Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Cuaca Ekstrem, AirNav Lakukan Divert dan Holding di Bandara Soetta

Bandara Soekarno-Hatta. (Foto: dok. Soetta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Cuaca buruk yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya berdampak signifikan terhadap operasional penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, pada Senin (12/1).

Akibat kondisi cuaca ekstrem tersebut, AirNav Indonesia terpaksa melakukan sejumlah pengalihan (divert) hingga pembatalan pendaratan demi menjaga keselamatan penerbangan.

EVP of Corporate Secretary AirNav Indonesia, Hermana Soegijantoro, menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan prosedur darurat yang dijalankan oleh petugas Air Traffic Controller (ATC) sesuai standar keselamatan dan navigasi internasional.

“Semua dilakukan berdasarkan aturan dan ketentuan, serta dengan satu alasan, yaitu untuk keselamatan penerbangan,” ujar Hermana kepada wartawan, Selasa (13/1).

Baca juga:

BMKG Minta 5 Provinsi Siaga Hujan Lebat, 4 Daerah Masuk Pulau Jawa

Gangguan penerbangan paling signifikan terjadi pada Senin (12/1) pukul 05.00 hingga 10.00 WIB. Hujan lebat menyebabkan jarak pandang (visibility) menurun drastis hingga berada di bawah 1.000 meter, yang merupakan batas minimum untuk prosedur pendaratan pesawat.

“Kalau dipaksakan untuk terus mendarat, itu sangat membahayakan. Karena itu, kondisi ini mengakibatkan penumpukan lalu lintas kedatangan (arrival traffic) di wilayah udara Jakarta,” jelas Hermana.

Akibat penumpukan tersebut, sekitar 15 pesawat terpaksa melakukan holding atau berputar-putar di udara selama 40 menit hingga satu jam. Selain itu, 16 pesawat lainnya harus dialihkan (divert) ke sejumlah bandara alternatif di luar Jakarta.

Baca juga:

Curah Hujan Tinggi, BNPB Turun Tangan Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta

Adapun bandara tujuan pengalihan meliputi Palembang (2 pesawat), Semarang (3), Halim Perdanakusuma (3), Tanjung Pandan (1), Pangkalpinang (1), Solo (2), Yogyakarta International Airport/YIA (4), dan Jambi (1).

Meski ATC memberikan rekomendasi terkait langkah operasional, Hermana menegaskan bahwa keputusan akhir untuk melakukan go-around, holding, atau divert tetap berada di tangan pilot sebagai penanggung jawab keselamatan penerbangan.

Pengelola bandara dan seluruh pemangku kepentingan terkait terus melakukan koordinasi intensif guna memastikan operasional penerbangan kembali berjalan normal seiring membaiknya kondisi cuaca. (Knu)

#Cuaca Buruk #Penerbangan #Bandara Soekarno-Hatta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Bandara Ngurah Rai kini kembali dibuka, setelah ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Sejumlah maskapai sudah melayani penerbangan.
Soffi Amira - Selasa, 08 September 2026
Bandara Ngurah Rai Kembali Layani Penerbangan ke Jakarta dan Bandung, 7 Maskapai Beroperasi
Indonesia
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Kondisi gelombang laut yang dapat mencapai hingga 4 meter berpotensi membahayakan moda transportasi laut dari skala kecil hingga besar.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Gelombang Tinggi di Perairan Indonesia, Nelayan dan Kapal Penyeberangan Diminta Waspada
Indonesia
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Pengaturan arus penerbangan pada fase awal pemulihan mempertimbangkan kondisi operasional di lapangan, termasuk kebutuhan untuk mempercepat keberangkatan pesawat
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Bandara Soetta, Halim dan Husein Sudah Dibuka, Kapasitas Aprov Diatur Bertahap
Indonesia
Hari Ini, Penerbangan Bandara Soekarno Hatta dan Halim Sudah Dibuka Lagi
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim kembali beroperasi setelah sempat ditutup akibat abu vulkanik Anak Krakatau, dengan skema ATFM
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Hari Ini, Penerbangan Bandara Soekarno Hatta dan Halim Sudah Dibuka Lagi
Indonesia
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Hasil paper test di sejumlah bandara negatif abu vulkanik. Kemenhub tetap menunggu advisory VAAC Darwin dan memperpanjang penutupan Bandara Soekarno-Hatta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Abu Vulkanik Tak Terdeteksi di Sejumlah Bandara, Operasional Soetta Masih Ditutup
Indonesia
AirAsia Batalkan Sejumlah Penerbangan dari dan ke Jakarta, Ini 4 Pilihan SRO bagi Penumpang
Selain pembatalan dan perubahan jadwal, AirAsia menyediakan Service Recovery Options (SRO) bagi penumpang yang terdampak.
Frengky Aruan - Senin, 07 September 2026
AirAsia Batalkan Sejumlah Penerbangan dari dan ke Jakarta, Ini 4 Pilihan SRO bagi Penumpang
Indonesia
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Ratusan penerbangan ditunda di Bandara Soetta akibat abu vulkanik erupsi Gunung Anak Krakatau hari ini. Cek status penerbanganmu, info bus gratis, dan kompensasinya di sini
Angga Yudha Pratama - Senin, 07 September 2026
624 Penerbangan Ditunda di Bandara Soetta Efek Erupsi Anak Krakatau, Ini Solusinya
Indonesia
Daftar 7 Bandara yang Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ribuan Penerbangan Terdampak
Sebanyak 7 bandara ditutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Berikut ini adalah daftar lengkapnya.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Daftar 7 Bandara yang Ditutup akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau, Ribuan Penerbangan Terdampak
Indonesia
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Ditutup Sementara, Diperpanjang hingga 18.00 WIB
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim kembali ditutup pada Senin (7/9). Penutupan dilakukan hingga 18.00 WIB.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Bandara Soekarno-Hatta dan Halim Ditutup Sementara, Diperpanjang hingga 18.00 WIB
Indonesia
Pagi Ini, Bandara Soetta Masih Ditutup
Hasil pemantauan menunjukkan arah angin berubah dari semula mengarah ke barat menjadi bergerak ke timur dengan kecepatan lima knot pada ketinggian 15 ribu kaki.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 07 September 2026
Pagi Ini, Bandara Soetta Masih Ditutup
Bagikan