Tiga Juta Masker Dikirim untuk Masyarakat yang Akan Menyaksikan Langsung PON Papua XX
Penyalaan api PON perhelatan bidang olahraga empat tahunan. ANTARA Foto/F.Amri
Merahputih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengirimkan tiga juta masker dalam rangka mendukung penguatan penerapan protokol kesehatan pada penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.
Kepala BNPB, Letnan Jenderal TNI Ganip Warsito mengatakan penyelenggaraan pesta olahraga yang aman tanpa lonjakan kasus COVID-19 menjadi indikator kesuksesan PON XX di tengah pandemi COVID-19.
"Sebanyak tiga juta masker dialokasikan kepada masyarakat maupun mereka yang akan menyaksikan pertandingan secara langsung," ujar Ganip dalam keterangan tertulis, Rabu (22/9).
Baca Juga:
Kemendagri Siapkan Cetak Biru Ketahanan Bencana Pemda
Ketua Satgas Nasional COVID-19 itu menegaskan BNPB mengoperasionalkan mobil masker untuk menjangkau masyarakat secara lebih luas. Selain masker, bantuan lain juga diberikan BNPB untuk memastikan keamanan di tengah pandemi, seperti antigen 3.000 boks dan hand-sanitizer 500 ribu botol.
"BNPB mendukung penguatan penerapan protokol kesehatan dengan pengiriman bantuan logistik sebelum berlangsungnya kompetisi tertinggi para atlet berbagai cabang olahraga di Tanah Air," tegas dia.
BNPB mengirimkan sejumlah bantuan logistik melalui pesawat Hercules TNI menuju beberapa tempat penyelenggaraan PON XX di Papua yang digelar pada awal Oktober 2021 nanti.
Pada pelaksanaan di lapangan, BNPB bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Nasional dan daerah serta mitra terkait lain di wilayah Papua membantu dalam pendistribusian logistik tersebut.
"Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan maupun melatih para relawan daerah untuk mengedukasi maupun memonitor masyarakat untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan," paparnya.
Dalam rapat koordinasi BNPB dan Satgas Penanganan COVID-19 Nasional, Ganip menekankan tujuan dukungannya. Pertama, mendukung kelancaran penyelenggaraan PON XX di Papua. Kedua, meningkatkan kesiapan setiap individu yang terlibat, dalam menghadapi ancaman bencana selama penyelenggaraan PON XX.
"BNPB dan BPBD di daerah telah bersiaga untuk mengantisipasi potensi bahaya yang terkait dengan bencana alam," katanya.
BNPB juga telah berkoordinasi dengan BPBD dalam kesiapan personel untuk mendukung kesiapsiagaan, seperti memastikan adanya tanda jalur evakuasi aman dari COVID-19 atau titik kumpul.
Ketiga, meningkatkan kesiapan dalam pencegahan dan mitigasi penyebaran COVID-19 melalui perubahan perilaku dan dukungan penanganan kesehatan COVID-19.
Hingga hari ini, Rabu (22/9), sebagian bantuan logistik telah tiba di Papua. Pendistribusian bantuan akan diberikan kepada wilayah-wilayah tempat penyelenggaraan PON XX, seperti di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupatan Mimika dan Kabupaten Merauke.
Baca Juga:
Dampak Bencana Alam Sampai Agustus 2021 Bikin 5,8 Juta Jiwa Menderita
BNPB juga mengirimkan logistik berupa tenda keluarga, velbed, tenda gerai dan beberapa bantuan logistik pendukung. PON XX itu akan menggelar kompetisi 37 cabang olahraga dengan melibatkan lebih dari 6.000 atlet dan 3.000 orang dari tim pelatih.
Tempat penyelenggaraan utama akan berlangsung di Stadion Lukas Enembe di Sentani Timur di Jayapura. PON XX akan berlangsung pada 2 hingga 15 Oktober 2021 mendatang. (Knu)
Bagikan
Joseph Kanugrahan
Berita Terkait
Sumatera Barat Masuki Fase Pemulihan, BNPB Tekankan Validasi Lahan Aman Hunian
Korban Bencana Sumatra Tembus 1.189 Orang, 195 ribu Jiwa Masih Bertahan Hidup di Tenda Pengungsian
Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta
Listrik di Talaud Kembali Menyala Usai Digoyang Gempa Dahsyat Magnitudo 7,1
Kepulauan Talaud Sulawesi Utara Diguncang Gempa Bumi Bermagnitudo 7,1, BNPB: Tidak Ada Korban Jiwa
3 Kecamatan di Dompu NTB Dilanda Banjir, Tanggap Darurat Diberlakukan
1.178 Orang Tewas dan Ratusan Lainnya masih Hilang, Operasi Pencarian Korban Bencana Alam di Sumatra Diperpanjang
Pemerintah Anggarkan Rp 60 T untuk Darurat Bencana di 2026
147 Orang Masih Hilang, Kelanjutan Operasi SAR Korban Bencana Sumatera Dievaluasi Lusa
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi