Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua

Film dokumenter Pesta Babi. (Foto/Amikom)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim kolaborasi film dokumenter Pesta Babi akhirnya angkat bicara terkait laporan hukum yang diajukan tokoh perempuan adat Malind, Yasinta Moiwend atau Mama Sinta, ke Polda Metro Jaya.

Baca juga:

Nobar Film Pesta Babi Bisa Lanjut, Tidak Ada Perintah Pembubaran

Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun media sosial Watchdoc Documentary, Minggu (31/5), tim menyebut Mama Sinta sebagai sosok yang telah lama memperjuangkan hak-hak masyarakat adat Papua.

Mama Yasinta Moiwend adalah seorang tokoh perempuan adat Malind yang sudah lama berjuang untuk diri dan komunitasnya, jauh sebelum proses pembuatan film dokumenter ini berlangsung,

Watchdoc Documentary

Tim produksi juga menegaskan menghormati langkah hukum yang ditempuh Mama Sinta dan meminta publik tidak menghakimi pihak mana pun.

Kami tim kolaborasi film Pesta Babi menghormati apa pun sikap Mama Yasinta saat ini,

Watchdoc Documentary

Mama Sinta Belum Bisa Diajak Komunikasi

Tim kolaborasi yang terdiri dari Ekspedisi Indonesia Baru, Greenpeace Indonesia, Jubi Media, LBH Papua Merauke, Pusaka Bentala Rakyat, dan Watchdoc menyatakan masih berupaya membangun komunikasi langsung dengan Mama Sinta.

Baca juga:

Lirik 'Pesta Para Babi Pembangunan', Lagu Tentang Keserakahan Korporasi di Tanah Papua Viral di Medsos

Meski komunikasi belum berhasil dilakukan sejak video pernyataan Mama Sinta beredar hingga laporan polisi dibuat, tim menegaskan akan tetap membuka ruang dialog.

“Kami terus berusaha membangun komunikasi dengan Mama Yasinta dan berkoordinasi dengan keluarganya,” tulis tim produksi kepada media.

Polemik Mama Sinta di Film Pesta Babi

Mama Sinta melaporkan Ketua LBH Merauke berinisial JTW ke Polda Metro Jaya dengan nomor laporan LP/B/3843/V/2026/SPKT/Polda Metro Jaya tertanggal 29 Mei 2026.

Baca juga:

Dapur MBG Sragen Berdiri di Samping Kandang Babi, Warga Resah

Laporan diajukan atas nama Mama Sinta melalui kuasa hukumnya, Hamonangan Daulay, dengan dugaan pelanggaran Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi.

Mama Sinta mengaku kecewa karena wajahnya ditampilkan dalam film dokumenter tanpa persetujuan. Dia baru mengetahui dirinya muncul dalam film saat menghadiri pemutaran di Jayapura pada April lalu. (Pon)

#Pesta Babi #Papua #Film Dokumenter
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Film dokumenter 'NAZA' tentang tragedi kemanusiaan di Gaza dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia pada 16 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Oktober 2026
Tuai Apresiasi di Venice Film Festival, Film Dokumenter 'NAZA' Tayang di Bioskop Indonesia 16 Oktober 2026
Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Lifestyle
Film Kasus Ferdy Sambo Tayang Global Masuk Top 10 Netflix, Ini Sinopsisnya
Film dokumenter Skenario Sang Jenderal resmi tayang di Netflix. Simak sinopsis pengusutan kasus rekayasa pembunuhan Brigadir J oleh Ferdy Sambo di sini.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
Film Kasus Ferdy Sambo Tayang Global Masuk Top 10 Netflix, Ini Sinopsisnya
Dunia
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Aksi persekusi dipimpin langsung oleh provokator Propemerintah Mordechai David dan Roy Star.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Ekstremis Sayap Kanan Israel Persekusi Orangtua Pembuat Film Dokumenter Palestina 'Naza'
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
ShowBiz
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Linkin Park: Unshatter merekam perjalanan band setelah tujuh tahun jeda pascakepergian Chester Bennington dan hadirnya dua anggota baru.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Film Dokumenter 'Linkin Park: Unshatter' Tayang 30 September, Rekam Perjalanan Band setelah Chester Bennington
Bagikan