Rutin Dicek, Tingkat Kekeruhan Air Bersih Perpipaan Kian Membaik
Ilustrasi air bersih. (Foto: Unsplash/Nathan Dumlao)
MerahPutih.com - Kualitas air bersih yang didistribusikan PAM Jaya semakin membaik. Hal itu dapat dibuktikan dari hasil pengecekan petugas laboratorium yang rutin datang ke rumah para pelanggan untuk memastikan tingkat kekeruhan.
Berkat komitmen tersebut, pelanggan PAM Jaya mengaku puas dengan layanan pemeriksaan kualitas air yang dilakukan melalui laboratorium resmi. Mereka menilai layanan tersebut cepat, ramah, dan memberikan informasi yang jelas mengenai kualitas air yang dikonsumsi sehari-hari.
"Saya puas dengan hasil pemeriksaan air di laboratorium PAM Jaya. Pelayanannya cepat, ramah, dan harganya terjangkau," ujar Anita (47), warga Jakarta Barat, Kamis (13/2).
Hal serupa dirasakan Wawan (54), pelanggan lainnya dari Jakarta Barat. Ia mengaku baru pertama kali mengetahui kualitas air di rumahnya setelah melakukan pemeriksaan di laboratorium PAM Jaya.
"Saya tidak pernah tahu seperti apa kualitas air di rumah. Dari hasil pemeriksaan ini, saya mendapatkan informasi yang jelas dan lengkap," katanya.
Baca juga:
DPRD DKI Ancungi Jempol Pemprov Gercep Tangani Keluhan Pelanggan Soal Air Bersih
Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin menambahkan, tingkat kekeruhan (turbidity) air yang mereka hasilkan kini menjadi yang terbaik di Indonesia.
"Saat ini turbidity kita terbaik, Pak. Di Indonesia, kita sudah sampai 0,4," kata Arief.
Arief menjelaskan, turbidity atau kekeruhan air diukur dalam satuan Nephelometric Turbidity Unit (NTU). Semakin rendah angka NTU, kata dia, semakin jernih air yang dihasilkan.
Mengacu pada standar baku mutu air minum di Indonesia, sesuai Permenkes No. 492/2010, telah ditetapkan batas maksimum turbidity sebesar 5 NTU.
"Dengan capaian 0,4 NTU, air dari PAM Jaya jauh lebih jernih dari standar yang ditetapkan," jelasnya.
Baca juga:
Dari Bau dan Kuning Kini Jadi Jernih, Warga Citra Garden Berharap Kualitas Air Bersih Dipertahankan
Menurut Arief, pencapaian ini menunjukkan komitmen PAM Jaya dalam meningkatkan kualitas layanan air bersih di DKI Jakarta. Selain itu, lanjut dia, PAM Jaya terus melakukan beragam inovasi dan perbaikan infrastruktur agar distribusi air tetap optimal bagi pelanggan.
"Saat ini, PAM Jaya tengah mengupayakan peningkatan kapasitas layanan untuk mencapai target 100 persen akses air bersih perpipaan bagi warga Jakarta pada 2030," pungkasnya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
PAM Jaya dan MADAS Nusantara Kolaborasi Sedekah 1 Juta Al-Qur’an untuk Korban Banjir Sumatra
IPO Bank Jakarta Dinilai Perkuat Transparansi dan Pengawasan Publik
Gubernur DKI Optimistis Bank Jakarta IPO Tahun Depan, Ini Strategi Besarnya
PAM Jaya Layani 1,17 Juta Pelanggan, Cakupan Air Perpipaan Jakarta Tembus 80 Persen
Menuju IPO, Pramono Tekankan Work Smart dan Budaya Transparansi di Bank Jakarta
Dorong Layanan Air Terintegrasi, PAM Jaya Resmi Luncurkan ERP Fusion
PAM Jaya Bangun Gedung Sentra Pelayanan, Gubernur Pramono: Fondasi Layanan Air Jakarta Kian Kuat
Pramono Anung Dorong PAM Jaya IPO 2027, Saham Publik Maksimal 30 Persen
Solidaritas Pemprov DKI Jakarta, Kirim Bantuan Air Bersih dan Dana Rp 3 Miliar ke Daerah Terdampak Bencana Sumatra
2026 Jakarta akan Macet, PAM Jaya Minta Maaf karena Proyek Pipa 1.000 Km