Saatnya Perhatikan Kesehatan Gigi dan Tulang

P Suryo RP Suryo R - Senin, 02 Januari 2023
Saatnya Perhatikan Kesehatan Gigi dan Tulang

Kesehatan gigi belum mendapat perhatian serius. (Pexels/shiny diamond)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

HARUS diakui bahwa kesehatan gigi dan tulang masih belum maksimal kepeduliannya dalam masyarakat. Menurut Direktur Utama PT Phapros Tbk, Hadi Karodko, penyakit gigi dan tulang bukan penyakit berat namun dapat berimbas pada kesehatan tubuh.

Untuk itu perusahaan BUMN ini berusaha memperkuat jaringan kerja sama dan riset dengan berbagai pihak terutama perguruan tinggi dan badan kesehatan lainnya.

Baca Juga:

Kebiasaan Positif untuk Hidup Lebih Sehat di 2023

gigi
Kerja sama antar lembaga mewujudkan upaya penyedian alkes untuk kesehatan gigi dan tulang. (Unsplash/Enis Yavuz)

Salah satunya adalah memperkuat kerjasama dan kolaborasi hilirisasi riset dengan perguruan tinggi, seperti Universitas Airlangga dan RSUD dr.Soetomo, Surabaya. Phapros fokus pada produk-produk yang berkaitan dengan alat kesehatan untuk gigi dan tulang.

“Gigi dan tulang merupakan penyakit yang lazim diderita oleh banyak masyarakat Indonesia. Meski terlihat bukan sebagai penyakit berat. Namun penyakit ini bisa berimbas pada penurunan kesehatan yang berakibat pada produktivitas. Phapros melihat bahwa hal ini merupakan tantangan bagi kami untuk memberikan solusi terdepan dalam mengatasi gangguan kesehatan tersebut. Karena itulah kami bersama para peneliti dari Unair dan RSUD dr. Soetomo berkolaborasi untuk mewujudkan alat kesehatan inovatif untuk masyarakat,” jelas Hadi.

Tak muluk-muluk hilirisasi riset yang dilakukan nantinya adalah dengan transfer teknologi pada fasilitas produksi alkes milik Phapros. “Target kami pada akhir 2023 alkes ini sudah bisa dipasarkan sehingga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.”

Perusahaan milik negara ini berkomitmen untuk mendukung program pemerintah terkait industri kesehatan. Salah satu adalah mewujudkan industri pariwisata medis yang tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Kemenparekraf/Baparekraf dengan Kementerian Kesehatan dalam rangka Pengembangan Pariwisata Kesehatan.

Baca Juga:

Resolusi Kurus di 2023, Mulai Kurangi Lemak di Perut

tulang
Menjaga kesehatan tulang yang belum dirasakan penting dalam masyarakat. (Pixabay/publicdomainpictures)



Untuk menyokong program dan target pemerintah tersebut, mereka mengambil peran dalam memproduksi obat-obatan dan alat kesehatan berbasis riset dan kolaborasi. Ke depannya mereka akan menjadikan negara yang memiliki beragam inovasi medis yang tidak saja bermanfaat untuk masyarakat Indonesia. Namun juga warga negara lain yang sedang mencari pengobatan dengan fasilitas yang lengkap.

Pada tahun 2022, PT Phapros Tbk telah berhasil membukukan pertumbuhan yang cukup signifikan baik dari sisi penjualan maupun penetrasi pasar. Produk unggulan seperti Antimo pun mencatat kinerja lebih dari 100 persen pada semester pertama 2022 dan 130 persen hingga akhir Kuartal III.

Selain itu, selama 2022 perusahaan ini juga menyelenggarakan sejumlah program CSR di antaranya adalah penyaluran bantuan pendidikan di pulau Sabang, Aceh, pemberian bantuan biaya perawatan bagi pasien hidrosefalus yang bekerjasama dengan Yayasan Anne Avantie, serta Gerakan Pemberantasan Stunting melalui produksi dan penyaluran lebih dari 500 juta tablet Tambah Darah bersinergi dengan seluruh Provinsi di Indonesia melalui Dinas Kesehatan, Sekolah Sekolah di beberapa daerah, KBUMN dan lain lain. (psr)

Baca Juga:

Yuk, Jadi Pribadi Lebih Baik di 2023

#Kesehatan #Kesehatan Mulut #Kesehatan Tulang
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan