Rutinitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan di Tengah Pandemi

annehsannehs - Senin, 07 Februari 2022
Rutinitas Sederhana untuk Menjaga Kesehatan di Tengah Pandemi

Tetap jaga protokol kesehatan untuk melindungi diri dari virus. (Foto: Pixabay/nastya_gepp)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEBAGIAN orang baru merasa bahagia setelah bertemu kangen dengan keluarga dan teman-teman terdekat ketika merayakan Tahun Baru Imlek pada awal Februari 2022. Bayangkan saja, tradisi kumpul-kumpul dan memberi angpao ini sudah absen selama dua tahun terakhir.

Sayangnya beberapa hari setelah itu, kasus omicron mulai meningkat di seluruh dunia. Orang-orang disekitar kita mulai banyak yang terpapar COVID-19, dan kegiatan bekerja dan bersekolah sudah mulai diselenggarakan secara online.

Baca juga:

Jangan Tunda Self Love Jalani Hidup Sehat Demi Kesehatan Jantung

Booster bisa diperoleh jika sudah vaksinasi lengkap dan berjangka enam bulan.  (Foto: Pexels/cottonbro)
Kesehatan mental nakes harus diprioritaskan. (Foto: Pexels/cottonbro)

Di tengah meningkatnya kasus COVID-19, ada beberapa hal yang harus kamu lakukan untuk menjaga kesehatan. Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), orang dewasa setidaknya berolahraga 150 menit per minggu untuk kebugaran tubuh dan memperpanjang usia.

Beberapa olahraga sederhana yang bisa kamu lakukan adalah dengan berjalan kaki atau melakukan olahraga High-Intensity Interval Training (HIIT) yang membuat jantungmu berdetak dengan kencang. Ketika berada di luar rumah, kamu juga bisa memastikan untuk parkir lebih jauh dan memilih naik tangga ketimbang lift untuk menambah kalori.

Baca Juga:

Varian Corona Omicron Miliki 50 Mutasi, Apa Dampaknya Bagi Tubuh?

Luangkan waktu setidaknya 30 menit untuk berolahraga tanpa alat di rumah. Kamu bisa melihat beberapa video olahraga gratis yang beredar di internet untuk membuat tubuhmu berkeringat.

Kemudian, pastikan untuk mengonsumsi setidaknya sepiring sayur yang sehat dalam satu hari. Kamu juga bisa menggantinya dengan buah atau kacang yang baik untuk kesehatan.

Di tengah krisis kesehatan yang masih mengkhawatirkan ini, kamu juga harus rutin minum suplemen Vitamin C setiap hari untuk meningkatkan imunitas tubuh. Jika tidak suka minum vitamin, jeruk Mandarin bisa menjadi asupan vitamin C alami yang baik dan nikmat untukmu.

Berikan ayam rebus tanpa bumbu untuk anjing. (Foto pixabay/RitaE)
Hindari makan junk food. (Foto Pixabay/RitaE)

Menghindari junk food juga bisa menjadi cara yang baik untuk meningkatkan kesehatan tubuh. Batasi makanan goreng-gorengan dan berlemak untuk mengurangi kadar lemak di dalam tubuh dan menghindari peradangan.

Dikutip dari Harvard Health Publishing, tidur yang cukup dan berkualitas juga menjadi kunci dari kesehatan tubuh yang baik. Hindari begadang dan pastikan untuk tidak keluar rumah jika tidak ada keperluan. (SHN)

Baca juga:

4 Tips Gaya Hidup yang Simpel Untuk Mencegah Kanker

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

annehs

Berita Terkait

Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Berita Foto
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Direktur Utama PT Prodia Widyahusada memotong tumpeng bersama Komisaris Utama PT Prodia Widyahusada, Andi Widjaja saat peresmian PCMC di Jakarta.
Didik Setiawan - Sabtu, 15 November 2025
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Indonesia
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Kemenkes menargetkan hingga akhir tahun ini bisa mengobati 900 ribu orang yang terkena Tb.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Bagikan