Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - 1 jam, 52 menit lalu
Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah

Ilustrasi virus. (Foto: Pexels)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India menyatakan bahwa hanya terdapat dua kasus virus Nipah (NiVD) yang terkonfirmasi secara resmi di Negara Bagian Benggala Barat hingga Selasa (27/1).

Langkah ini diambil guna meredam spekulasi setelah munculnya pemberitaan yang menyebutkan adanya lima kasus infeksi, sementara pemerintah memastikan seluruh protokol kesehatan telah berjalan ketat sejak Desember tahun lalu untuk mencegah penyebaran zoonosis mematikan tersebut.

Kementerian Kesehatan India menyatakan bahwa angka yang beredar di sejumlah media bersifat spekulatif dan tidak akurat.

Baca juga:

Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk

Berdasarkan data National Centre for Disease Control (NCDC), otoritas hanya mencatat dua pasien positif. Sebagai langkah preventif, pemerintah pusat dan daerah telah memperkuat pengawasan epidemiologis serta memperluas kapasitas uji laboratorium di wilayah terdampak.

Petugas medis juga telah mengidentifikasi dan memantau sebanyak 196 orang yang melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi.

“Hingga saat ini, seluruh kontak yang berhasil dilacak tidak menunjukkan gejala dan hasil tes mereka negatif untuk Virus Nipah,” tulis pernyataan resmi Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan Keluarga India.

Edukasi Publik dan Ancaman Virus Nipah

Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak menelan informasi mentah-mentah dan hanya merujuk pada sumber resmi. Pernyataan ini sekaligus menanggapi laporan media internasional yang sempat mengeklaim adanya ratusan orang dalam karantina.

Baca juga:

Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan

“Belum ada tambahan kasus Virus Nipah yang terdeteksi sejauh ini,” tegas pihak kementerian dalam keterangan tertulisnya.

Sebagai informasi, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menggolongkan virus Nipah sebagai salah satu patogen paling berbahaya di dunia. Hingga kini, belum ada vaksin atau pengobatan spesifik untuk mengatasi virus yang memiliki tingkat kematian tinggi ini.

Virus Nipah umumnya menular melalui kelelawar buah atau konsumsi makanan yang terkontaminasi air liur hewan terinfeksi.

#Virus Nipah #Apa Itu Virus Nipah #India
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah
Pemerintah mengimbau masyarakat agar tidak menelan informasi mentah-mentah dan hanya merujuk pada sumber resmi
Angga Yudha Pratama - 1 jam, 52 menit lalu
Pemerintah India Klarifikasi Simpang Siur Jumlah Pasien Terinfeksi Virus Nipah
Indonesia
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Surveilans aktif ini mengharuskan seluruh penumpang yang datang ke Bandara Seoetta, terutama dari wilayah endemis, akan menjadi sasaran skrining awal kesehatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Dunia
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Kasus virus Nipah di India memicu kewaspadaan regional. Thailand dan Nepal memperketat skrining bandara untuk mencegah penyebaran.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Dunia
Mantan PM Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Minta India Deportasi Sheikh Hasina
Mantan Perdana Menteri Sheikh Hasina, yang dijatuhi hukuman mati secara in absentia pada 17 November karena memerintahkan tindakan keras terhadap protes yang dipimpin mahasiswa tahun lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 November 2025
Mantan PM Dijatuhi Hukuman Mati, Bangladesh Minta India Deportasi Sheikh Hasina
Dunia
Pesawat Tempur India Jatuh Saat Dubai Airshow, Pilot Tewas di Tempat
Pesawat tempur ringan Tejas milik Angkatan Udara India jatuh saat melakukan demonstrasi udara di Dubai Airshow 2025.
Wisnu Cipto - Sabtu, 22 November 2025
Pesawat Tempur India Jatuh Saat Dubai Airshow, Pilot Tewas di Tempat
Dunia
Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya
Kabinet menyebut India memiliki komitmen teguh terhadap kebijakan tanpa toleransi kepada terorisme.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
 Pemerintah India Nyatakan Ledakan di Delhi Aksi Teror, Tegaskan Pengadilan Secepatnya
Indonesia
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Perdana Menteri Shehbaz Sharif juga mengecam serangan itu dan menuduh India "menyebarkan terorisme di kawasan melalui kaki tangannya."
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 November 2025
Bom Bunuh Diri Meledak di Kompleks Pengadilan Islamabad, Pakistan Salahkan India
Lifestyle
'Baahubali: The Eternal War Part 1' Rilis 2027, Film Animasi India Terlaris Libatkan Penulis Hollywood
'Baahubali: The Eternal War – Part 1' mengisahkan perjalanan Pangeran Baahubali setelah ia terbunuh
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 November 2025
'Baahubali: The Eternal War Part 1' Rilis 2027, Film Animasi India Terlaris Libatkan Penulis Hollywood
Dunia
Ledakan di Delhi, PM Narendra Modi Tegaskan tak Ada Ampun bagi Pelaku
Semua pihak yang bertanggung jawab akan dibawa ke pengadilan.
Dwi Astarini - Selasa, 11 November 2025
 Ledakan di Delhi, PM Narendra Modi Tegaskan tak Ada Ampun bagi Pelaku
Dunia
Tiba-Tiba Duar! Stasiun Metro Red Fort New Delhi Meledak Hebat Bikin 8 Orang Meninggal, Gedung Sekitar Sampai Bergetar
Mendagri Amit Shah memastikan penyelidikan sedang berlangsung
Angga Yudha Pratama - Selasa, 11 November 2025
Tiba-Tiba Duar! Stasiun Metro Red Fort New Delhi Meledak Hebat Bikin 8 Orang Meninggal, Gedung Sekitar Sampai Bergetar
Bagikan