Sampai Pertengahan Juni, Singapura Bakal Berlakukan Kembali WFH
Singapura. (https://www.tripadvisor.co.id)
MerahPutih.com - Negara tetangga Indonesia, Singapura melakukan kembali pembatasan pertemuan sosial dan kegiatan publik serta bekerja dari rumah (work from home (WFH), juga akan dijadikan pengaturan di bawah tindakan baru, sejak pelonggaran penguncian wilayah akibat COVID-19 pada tahun lalu.
Langkah pengetatan ini diumumkan oleh kementerian kesehatan, yang akan berlaku mulai Minggu (6/5) hingga pertengahan Juni. Dalam pengetatan kembali Singapura membatasi pertemuan sosial hanya untuk dua orang dan menghentikan makan di restoran.
Baca Juga:
COVID-19 Asal India yang Sudah Naik Kelas Jadi Ancaman Global
"Ini jelas merupakan kemunduran dalam perjuangan kami melawan COVID-19," kata Menteri Pendidikan Singapura Lawrence Wong dikutip Antara.
Pihak berwenang mengatakan, mereka akan meninjau langkah-langkah tersebut setelah dua pekan untuk menilai apakah penyesuaian diperlukan.
Pusat perdagangan dan keuangan Asia ini, sebelumnya telah melaporkan hampir nol atau satu digit infeksi lokal harian selama berbulan-bulan, sebelum peningkatan kasus baru-baru ini.
Pada Kamis (13/5), Singapura mengonfirmasi 24 kasus COVID-19 yang ditularkan secara lokal, jumlah harian tertinggi sejak pertengahan September didorong sebagian oleh klaster di bandara Changi.
Organisasi Kesehatan Dunia memaparkan, jumlah infeksi COVID-19 yang tercatat di India naik melampaui 24 juta kasus pada Jumat (14/5) dan telah menyebar ke seluruh dunia.
Varian virus B.1.617 India telah ditemukan pada kasus di delapan negara di Amerika, termasuk Kanada dan Amerika Serikat, kata Jairo Mendez, seorang ahli penyakit menular Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Orang yang terinfeksi oleh varian tersebut termasuk pelancong di Panama dan Argentina yang datang dari India atau Eropa.
Di Karibia, kasus varian India telah terdeteksi di Aruba, Dutch St Maarten, dan wilayah Guadeloupe milik Prancis. Strain mutan juga telah terdeteksi di Inggris, serta di Singapura. (*)
Baca Juga:
Indonesia Kirim 200 Unit Oxygen Concentrators ke India
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Jamdatun Kejagung Jadi Saksi Ahli Sidang Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
Cuaca Ekstrem Masih Mengintai Jakarta, Gubernur Pramono Perpanjang PJJ dan WFH hingga 1 Februari 2026
WFH dan School From Home Dihentikan Jika Cuaca Kembali Cerah
Jakarta Dikepung Cuaca Ekstrem, ASN dan Karyawan Swasta Diizinkan WFH
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Menggerepe Ariana Grande di Pemutaran Perdana ‘Wicked: For Good’, Seorang Pria Australia Dilarang Masuk Singapura Selamanya
Libur Natal ke Singapura Bisa Langsung dari Semarang, Terbang Perdana 23 Desember
Penanganan Penyakit Tuberculosis Bakal Contoh Pola Pandemi COVID-19
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Jakarta Sudah Aman, Gubernur Pramono Cabut Kebijakan WFH ASN Pemprov