Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Pasca Ledakan Biak, Dua Mortir PD II Ditemukan di Jayapura

Dua mortir peninggalan PD II yang diamankan di Doyo, Kabupaten Jayapura, Kamis (4/6/2026). ANTARA/HO/Humas Polda Papua

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ancaman bahan peledak peninggalan Perang Dunia II kembali mencuat di Papua. Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Brimob Polda Papua mengamankan dua mortir dari lahan warga di Kampung Doyo Baru Hinekombe, Distrik Waibu, Kabupaten Jayapura, Rabu (3/6) malam.

Baca juga:

7 Fakta Ledakan Bom Perang Dunia di Biak, 3 Korban Raib Hingga Sejarah Pertempuran AS-Jepang

Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito menjelaskan, temuan itu berawal dari laporan warga yang sedang menggarap lahan di Dister Parako 3 Pasgat, dekat Lapangan Tembak Lanud Silas Papare.

Amunisi yang ditemukan jenis mortir merupakan peninggalan perang dunia kedua,

kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito, Kamis (4/6).

Pengamanan Lokasi

Begitu laporan diterima, aparat kepolisian langsung menutup akses sekitar lokasi dan mengimbau warga menjauhi area temuan untuk mencegah potensi bahaya. Langkah ini dilakukan sebagai antisipasi agar tidak terjadi insiden serupa ledakan Biak yang menelan korban jiwa beberapa hari sebelumnya.

Temuan Sebelumnya di Sentani

Sehari sebelumnya, Selasa (2/6), masyarakat juga menemukan bahan peledak UXO (Unexploded Ordnance) di Sungai Aryau, Kompleks BTN Dunlop, Sentani.

Baca juga:

Dilaporkan ke Polisi, Tim Produksi Film Pesta Babi Puji Mama Sinta Pejuang Hak Adat Papua

Benda itu teridentifikasi sebagai UXO jenis Incendiary MK.28 USN (Air Craft) peninggalan PD II yang diduga masih aktif dan berpotensi menimbulkan ledakan besar. Karena berisiko tinggi, tim Jibom melakukan on site disposal atau pemusnahan langsung di lokasi.

“Proses disposal dilaksanakan dalam dua tahap dan berjalan dengan aman serta terkendali, tanpa menimbulkan dampak terhadap masyarakat maupun lingkungan sekitar,” Kabid Humas Polda Papua Kombes Cahyo Sukarnito. (*)

#Papua #Perang Dunia II #Polda Papua
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Indonesia
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Korban ditemukan dalam kondisi lemah di Kampung Bela 1, Distrik Alama, Kabupaten Mimika.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
20 Hari Bertahan di Hutan, Korban Penculikan KKB Akhirnya Dievakuasi ke Timika
Indonesia
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Hingga saat ini masih terjadi perbedaan pandangan di tingkat daerah mengenai kriteria Orang Asli Papua dalam UU Otsus Papua.
Wisnu Cipto - Senin, 14 September 2026
Alasan Mendagri Tito Rumuskan Ulang Definisi Orang Asli Papua
Bagikan