Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk

Sejumlah calon penumpang penerbangan beraktivitas di area Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. (ANTARA/Azmi Samsul M)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sistem surveilans aktif Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, kini kembali dinyalakan untuk mencegah masuknya virus Nipah. Penguatan pengawasan dilakukan melalui koordinasi dengan Balai Besar Kekarantinaan Kesehatan (BBKK) Soekarno-Hatta.

“Surveilans aktif baru di-alert, dinyalakan. Surveilans seperti apa? Ini kan kita menggunakan Bandara Soekarno-Hatta yang sering jadi pintu masuk,” kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, kepada media di Kota Serang, Selasa (27/1).

Baca juga:

Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan

Menurut dia, pemberlakukan surveilans aktif ini mengharuskan seluruh penumpang yang datang ke Bandara Seoetta, terutama dari wilayah endemis, akan menjadi sasaran skrining awal kesehatan.

“Nah, semua orang-orang yang datang, terutama dari daerah-daerah endemis, tentu akan dilakukan skrining. Sama halnya seperti (menghadapi) COVID-19,” tandasnya.

Kasus Positif di India

Virus Nipah kembali menjadi perhatian serius dunia setelah sejumlah kasus terkonfirmasi di India, tepatnya di negara bagian Bengal Barat.

Otoritas kesehatan India melaporkan lima kasus terkonfirmasi, sebagian besar melibatkan tenaga medis di sebuah rumah sakit swasta di wilayah Barasat, dekat Kolkata.

Baca juga:

Mengenal Virus Nipah, Ketahui Gejala hingga Cara Cegah Penularannya

Hampir 100 orang harus menjalani karantina, sementara ratusan lainnya masuk dalam proses pelacakan kontak. Satu dari dua perawat yang terinfeksi dilaporkan tertular saat merawat pasien kini berada dalam kondisi kritis.

Ciri-Ciri Gejala Nipah

Kewaspadaan penyebaran virus Nipah ini diperkuat setelah sejumlah negara meningkatkan status siaga. Dilansir Antara, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan badan kesehatan lainnya menyatakan virus Nipah dapat menyerang paru-paru dan otak.

Baca juga:

Virus Nipah yang Mengancam Asia dan Pencegahan Pandemi Selanjutnya

Gejala penderita yang terinfeksi virus Nipah meliputi demam, sakit kepala, kantuk, kebingungan, dan koma, dengan tingkat kematian melampaui 40 persen di kalangan pasien terinfeksi.

Virus Nipah termasuk dalam kelompok Paramyxovirus yang juga dapat menyebabkan penyakit lain seperti pneumonia, gondongan, dan campak, namun memiliki karakteristik khusus yang membuatnya menjadi ancaman serius. (*)

#Virus Nipah #Bandara Soekarno-Hatta #COVID
Bagikan
Ditulis Oleh

Wisnu Cipto

Berita Terkait

Indonesia
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Surveilans aktif ini mengharuskan seluruh penumpang yang datang ke Bandara Seoetta, terutama dari wilayah endemis, akan menjadi sasaran skrining awal kesehatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 27 Januari 2026
Mirip Zaman COVID, 'Alarm' Bandara Soetta Menyala Lagi Cegah Virus Nipah Masuk
Dunia
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Kasus virus Nipah di India memicu kewaspadaan regional. Thailand dan Nepal memperketat skrining bandara untuk mencegah penyebaran.
ImanK - Selasa, 27 Januari 2026
Virus Nipah Kembali Menghantui, Alarm Kesehatan Asia Dinyalakan
Indonesia
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
Pemprov DKI Jakarta berencana membuka rute Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta. Pramono Anung menegaskan layanan ini tak menggantikan Damri dan KA Bandara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Januari 2026
Transjabodetabek Rute Blok M–Soetta Segera Dibuka, Pramono: Tak Gantikan Damri dan KA Bandara
Indonesia
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Cuaca ekstrem di Jakarta menyebabkan gangguan penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta. AirNav mencatat 15 pesawat holding dan 16 dialihkan demi keselamatan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta
Indonesia
Genangan Air Setinggi 15 Cm, Lalu Lintas dari Bandara Soetta Menuju Jakarta dan Sebaliknya Tersendat Selasa Pagi
Arus kendaraan dari arah Bandara Soetta menuju Jakarta maupun sebaliknya mengalami perlambatan.
Frengky Aruan - Selasa, 13 Januari 2026
Genangan Air Setinggi 15 Cm, Lalu Lintas dari Bandara Soetta Menuju Jakarta dan Sebaliknya Tersendat Selasa Pagi
Indonesia
Jangan Lupa, Mulai Hari Ini Sriwijaya Air & NAM Air Rute Domestik Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta
Total ada 4 maskapai rute domestik pindah ke Terminal 1B Bandara Internasional Soekarno-Hatta, yakni Sriwijaya Air, NAM Air, Lion Air dan Airfast Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 18 November 2025
Jangan Lupa, Mulai Hari Ini Sriwijaya Air & NAM Air Rute Domestik Pindah ke Terminal 1B Bandara Soetta
Indonesia
Polisi Bandara Tangkap Pelaku Pemalsuan Electronic Pekerja Migran Indonesia
Petugas mendapatkan informasi bahwa terdapat kartu pekerja migran yang dibawanya adalah palsu dan didapat dari pelaku UM hasil kerjasama AJW.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 November 2025
Polisi Bandara Tangkap Pelaku Pemalsuan Electronic Pekerja Migran Indonesia
Indonesia
Pria Medan Ditemukan Tewas di Ruang Tunggu Bandara Soetta, Awalnya Diduga Cuma Tidur
Korban ditemukan meninggal dunia di ruang tunggu Terminal 1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta)
Wisnu Cipto - Senin, 27 Oktober 2025
Pria Medan Ditemukan Tewas di Ruang Tunggu Bandara Soetta, Awalnya Diduga Cuma Tidur
Indonesia
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Gejala umum ISPA yang harus diwaspadai meliputi batuk, pilek, nyeri tenggorokan, dan demam
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Oktober 2025
Kasus ISPA di Jakarta Naik Gara-Gara Cuaca, Warga Diminta Langsung ke Faskes Jika Ada Gejala
Berita Foto
Groundbreaking Pembangunan Cluster Allurea Perumahan Premium Dekat Bandara Soekarno-Hatta
(Dari kiri) Project Manager Asthara Skyfront City Dadet Sugiarto, Deputy Chief Operating Officer Djoko Lusijono, Chief Executive Officer Supardi Ang, Advisor Laksana Sunarko dan Head of Planning Design and Infrastructure Budi Cahyono berbincang saat groundbreaking pembangunan Cluster ALLUREA di Asthara Grand Boulevard, Tangerang, Banten, Jumat (26/9/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 26 September 2025
Groundbreaking Pembangunan Cluster Allurea Perumahan Premium Dekat Bandara Soekarno-Hatta
Bagikan