Sah-Sah Saja Kapitra Ampera Maju dari PDIP, Kenapa Dicap Pembela Penista Agama?

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Kamis, 19 Juli 2018
Sah-Sah Saja Kapitra Ampera Maju dari PDIP, Kenapa Dicap Pembela Penista Agama?

Pengacara Habib Rizieq, Kapitra Ampera. (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Advokat dan Penggiat Hukum Kenegaraan dan Pemerintahan, Fati Lazira menilai tidak ada yang salah atas langkah yang diambil Kapitra Ampera maju sebagai Caleg dari PDI Perjuangan.

"Advokat Kapitra Ampera, Yang mendaftarkan sebagai bacaleg PDIP untuk daerah pemilihan Riau II, sah-sah saja," kata Fati dalam keterangan tertulis, kamis (19/7).

Hal itu dikatakan Fati terkait dengan anggapan Anggota Dewan Penasihat Persaudaraan Alumni (PA) 212, Eggy Sudjana yang menilai Kapitra sebagai seorang pembela penista agama.

Fati menegaskan, tuduhan pembela penista agama yang dialamatkan kepada Kapitra merupakan tuduhan yang salah alamat. "Tuduhan bahwa Kapitra sekarang sudah jadi bagian dari PDIP yang jelas ikut penista agama, jelas tuduhan yang keliru," ucapnya.

Sikap Kapitra yang memilih maju sebagai caleg dari PDI Perjuangan adalah merupakan Hak politik seorang Advokat, tak terkecuali Kapitra Ampera.

"Termasuk nyaleg tidak bisa dibatasi karena pernah membela perkara tertentu," katanya

Kapitra Ampera
Kapitra Ampera, kuasa hukum Rizieq Shihab. (MP/Ponco Sulaksono)

Dalam keterangan tertulis, Eggy sudjana menganggap Kapitra mengabaikan fatwa Imam Besar FPI, Rizieq Shihab yang melarang elemen GNPF dan PA 212 bergabung, mendukung dan membela PDI Perjuangan. PDI Perjuangan dinilai telah menjadi bagian dari Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, terpidana kasus penistaan agama.

"Antum (Kapitra) sekarang sudah jadi bagian dari PDIP yang jelas ikut penista agama," kata Eggy.

Lebih jauh kedepannya, Eggy mempertanyakan jika Kapitra menang dalam pemilihan Calon Legislatif dari PDI Perjuangan untuk memperjuangkan dan mengawal fatwa yang sudah dikeluarkan Rizieq.

"Bagaimana antum mau bela agama Islam dari dalam PDIP," ujar Eggy.

Seperti diketahui, Kapitra Ampera maju sebagai caleg Dapil Riau II dari PDI Perjuangan. Kapitra sendiri hingga kini belum menentukan sikap apakah menerima pinangan PDI Perjuangan atau tidak.

"Beliau masih melakukan dialog yang intens dan melakukan istikharah untuk minta petunjuk Allah. Tapi, sekali lagi, ini proses dialog masih dilakukan, karena beliau masih melakukan konsultasi," kata Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDIP, rabu (18/7). (*)

#DPP PDIP #Kapitra Ampera #Eggi Sudjana
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Eggi Sudjana & Damai Lubis Lolos dari Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tetap Tersangka
Polda Metro Jaya resmi mencabut status dua tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana & Damai Lubis Lolos dari Kasus Ijazah Jokowi, Roy Suryo Tetap Tersangka
Indonesia
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Tersangka Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis telah mengajukan surat permohonan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya.
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Januari 2026
Eggi Sudjana Ajukan RJ ke Polda, Kasus Hoaks Ijazah Jokowi Berpotensi Damai
Indonesia
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Deddy Sitorus menegaskan bahwa persoalan ijazah seharusnya diselesaikan melalui mekanisme hukum dan etika
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Nama Megawati Ikut Terseret di Dugaan Ijazah Palsu Jokowi, PDIP Pasang Badan
Indonesia
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Ariyadi menegaskan bahwa menyeret-nyeret PDIP dalam narasi yang tidak berdasar hanya menunjukkan upaya memutarbalikkan fakta
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 22 November 2025
Kader PDIP Sebut Serangan Ahmad Ali ke Jokowi Adalah Order Busuk Agar Aman dari KPK
Indonesia
Pemerintah Mengesahkan Kepengurusan DPP PDIP 2025–2030 dalam Waktu Singkat
Pareira menjelaskan bahwa proses pengesahan ini berjalan cepat karena PDIP telah mendaftar secara daring
Angga Yudha Pratama - Kamis, 11 September 2025
Pemerintah Mengesahkan Kepengurusan DPP PDIP 2025–2030 dalam Waktu Singkat
Indonesia
Ribka Tjiptaning: Kematian Raya Akibat Cacingan Akut Jadi Tamparan Keras untuk Pemerintah
Ribka menyerukan kepada anggota DPR agar isu kesehatan anak tidak dijadikan panggung politik.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Agustus 2025
Ribka Tjiptaning: Kematian Raya Akibat Cacingan Akut Jadi Tamparan Keras untuk Pemerintah
Indonesia
Megawati Pilih Rayakan HUT RI di Sekolah Partai, Tegaskan Tradisi PDIP Tak Tergantikan
Megawati menekankan pentingnya disiplin dan kerja keras bagi para kader PDIP
Angga Yudha Pratama - Minggu, 17 Agustus 2025
Megawati Pilih Rayakan HUT RI di Sekolah Partai, Tegaskan Tradisi PDIP Tak Tergantikan
Indonesia
Struktur Kepengurusan Terbaru PDIP: Hasto Kristiyanto Kembali Jabat Posisi Sekjen
Posisi sekjen sempat diambil alih oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 14 Agustus 2025
Struktur Kepengurusan Terbaru PDIP: Hasto Kristiyanto Kembali Jabat Posisi Sekjen
Indonesia
PDIP Beri Dukungan Penuh Tapi Ogah Gabung Pemerintah, Prabowo Butuh 'Second Opinion'
Andreas mengakui hak prerogatif Presiden Prabowo Subianto dalam menentukan partai mana yang akan bergabung
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Agustus 2025
PDIP Beri Dukungan Penuh Tapi Ogah Gabung Pemerintah, Prabowo Butuh 'Second Opinion'
Indonesia
Terungkap! Ini Alasan PDIP Pilih Jadi Mitra Sekaligus Sparring Partner Pemerintah
Dukungan ini dimaksudkan untuk menjalankan fungsi kontrol sebagai penyeimbang
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 02 Agustus 2025
Terungkap! Ini Alasan PDIP Pilih Jadi Mitra Sekaligus Sparring Partner Pemerintah
Bagikan