Kesehatan

Sadari dan Berhenti Melakukan Self-Harm

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2020
Sadari dan Berhenti Melakukan Self-Harm

Sadari dan berhenti melakukan Self-harm. (Unsplash/Jude Beck)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HAMPIR semua orang menghadapi masalah yang cukup besar di 2020 ini. Sayangnya, tidak semuanya bisa bertahan di tengah krisis yang bisa mencederai kesehatan mental kita.

Di tengah pandemi ini, sebagian besar orang mengalami pergulatan secara emosional dan perilaku-perilaku yang menyakitkan, bahkan terpikir untuk menyakiti diri sendiri.

Baca juga:

Langkah Sederhana untuk Menjaga Pikiran tetap Sehat di 2020

Seorang terapis, Racine Henry mengatakan kepada Huffpost bahwa kebanyakan masalah kesehatan mental ini menyangkut pikiran dan perilaku yang mengarah pada hal-hal untuk menyakiti diri mereka sendiri.

Salah satu bentuk pemikiran itu seperti, "apa reaksi temanku ketika aku meninggal". Hal ini dilakukan untuk keluar dari masalah atau kesulitan yang mereka hadapi. Ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menyadari dan berhenti menyakiti diri sendiri.

1. Akui Apa yang Sedang Terjadi

Sadari dan Berhenti Melakukan Self-Harm
Sadari apa yang sedang kamu pikirkan. (Unsplash/Anh Nguyen)

Ketika kamu mulai menyadari adanya pemikiran-pemikiran untuk menyakiti diri sendiri, cobalah melihat dan sadari bahwa hal itu memang sedang terjadi.

Hal ini dilakukan untuk mencegah adanya kondisi yang semakin buruk. Ketahuilah bahwa menyakiti diri sendiri tentu bukanlah jalan keluar untuk menghilangkan rasa sakit.

2. Alihkan Perhatian

Sadari dan Berhenti Melakukan Self-Harm
Alihkan perhatianmu ketika mulai memikirkan self harming. (Unsplash/Ben Blennerhassett)

Coba alihkan fokus pikiranmu ke hal lain dalam waktu beberapa menit saja. Hal ini bisa menjadi salah satu solusi untuk mengelola pikiran kita menjadi lebih baik.

Bisa dengan mendengarkan musik, jalan-jalan, atau menonton acara-acara lucu yang mengalihkan pikiranmu.

3. Identifikasi Pemicunya

Sadari dan Berhenti Melakukan Self-Harm
Kenali apa yang menjadi pemicunya. (Unsplash/Eric Ward)

Kamu perlua melihat ke dalam diri sendiri. Pikiran-pikiran apa yang membuatmu terpacu untuk menyakiti diri sendiri. Entah itu membaca atau melihat sesuatu dan memicu pemikiran self-harm itu sendiri.

Self-harm tentu bisa kamu atasi dan nantinya kamu akan merasa lega telah terhindar dari masalah-masalah itu.

Baca juga:

3 Kata yang Kerap Diucapkan Orang yang Ingin Bunuh Diri

4. Beritahu Orang yang Kamu Percaya

Sadari dan Berhenti Melakukan Self-Harm
Bicarakan dengan orang-orang yang kamu percayai. (Unsplash/Jorge Saavedra)

Entah itu teman dekat, pacar, atau kerabatmu sendiri penting untuk diberitahu tentang masalah yang ada di dalam pikiran.

Ketika kamu ingin merahasiakannya justru akan semakin berbahaya. Sehingga beritahulah pada orang-orang yang kamu percayai untuk rasa aman.

5. Bicara dengan Ahlinya

Sadari dan Berhenti Melakukan Self-Harm
Konsultasikan dengan ahli kesehatan mental. (Unsplash/Amy Hirschi)

Ketika self-harm yang kamu alami ini sudah terjadi dalam jangka waktu yang panjang. Sudah saatnya kamu pergi menemui ahli kesehatan mental.

Hal ini merupakan salah satu langkah yang paling efektif untuk menyembuhkan pikiran-pikiran itu. Karena dengan ahli kamu akan melakukan terapi untuk sembuh dari penyakit ini. (ren)

Baca juga:

Bernostalgia, Bikin Bahagia atau Sedih?

#Kesehatan Mental #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
ShowBiz
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Britney Spears mengenang 15 tahun bekerja tanpa henti, masa konservatori, dan keinginannya menjalani hidup dengan lebih bebas.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 14 Oktober 2026
Britney Spears Kenang 15 Tahun Bekerja Tanpa Henti, Ungkap Kepahitan soal Kebebasan Pribadi
Lifestyle
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Khawatir anak kecanduan atau kena cyberbullying? Simak panduan lengkap dan fitur pengawasan orang tua dari Roblox untuk menjaga kesehatan mental anak saat main gim online.
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 10 Oktober 2026
Anak Sering Main Roblox? Begini Cara Cegah Kecanduan dan Jaga Kewarasan Mentalnya
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Bagikan