaksikan Langsung PON Papua XX

#Papua #PON Papua #TNI
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Komcad bukanlah aparat yang memiliki tugas utama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Komisi I DPR Nilai Pengerahan Komcad saat Demo Mahasiswa Berpotensi Picu Konflik Horizontal
Indonesia
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Sinergi tersebut perlu terus ditingkatkan agar mampu memberikan rasa aman yang lebih optimal kepada masyarakat.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
Komisi I DPR Minta TNI-Polri Perkuat Sinergi Tangani Begal
Indonesia
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Dwi Astarini - Kamis, 11 Juni 2026
8 Anggota OPM Berikrar Kembali ke NKRI, TNI : jangan Bangun Masa Depan Papua dengan Permusuhan
Indonesia
4 Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Papua
Pihaknya bakal terus mematangkan pelaksanaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu program strategis nasional untuk memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
4 Sekolah Rakyat Bakal Dibangun di Papua
Indonesia
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Pembangunan Batalyon Komcad itu dilakukan agar personel TNI di daerah mudah mendapatkan bantuan tambahan personel dalam melaksanakan tugas-tugas pertahanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2 Batalyon Komcad Bakal Dibangun di 514 Kabupaten
Indonesia
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Donny membuka kemungkinan tempat pelatihan Komcad ASN gelombang II akan berbeda dari gelombang I.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
2.300 ASN Ikut Latihan Jadi Komponen Cadangan Gelombang II di Agustus
Indonesia
Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura
Tim Jibom Gegana Brimob Polda Papua amankan dua mortir peninggalan PD II di Jayapura. Sehari sebelumnya, UXO berisiko tinggi ditemukan di Sentani.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura
Indonesia
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Oditur militer menuntut empat prajurit TNI dalam kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus. Tindakan para terdakwa disebut dilakukan secara terencana.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
4 Prajurit TNI Dituntut Penjara 2,5 Tahun dalam Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus
Indonesia
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Empat personel TNI terdakwa kasus penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus dituntut 2,5 tahun penjara.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
4 Tentara Terdakwa Teror Air Keras Aktivis Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Bui, Vonis Diketok 10 Juni
Indonesia
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Tim kolaborasi film dokumenter Pesta Babi akhirnya angkat bicara terkait laporan hukum yang diajukan tokoh perempuan adat Malind, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua
Bagikan