Sandiaga Ogah Pikirkan Hasil Survei
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. (MP/Ismail)
MerahPutih.com - Data Lembaga survei Parameter Politik Indonesia (PPI) mencatat hasil survei simulasi tiga pasangan Calon Presiden (Capres) dan Wakil Presiden (Cawapres) di Pilpres 2024.
Dalam hasil survei tersebut nama pasangan Ganjar Pranowo dan Sandiaga Uno memiliki elektabilitas tertinggi, yakni 31,6 persen.
Baca Juga:
Ditanya soal Hasil Survei Pilgub Jateng, Gibran Pilih Fokus Kerja
Kemudian disusul pasangan Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono dengan angka 30,5 persen. Posisi ketiga ada pasangan ketiga Airlangga Hartarto-Ridwan Kamil mencapai 12,9 persen.
Menanggapi hasil survei tersebut politikus Partai Grindra, Sandiaga Uno mengapresiasi angka-angka hasil survei tersebut. Namun demikian, ia mengaku tidak memikirkan politik dulu dan fokus membantu Presiden Jokowi sebagai menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
"Saya apresiasi hasil survei itu. Saat ini saya fokus tugas bantu Pak Presiden Jokowi untuk bangkitkan pariwisata dan ekonomi," ujar Sandiaga usai mengikuti Torch Relay ASEAN Para Games (APG) ke-XI 2022 di Balai Kota Solo, Minggu (24/7).
Ia mengatakan, untuk sekarang mendapatkan tugas dari Presiden Jokowi memberikan dukungan pelaksaan ASEAN Para Games yang diikuti 1.800 atlet. Event ini untuk mendukung sport turisem.
"Bagi saya bagaimana masyarakat pariwisata sekarang mulai meningkat ekonominya. Dengan naik ekonomi pengasilannya menjadi bertambah," katanya.
Ia mengatakan,masih banyak tantangan ekonomi kedepan. Selama delapan tahun Presiden Jokowi memimpin banyak kemajuan dan mementum baik itu harus dijaga dengan baik.
"Kontestasi demokrasi ada waktunya sendiri. Saya 1.000 persen fokus selesaikan tugas menteri," katanya.(Ismail/Jawa Tengah).
Baca Juga:
Survei Charta Politika Rilis Elektabilitas Gerindra dan PDIP di Pulau Jawa
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Dosen Politik Senior UI Kritik Pemilu, Lahirkan Partai “Rental” Pemuja Uang
RDP dengan DPR, Pakar Pemilu Sebut E-Voting Rawan Diretas
Kubu Pro Junta Militer Menang Pemilu, Kuasi 86 Persen Kursi Parlemen
Revisi UU Pemilu, NasDem Ingin Ambang Batas Parlemen Sampai 7 Persen
Istana Respons Usulan E-Voting Pilkada, Sebut Perlu Kajian Mendalam
Heboh Kodifikasi Hukum Pemilu, Komisi II DPR Tegaskan Pilkada Lewat DPRD Konstitusional
ICW Tolak Kepala Daerah Dipilih DPRD, Rugikan Demokrasi dan Fasilitasi Politik Transaksional
Junta Gelar Pemilu Pertama Sejak Kudeta Militer Pada 2021
MK Tolak Gugatan Rakyat Bisa Pecat DPR, Pilihannya Jangan Dipilih Lagi di Pemilu
Ketua DKPP Sebut Kritik Media Massa Vitamin yang Menyehatkan