Rusia Usir Balik 60 Diplomat Amerika Serikat

Zulfikar SyZulfikar Sy - Sabtu, 31 Maret 2018
Rusia Usir Balik 60 Diplomat Amerika Serikat

Dubes Rusia untuk Inggris, Alexander Yakovenko, mengadakan konferensi pers di kedubes Rusia di London, Inggris, Kamis (22/3). (ANTARA FOTO/REUTERS/Simon Dawson)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Rusia telah memerintahkan 60 diplomat Amerika Serikat untuk pergi meninggalkan negara itu paling lambat pada 5 April. Demikian pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Rusia, Kamis (30/2).

Perintah itu dikeluarkan sebagai balasan atas langkah serupa yang sebelumnya diambil Washington dengan mengusir 60 diplomat Rusia terkait peracunan terhadap seorang mata-mata ganda Rusia di Inggris.

Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan pihaknya telah menyatakan 58 diplomat AS di Moskow persona non grata (tidak diterima), demikian pula dengan dua pejabat Konsulat Jenderal AS di Yekaterinburg, dalam perselisihan antarnegara menyangkut peracunan mantan agen intelijen ganda Rusia Sergei Skripal pada 4 Maret.

Beberapa saat sebelum kementerian tersebut mengeluarkan pengumuman, Menteri Luar Negeri Sergei Lavrov mengatakan Rusia akan membalas aksi pengusiran besar-besaran terhadap diplomatnya oleh pemerintah negara-negara Barat termasuk, selain Amerika Serikat dan Inggris, sebagian besar negara anggota NATO dan Uni Eropa.

"Langkah-langkah itu akan dibalas... termasuk pengusiran diplomat dalam jumlah yang sama serta termasuk keputusan kita untuk menarik perjanjian kita untuk mengizinkan konsulat jenderal Amerika Serikat beroperasi di St. Petersburg," kata Lavrov dalam acara jumpa pers, dilansir Antara.

Anggota keluarga diplomat Rusia yang diusir dari kedutaan di London menuju sebuah minibus, keluar dari bandara Vnukovo di Moskow, Rusia, Selasa (20/3). ANTARA FOTO/REUTERS/Maxim Shemetov/djo/18
Anggota keluarga diplomat Rusia yang diusir dari kedutaan di London menuju sebuah minibus, keluar dari bandara Vnukovo di Moskow, Rusia, Selasa (20/3). (ANTARA FOTO/REUTERS/Maxim Shemetov)

Serangan terhadap Skripal, 66, dan putrinya telah membawa hubungan antara Rusia dan Barat ke titik rendah berikutnya pasca-Perang Dingin.

Inggris menuding Presiden Rusia Vladimir Putin berada di balik serangan itu dan mengatakan bahwa serangan dilancarkan dengan menggunakan racun syaraf masa Uni Soviet, Novichok, yang ditinggalkan di pintu rumah keluarga Skripal di Inggris.

Rusia telah membantah memiliki keterlibatan dalam serangan yang dialami Skripal dan putrinya. Moskow mengatakan pihaknya curiga bahwa dinas rahasia Inggris sedang berupaya membingkai Rusia ke dalam histeria anti-Rusia.

Skripal saat ini masih berada dalam kondisi kritis karena serangan itu. Ia menjadi agen intelijen militer Rusia yang menghianati agen-agen Rusia kepada Inggris dan kemudian dipertukarkan dalam kesepakatan pertukaran mata-mata.

Putrinya, yang berusia 33 tahun, juga berada dalam kondisi kritis kendati rumah sakit di Inggris yang merawatnya mengatakan pada Kamis bahwa kondisinya telah meningkat. (*)

#Rusia #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Serangan rudal Iran menghancurkan fasilitas intelijen AS di Timur Tengah. Kerugian diperkirakan miliaran dolar AS.
Wisnu Cipto - Rabu, 26 Agustus 2026
AS Tekor, Fasilitas Intelijen di Timur Tengah Hancur Dibombardir Rudal Iran
Dunia
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Pemerintah China menyebut hubungan kerja samanya dengan Iran berada dalam kerangka internasional sehingga tidak boleh diganggu, termasuk oleh Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 26 Agustus 2026
China Tolak Terlibat Dalam Perang Ekonomi ke Iran, AS Berikan Batas Waktu ke Berbagai Negara
Dunia
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Sekitar 42.000 orang diperintahkan segera mengungsi, sedangkan 45.000 warga lainnya diminta bersiap meninggalkan rumah mereka.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Kebakaran Hutan Dekati Reno, Nevada, Hampir 90.000 Warga Diminta Ngungsi
Indonesia
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Perang antara AS dan Iran dimulai pada 28 Februari saat AS dan Israel melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Perang Ekonomi Berlanjut, Iran Tetap Akan Blokir Pengiriman Minyak Lewat Selat Hormuz
Indonesia
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
November merupakan waktu di mana para pemimpin dunia mengikuti KTT Organisasi Kerja Sama Ekonomi Asia Pasifik (APEC) di Shenzhen, China.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 24 Agustus 2026
Rusia Buka Peluang Pertemuan Putin dan Trump Saat KTT APEC di China
Dunia
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Kekeringan yang sedang berlangsung menyebabkan permukaan air di sejumlah wilayah barat AS terus menyusut.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
Permukaan Air telah Capai Rekor Terendah, Kerangka Manusia Bermunculan di Waduk AS
Indonesia
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Pasukan Iran secara terpisah juga telah mengkaji kemungkinan menargetkan kabel serat optik bawah laut di Selat Hormuz jika terjadi eskalasi lebih lanjut, menurut laporan tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Eskalasi Meningkat, Iran Dikabarkan Siap Serang Fasilitas Militer AS di Eropa
Indonesia
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Moskow dan Naypyidaw juga tengah membahas rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di pesisir selatan Myanmar yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Dunia
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Kasus kebakaran Jeep Gladiator dan Wrangler memicu gugatan hukum di AS. FCA recall 1,07 juta unit akibat masalah konektor listrik pompa power steering. NHTSA catat 51 kebakaran dan 1 cedera.
Wisnu Cipto - Rabu, 19 Agustus 2026
Insiden Kebakaran 51 Jeep Wrangler dan Gladiator Picu Gugatan Hukum di AS
Indonesia
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Pemimpin Turkiye itu juga mengatakan bahwa Ankara, bersama dengan Pakistan dan Arab Saudi, menunjukkan sikap tegas dalam memastikan stabilitas dan keamanan regional
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Trump Ngotot Jadikan Selat Hormuz Bagian Wilayah AS
Bagikan