Indonesia Kirim 200 Unit Oxygen Concentrators ke India

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 12 Mei 2021
Indonesia Kirim 200 Unit Oxygen Concentrators ke India

Pasokan oksigen di India. (Foto: Indianexpress)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Indonesia mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa alat konsentrator oksigen bagi India, untuk membantu penanganan pandemi COVID-19. Bantuan tersebut akan diberangkatkan pada pukul 14:00 WIB dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

"Bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan ini berupa 200 unit oxygen concentrators,” kata Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi, dalam konferensi pers pelepasan bantuan kemanusiaan Indonesia untuk India dari Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Rabu (12/5).

Baca Juga:

Indonesia Kirim 5 Kontainer Tabung Oksigen ke India

Sebelumnya, pemerintah bersama asosiasi dan pelaku industri Indonesia juga telah mengirimkan bantuan untuk India pada 10 Mei lalu, berupa 1.400 unit tabung oksigen.

Menlu menyebut, Indonesia terus mengikuti perkembangan situasi pandemi di India, termasuk terkait meningkatnya kebutuhan yang mendesak terhadap pasokan oksigen untuk menangani angka kasus COVID-19 di negara tersebut.

“Bantuan kemanusiaan ini adalah wujud solidaritas bangsa dan rakyat Indonesia kepada India, bantuan ini diharapkan dapat membantu India dalam menangani pandemi COVID-19,” ujar Menlu.

Ia menegaskan, sejak awal terjadinya pandemi, Indonesia dan India telah bekerja sama dalam upaya untuk melawan virus corona, termasuk peran pemerintah India dalam memfasilitasi ekspor bahan baku obat-obatan yang pada masa itu sangat dibutuhkan oleh Indonesia, serta peran kedua negara dalam mendukung pengadaan vaksin melalui kerangka multilateral COVAX.

Menlu Retno Marsudi saat pengiriman bantuan ke India. (Foto: Antara)
Menlu Retno Marsudi saat pengiriman bantuan ke India. (Foto: Antara)

"Indonesia berdiri bersama India dalam masa yang sulit ini dan kami berkomitmen untuk berbagi beban ini dengan masyarakat India,” kata Duta Besar India untuk Indonesia, Manoj Kumar Bharti

Dia pun kembali menegaskan sikap Indonesia dalam mendorong pentingnya solidaritas, kolaborasi dan kerja sama dalam melawan pandemi.

"Tak ada negara yang boleh tertinggal. Tidak ada negara yang aman hingga semua negara telah aman. Hanya dengan spirit solidaritas dan kerja sama kita bisa keluar dari pandemi ini sebagai pemenang," ujarnya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

WNA Asal India Positif COVID-19 di Karanganyar

#Kemenlu #COVID-19 #India #Kasus Covid
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Sugiono memastikan bahwa belum diserahkannya surat kepercayaan para duta besar kepada Presiden RI tidak berdampak apapun bagi kerja sama bilateral dengan negara dimaksud.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 04 Juni 2026
Puluhan Calon Dubes Belum Serahkan Kredensial ke Prabowo, Ini Kata Menlu Sugiono
Indonesia
Untuk ke-4 Kalinya Presiden Prabowo Terbang ke Prancis, Idul Adha di Sana
"Jadi, tentu akan menyesuaikan (lokasi shalat Idul Adha Presiden), karena pas hari Rabu masih ada di sana. Jadi, tentu akan menyesuaikan situasi di sana. Nanti kita tunggu saja," kata Juri.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
Untuk ke-4 Kalinya Presiden Prabowo Terbang ke Prancis, Idul Adha di Sana
Indonesia
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Pemerintah Indonesia yang bergerak cepat melakukan komunikasi diplomatik untuk membebaskan para WNI tersebut.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Golkar Sebut Pembebasan 9 WNI dari Israel Bukti Diplomasi Pemerintah Berjalan
Indonesia
9 WNI Dipukuli dan Disetrum Selama Ditahan Israel, Visum Dilakukan di Turkiye
Sembilan WNI relawan Global Sumud Flotilla ternyata tak luput dari kekerasan fisik yang dilakukan personel Zionis Israel selama menjalani penahanan.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
9 WNI Dipukuli dan Disetrum Selama Ditahan Israel, Visum Dilakukan di Turkiye
Indonesia
Indonesia Kutuk Perlakuan Tidak Manusiawi Israel ke Aktivis Global Sumud Flotilla
Sugiono memastikan sembilan warga negara Indonesia (WNI) peserta pelayaran GSF 2.0 yang diculik Israel telah dibebaskan, dan saat ini sudah dalam perjalanan keluar Israel.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Kutuk Perlakuan Tidak Manusiawi Israel ke Aktivis  Global Sumud Flotilla
Indonesia
Kemenlu Upayakan Semua Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI di Israel
Kemenlu menggunakan seluruh kanal diplomasi untuk memulangkan sembilan WNI yang ditangkap Israel saat misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla ke Gaza.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kemenlu Upayakan Semua Jalur Diplomasi untuk Bebaskan 9 WNI di Israel
Indonesia
Indonesia Minta Bantuan Turkiye dan Yordania Bebaskan Aktivis Kemanusian Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel
Sugiono berharap kondisi para WNI baik-baik saja. Dan menjamin pemerintah terus berkoordinasi untuk penyelamatan para WNI itu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 20 Mei 2026
Indonesia Minta Bantuan Turkiye dan Yordania Bebaskan Aktivis Kemanusian Global Sumud Flotilla Ditangkap Israel
Indonesia
Pemerintah Fasilitasi 2.999 Evakuasi dan Repatriasi di Timur Tengah, Pastikan tak Ada WNI Telantar
Per 29 April 2026, tidak ada lagi WNI yang telantar di wilayah terdampak. 

Dwi Astarini - Kamis, 30 April 2026
Pemerintah Fasilitasi 2.999 Evakuasi dan Repatriasi di Timur Tengah, Pastikan tak Ada WNI Telantar
Indonesia
Jemaah Calon Haji Kecelakaan di Madinah, Kemenlu Pastikan Penanganan Baik
Setelah mendapatkan penanganan medis, dua jemaah telah diperbolehkan kembali ke hotel, sedangkan satu jemaah masih menjalani observasi medis.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Jemaah Calon Haji Kecelakaan di Madinah, Kemenlu Pastikan Penanganan Baik
Indonesia
Keluarga Korban Pembajakan Kapal Tanker Honour 25 di Somalia Minta Bantuan Presiden Prabowo
Pemerintah Indonesia melalui presiden dapat menyikapi kejadian tersebut dengan memberi atensi atas pembajakan kapal yang mengangkut minyak tersebut berlayar dari Oman di Perairan Somalia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Keluarga Korban Pembajakan Kapal Tanker Honour 25 di Somalia Minta Bantuan Presiden Prabowo
Bagikan