Ramadan 2021

Saat Sahur, Hindari Makanan yang Bikin Cepat Haus

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 12 April 2021
Saat Sahur, Hindari Makanan yang Bikin Cepat Haus

Beberapa jenis makanan bisa membuat cepat haus.(foto: Unsplash/victoriano-izquierdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENAHAN lapar saat berpuasa mungkin tidak terlalu berat bagi beberapa orang. Bagi mereka, menahan haus lah yang terhitung cukup berat. Hal itu wajar mengingat cuaca Indonesia yang cenderung terik di bulan Ramadan ini.

Rasa haus yang timbul tak jarang bikin badan lemas. Tak cuma itu, kamu juga rentang salfok saat haus melanda. Berhubung saat berpuasa tidak boleh minum hingga waktu berbuka, wajar saja rasa haus datang di siang hari yang terik. Namun, faktor cuaca bukan satu-satunya yang bikin kamu gampang haus. Jenis makanan yang diasup saat sahur juga andil dalam bikin kamu cepat haus. Berikut 5 jenis makanan yang wajib kamu hindari saat sahur agar tak cepat haus.

BACA JUGA:

Tips Menjaga Kulit Tetap Sehat Selama Berpuasa

1. Makanan pedas

cabai
Sensasi pedas di mulut bikin ingin minum. (foto: pixabay)

Sensasi pedas di mulut sudah pasti akan bikin kamu ingin minum. Rasa pedas di mulut seringkali masih terasa meskipun sudah beberapa waktu berselang. Tentu enggak enak dong berpuasa sepanjang hari dengan menahan sensasi pedas di mulut.

Oleh karena itu, sebaiknya hindari makan hidangan terlalu pedas untuk sahur. Menu pedas seperti rica-rica, ayam geprek, balado, atau berbagai sambal pedas sebaiknya kamu hindari. Selain bikin cepat haus, makanan pedas juga berpotensi menaikkan asam lambung.

2. Makanan yang terlalu manis

gula
Makanan dengan glukosa tinggi juga tak baik saat sahur. (foto: pixabay)

Mungkin kamu berpikir makanan manis atau yang mengandung gula bisa memberi energi selama puasa. Namun, ternyata anggapan itu salah. Makanan manis atau yang tinggi gula, seperti nasi putih, mengandung banyak glukosa. Metabolisme glukosa dalam tubuh membuat kamu cepat merasa haus.

Kalau sulit untuk enggak makan nasi saat sahur, kamu tetap bisa menyantapnya dalam porsi yang dikurangi. Tambahkan porsi sayur dan lauk. Solusi lain, ganti nasi putih dengan nasi merah yang kaya serat, tapi rendah gula.

3. Makanan mengandung MSG dan kadar garam tinggi

garam
Meski nikmat, sajian gurih dengan garam tinggi dihindari saat sahur. (foto: pixabay)

Kamu pasti selalu merasa amat haus setelah makan keripik kemasan. Hal itu disebabkan tingginya kadar garam dan MSG dalam kudapan itu. Makanan dengan rasa gurih dan asin memang terkenal cepat membuat haus. Oleh karena itu, hindari deh makanan yang mengandung terlalu banyak garam dan MSG saat sahur.

Meskipun demikian, kamu masih boleh kok memakai garam dalam masakan asalkan jumlahnya seimbang dan dibatasi. Cara terbaiknya, kombinasikan menu sahur agar tidak semuanya makanan gurih, seperti nasi uduk, ayam goreng, dan telur asin. Selain itu, pantang deh makan mi instan saat sahur. Selain bikin cepat haus, mi instan yang miskin nutrisi akan bikin kamu cepat lapar saat berpuasa.

4. Makanan bersantan

santan
Enggak cuma bikin gampang haus, makanan bersantan bisa memicu asam lambung. (foto: pixabay)

Makanan bersantan memang enak dan gurih ya. Seperti opor, gulai, rendang atau kari ayam hangat pasti bikin sahur jadi semangat. Namun, makanan bersantan juga punya kandungan kalori yang tinggi sehingga bikin kamu cepat lelah dan haus. Selain itu, kandungan santan juga berpotensi menaikkan asam lambung.

Kabar baiknya, kamu tetap bisa menikmati makanan bersantan saat berbuka ya. Jadi kamu hanya perlu menghindari makanan jenis ini saat sahur.

5. Minuman berkafein

teh
Ganti minuman berkafein saat sahur dengan air hangat. (foto: pixabay)

Enggak cuma makanan tertentu yang harus dihindari, minuman juga. Minuman berkafein, seperti kopi, teh, dan cokelat, punya sifat deuretik. Artinya, minuman tersebut bakal bikin kamu 'beser' alias sering buang air kecil. Dengan banyak air yang keluar dari tubuh, otomatis kebutuhan akan cairan pun meningkat. Itulah yang bikin kamu gampang haus setelah mengasup minuman berkafein.

Agar lebih sehat, ganti semua minuman berkafein di saat sahur dengan air putih hangat. Minimal, kamu minum dua gelas air di saat sahur. Air putih yang cukup saat sahur akan menjaga keseimbangan tubuh selama berpuasa.

Selamat berpuasa.(dwi)

#Bulan Ramadan #Ramadan #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Pemerintah memastikan masyarakat bisa dengan mudah mengecek status kepesertaan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) 2026 hanya lewat HP.
Wisnu Cipto - Jumat, 04 September 2026
Cara Cek Masuk Daftar PBI JKN 2026 Pakai HP, Biar Akses Kesehatan Gratis Tetap Aman
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lainnya
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Usus buntu bisa mengakibatkan kematian. Jangan anggap semua sakit perut anak sebagai keluhan biasa.
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Jangan Dianggap Sakit Perut Biasa, Ini Ciri-Ciri Gejala Usus Buntu Anak!
Lifestyle
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Ramalan zodiak hari ini 1 September 2026, lengkap dengan asmara, karier, keuangan, dan keberuntungan Aries hingga Pisces. Simak 5 hal yang Taurus wajib waspadai
ImanK - Senin, 31 Agustus 2026
Ramalan Zodiak Hari Ini 1 September 2026: Taurus Wajib Waspadai 5 Hal Ini
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Lifestyle
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Program Sejuta Vaksin merupakan kerja sama KORPRI seluruh Indonesia dengan Kementerian Kesehatan dan berbagai pihak dalam upaya mencegah kanker serviks.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Program Sejuta Vaksin Kanker Serviks Bakal Diperluas ke Seluruh Indonesia
Indonesia
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
PAM Jaya kini memperkuat K3 dalam implementasinya. PAM Jaya juga telah menyiapkan pembangunan 7.000 km jaringan pipa.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
PAM Jaya Perkuat K3, Siapkan Pembangunan 7.000 Km Jaringan Pipa
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Indonesia
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Langkah darurat ini dinilai sebagai keputusan krusial untuk mencegah berulangnya tragedi serta melindungi keselamatan jiwa dokter maupun pasien.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
6 Dokter Intership Meninggal, DPR Minta Evaluasi Total
Indonesia
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Kemenkes dorong masyarakat lakukan tes HIV tanpa takut stigma negatif. Deteksi dini penting untuk menekan penularan dan memastikan pengobatan segera dengan terapi ARV.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Kemenkes Kampanyekan Jangan Takut Stigma Negatif Tes HIV, Makin Cepat Diketahui Lebih Baik
Bagikan