Sandiaga Ogah Pikirkan Hasil Survei

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Juli 2022
Sandiaga Ogah Pikirkan Hasil Survei

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Data Lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI) mencatat hasil survei simulasi tiga pasangan Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Cawapres) di Pilpres 2024.

Dalam hasil survei tersebut nama pasangan Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno memiliki elektabilitas tertinggi, yakni 31,6 persen.

Baca Juga:

Ditanya soal Hasil Survei Pilgub Jateng, Gibran Pilih Fokus Kerja

Kemudian disusul pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono dengan angka 30,5 persen. Posisi ketiga ada pasangan ketiga Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil mencapai 12,9 persen.

Menanggapi hasil survei tersebut politikus Partai Grindra, Sandiaga Uno mengapresiasi angka-angka hasil survei tersebut. Namun demikian, ia mengaku tidak memikirkan politik dulu dan fokus membantu Presiden Jokowi sebagai menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

"Saya apresiasi hasil survei itu. Saat ini saya fokus tugas bantu Pak Presiden Jokowi untuk bangkitkan pariwisata dan ekonomi," ujar Sandiaga usai mengikuti Torch Relay ASEAN Para Games (APG) ke-XI 2022 di Balai Kota Solo, Minggu (24/7).

Ia mengatakan, untuk sekarang mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi memberikan dukungan pelaksaan ASEAN Para Games yang diikuti 1.800 atlet. Event ini untuk mendukung sport turisem.

"Bagi saya bagaimana masyarakat pariwisata sekarang mulai meningkat ekonominya. Dengan naik ekonomi pengasilannya menjadi bertambah," katanya.

Ia mengatakan,masih banyak tantangan ekonomi kedepan. Selama delapan tahun Presiden Jokowi memimpin banyak kemajuan dan mementum baik itu harus dijaga dengan baik.

"Kontestasi demokrasi ada waktunya sendiri. Saya 1.000 persen fokus selesaikan tugas menteri," katanya.(Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga:

Survei Charta Politika Rilis Elektabilitas Gerindra dan PDIP di Pulau Jawa

#Pemilu #Sandiaga Uno
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Dosen Ilmu Politik Universitas Indonesia, Chusnul Mar’iyah, melontarkan kritik keras terhadap sistem pemilu di Indonesia.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
Indonesia
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Akademisi Universitas Brawijaya menilai Indonesia belum siap menerapkan e-voting karena rawan diretas dan berpotensi menurunkan kepercayaan publik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 Februari 2026
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Berita
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Parlemen Myanmar, yang terdiri atas dua majelis, memiliki jumlah total kursi sebanyak 664, tetapi dengan 25 persen kursi dialokasikan untuk perwira militer.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 31 Januari 2026
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Indonesia
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Penghapusan ambang batas berpotensi melahirkan fragmentasi partai yang berlebihan dan melemahkan efektivitas pemerintahan
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 30 Januari 2026
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Indonesia
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Mensesneg, Prasetyo Hadi, merespons usulan soal e-voting Pilkada. Ia meminta hal itu membutuhkan kajian mendalam.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Indonesia
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Rifqi membuka peluang dilakukannya kodifikasi atau penyatuan hukum pemilu dan pilkada
Angga Yudha Pratama - Jumat, 02 Januari 2026
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
Indonesia
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
ICW mencatat, sepanjang 2010–2024 terdapat 545 anggota DPRD yang terjerat kasus korupsi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
 ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Indonesia
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Sebanyak 102 kota kecil melakukan pemungutan suara pada fase pertama pemilihan. Fase kedua dan ketiga akan diadakan pada 11 dan 25 Januari,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Desember 2025
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
Indonesia
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
MK menyatakan keinginan agar konstituen diberikan hak untuk memberhentikan anggota DPR tidak selaras dengan konsep demokrasi perwakilan.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 November 2025
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
Indonesia
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
Media massa memiliki peran yang lebih besar yaitu sebagai pencerah bagi masyarakat di tengah serangan hoaks melalui media sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 21 November 2025
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan
Bagikan