MERAHPUTIH.COM - DELAPAN anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XV/NK Pegunungan Bintang kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada Rabu (10/6) di Distrik Kiwirok, Papua Pegunungan. Proses kembalinya delapan anggota OPM ini ditandai penyerahan Bendera Bintang Kejora kepada TNI, dilanjutkan penandatanganan naskah ikrar setia.
Setelah itu, delapan anggota OPM itu juga membacakan pernyataan kesetiaan kepada NKRI, mencium bendera Merah Putih, serta menyerahkan senjata yang mereka miliki.
Kembalinya delapan anggota OPM ini disaksikan langsung oleh Wakil Panglima Komando Operasi TNI Habema Brigjen TNI Riyanto bersama pemerintah distrik, kepala kampung, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama serta ratusan warga masyarakat Kiwirok.
Dia mengatakan bahwa kembalinya delapan anggota OPM ini menunjukkan komitmen dari masyarakat untuk menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.
Baca juga:
3 Warga Papua Diduga Anggota OPM Terlibat Penembakan Pembagian BLT Ucapkan Janji Setia NKRI
"Momen ini menunjukkan kita semua memiliki harapan yang sama, yaitu anak-anak dapat bersekolah dengan tenang, masyarakat dapat berkebun dan berdagang dengan aman, serta kampung-kampung berkembang menjadi tempat yang membawa kesejahteraan bagi seluruh warganya," katanya dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (11/6).
Menurut dia, masa depan Papua tidak boleh dibangun dengan permusuhan.
Masa depan Papua harus dibangun melalui persaudaraan, dialog, dan kerja sama.
Brigjen TNI Riyanto, Wakil Panglima Komando Operasi TNI Habema
Dengan pendekatan yang humanis, Riyanto mengajak anggota OPM yang hingga kini masih berada di hutan agar tidak ragu kembali kepada keluarga dan masyarakat.
"Kepada saudara-saudara yang masih berseberangan, kami ajak mari kembali dan kita sama-sama membangun daerah ini. Pintu perdamaian selalu terbuka bagi siapa pun yang ingin meninggalkan konflik dan ikut serta membangun kampung halamannya," ajaknya.(knu)
Baca juga:
Enos Tipagau, Pentolan OPM Pelaku Penembakan Warga Sipil hingga Tokoh Agama Dilumpuhkan Aparat TNI