Saksi Akui Minta Restu Setnov Agar Proyek E-KTP Tak Dipersulit
Ketua DPR Setya Novanto (kiri) memenuhi panggilan KPK untuk menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7). (ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
MerahPutih.com - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta kembali menggelar sidang kasus korupsi proyek pengadaan e-KTP dengan terdakwa Setya Novanto, Senin (21/1).
Dalam persidangan kali ini, mantan Country Manager HP Enterprise Services Charles Sutanto Ekapradja menjadi saksi pertama yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Charles mengaku tiga kali bertemu Setnov untuk membahas proyek e-KTP. Menurut dia, pertemuan dengan mantan Ketua DPR itu ia lakukan agar tidak dipersulit dalam pekerjaan proyek e-KTP.
"Iya, tujuan saya bertemu untuk mencari blessing," kata Charles saat bersaksi di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (22/1).
Dalam berita acara pemeriksaan (BAP), Charles mengatakan bahwa ia perlu meminta restu dari orang-orang penting yang punya pengaruh dalam proyek e-KTP.
Saat proyek e-KTP bergulir, Setnov merupakan Ketua Fraksi Golkar yang memiliki pengaruh kuat. Charles khawatir, tanpa meminta restu tersebut, ia akan dipersulit mendapatkan pekerjaan.
"Pernah kejadian seperti itu, dipersulit," imbuh Charles.
Meski demikian, kata Charles, perusahaan yang pernah dipimpinnya itu tidak pernah memberikan imbalan apa pun kepada orang-orang berpengaruh tersebut. Termasuk kepada Setnov.
Setnov didakwa telah memperkaya diri sendiri dan orang lain dalam kasus e-KTP. Atas perbuatannya tersebut, negara rugi sekurang-kurangnya Rp 2,3 triliun dalam proyek pengadaan e-KTP tahun anggaran 2011-2012 itu.
Selain itu, jaksa menyebut mantan Ketua Umum Partai Golkar tersebut baik secara langsung maupun tidak langsung telah melakukan intervensi dalam proses penganggaran dan pengadaan barang serta jasa proyek e-KTP. (Pon)
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Bupati Pati Sudewo Jadi Tersangka KPK, Gerindra Proses Status Keanggotaan
2 Orang Tim Sukses Bupati Pati Sudewo Ditetapkan Tersangka Pemerasan
KPK Beberkan Awal Mula Kasus Pemerasan oleh Bupati Pati Sudewo
Bupati Pati Sudewo Bantah Ada Praktik Transaksional dalam Pengisian Perangkat Desa
KPK Resmi Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka Kasus Dugaan Suap Fee Proyek dan Dana CSR
KPK Resmi Tetapkan Bupati Pati Sudewo Tersangka Kasus Dugaan Suap Jual Beli Jabatan
KPK Tetapkan Wali Kota Madiun Maidi Tersangka Kasus Pemerasan Dana CSR
KPK Tetapkan Bupati Pati Sudewo Tersangka Kasus Pemerasan Rp 2,6 Miliar
Profil Sudewo, Bupati Kontroversial Pati yang Ditangkap KPK karena Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan
KPK Sita Miliaran Rupiah dalam OTT Bupati Pati Sudewo