Saksi Ungkap Fredrich Minta Ruang Rawat Inap untuk Setnov Sebelum Kecelakaan

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 15 Maret 2018
Saksi Ungkap Fredrich Minta Ruang Rawat Inap untuk Setnov Sebelum Kecelakaan

Terdakwa kasus merintangi penyidikan kasus KTP Elektronik, Fredrich Yunadi menjalani sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor. (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pelaksana tugas (Plt) Manager Pelayanan Medik Rumah Sakit Medika Permata Hijau (MPH) dr. Alia menjadi salah satu saksi untuk terdakwa Fredrich Yunadi dalam sidang perkara merintangi proses hukum e-KTP di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta Pusat, Kamis (15/3).

Dalam kesaksiannya, Alia mengungkapkan bahwa Fredrich sempat meminta ruang rawat inap VIP untuk Setya Novanto sebelum terjadi kecelakaan di kawasan Permata Hijau beberapa waktu yang lalu.

Jaksa penuntut umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bertanya soal perkenalan Alia dengan Fredrich. Alia mengaku pertama kali kenal saat dirinya dihubungi oleh dokter RS MPH Bimanesh Sutarjo.

“Kenal saat dokter Bimanesh mengatakan akan ada pasien yang mau dirawat inap bernama Setya Novanto,” kata Alia.

Saat itu, Alia yang mengetahui dari media bahwa Setnov tengah dalam proses hukum sempat bertanya kepada Bimanesh terkait konsekuensi yang akan diterima. “Saya percaya karena dokter Bimanesh merupakan senior saya,” ujar Alia.

Kemudian, setelah pihak RS MPH menyediakan kamar VIP untuk Setnov, Fredrich memerintahkan asistennya untuk melihat ruang tersebut. Alia mengaku saat itu langsung dihubungi oleh asisten Fredrich.

“Dia mengaku sebagai asisten dari kuasa hukum Setya Novanto. Bilang mau melihat kamar. Saya katakan saya sedang di ITC,” ungkap Alia.

Setelah asisten Fredrich menuju RS MPH, Alia pun segera menyusul dari ITC menuju RS MPH. Saat asisten Fredrich tiba, Alia langsung menunjukan kamar yang akan menjadi ruang rawat inap Setnov.

“Silakan, dari lift langsung naik ke lantai tiga. Di sana dia (asisten Fredrich) langsung moto-moto,” kata Alia.

Saat masih melihat-lihat isi ruangan kamar VIP 323, Fredrich kemudian menghubungi Alia. Fredrich bertanya soal posisi Alia saat itu. Alia mengatakan dirinya dengan asisten Fredrich tengah berada di ruang yang akan digunakan Setnov.

Fredrich kemudian menghampiri Alia. Saat sudah bertemu, Alia mengaku Fredrich menerima sebuah telpon. Alia menyatakan tak mendengar percakapan Fredrich melalui sambungan telepon.

“Beliau (Fredrich) menutup telepon dan mengatakan, dok ini masuknya karena kecelakaan yah,” kata Alia menirukan permintaan Fredrich.

Mendapat permintaan dari Fredrich, Alia mengaku bingung. Sebab, awalnya yang dia ketahui Setnov akan dirawat karena alasan hipertensi jantung.

“Saya bingung karena belum mengetahui pemeriksaan kondisi pasien,” pungkasnya.

Diketahui, Fredrich didakwa oleh Jaksa KPK melakukan menghalangi atau merintangi proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP, yang menyeret Setya Novanto.

Fredrich disebut bekerjasama dengan Dokter Rumah Sakit‎ Medika Permata Hijau Jakarta, Bimanesh Sutarjo. Keduanya diduga melakukan kesepakatan untuk merintangi penyidikan Setya Novanto dengan membuat drama di RS Medika Permata Hijau.

Atas perbuatannya, Fredrich disangkakan melanggar Pasal 21 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tipikor Juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (Pon)

Baca juga berita terkait di: Jaksa Minta Fredrich Dikeluarkan dari Ruang Sidang, Ini Alasannya

#Fredrich Yunadi #KPK #Setya Novanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Ada sejumlah 20 orang yang diamankan KPK di wilayah Klaten dan Jakarta. Para pihak yang diamankan di Klaten diperiksa di Mapolresta Klaten
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK OTT Bupati Klaten, Ruangan Bupati, Wakil dan Sekda Disegel
Berita Foto
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Petugas menunjukkan barang bukti OTT korupsi dugaan suap Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barang Bukti OTT Bupati Klaten, Gentong Biru Berisi Uang Rp1,2 Miliar
Berita Foto
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Petugas menunjukkan barang bukti hasil OTT terkait dugaan korupsi dana siap pakai BNPB di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Pamerkan Barbuk Rp5,47 Miliar Kasus Dugaan Korupsi Dana Siap Pakai BNPB
Berita Foto
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo (209) berjalan menuju mobil tahanan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jum'at (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
KPK Resmi Tetapkan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo Tersangka Dugaan Suap
Berita Foto
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyotiba di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Jumat (16/10/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 16 Oktober 2026
Momen Bupati Klaten Terjaring OTT Tiba di Gedung KPK Jakarta
Indonesia
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Pemkab menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan ditangani KPK.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Kena OTT KPK, Wabup Yulindha Pastikan Roda Pemerintahan Tetap Jalan
Indonesia
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid dua kali mangkir dari panggilan KPK kasus korupsi pertanahan. KPK buka peluang jemput paksa dan telah sita Rp 106,3 Miliar!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Nusron Wahid Mangkir Panggilan Kedua, KPK Kaji Strategi Jemput Paksa
Indonesia
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Dikenal sebagai salah satu tokoh politik muda di Jawa Tengah.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Profil Hamenang Wajar Ismoyo, Bupati Klaten yang Terjaring OTT KPK, dari Reporter TV hingga Jadi Tersangka Suap
Indonesia
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Jumlahnya sampai saat ini mencapai Rp 1 miliar.
Dwi Astarini - Jumat, 16 Oktober 2026
Bupati Klaten Tiba di Jakarta, Penyidik KPK Bawa Tong Diduga Berisi Duit Suap
Indonesia
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Wabup Klaten Lindha Benny diuji OTT Bupati Hamenang Wajar Ismoyo hanya 3 hari usai dilantik gantikan mendiang suami. Simak rekap berita selengkapnya!
Wisnu Cipto - Kamis, 15 Oktober 2026
Dilema Wabup Lindha Benny, Baru 3 Hari Gantikan Mendiang Suami 'Diuji' OTT Klaten
Bagikan