Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - 2 jam, 59 menit lalu
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar

Meja kosong kepala negara Myanmar pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Moskow dikabarkan mulai melaksanakan kesepakatan untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) berskala kecil di Myanmar.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin, Selasa (18/8) dalam pertemuan dengan Presiden Myanmar Min Aung Hlaing menyatakan, proyek tersebut dapat memperluas kerja sama bilateral di bidang-bidang terkait, termasuk penelitian ilmiah dasar dan terapan.

Proyek itu akan menjadi "simbol baru persahabatan Rusia-Myanmar." Di mana, kedua negara menandatangani perjanjian antarpemerintah pada Maret 2025 mengenai kerja sama pembangunan PLTN berskala kecil.

Proyek itu menggunakan teknologi Rusia dan awalnya direncanakan memiliki kapasitas 110 megawatt, dengan kemungkinan perluasan di kemudian hari. Proyek tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi kerja sama antara kedua negara di luar sektor energi.

Baca juga:

BRIN Perkuat Penguasaan Teknologi Nuklir, Siapkan Indonesia Hadapi Era PLTN

Selain iti, Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan Rusia siap berpartisipasi dalam proyek eksplorasi dan produksi hidrokarbon di Myanmar. Kedua negara sedang mempertimbangkan pembangunan bersama pembangkit listrik dan kilang minyak di wilayah selatan Myanmar, seraya menyebut sektor energi sebagai bidang utama kerja sama bilateral.

Terdapat prospek yang baik untuk mengatur ekspor gas alam cair dari Myanmar. Tidak hanya untuk konsumsi dalam negeri, tetapi juga untuk pasokan transit ke negara-negara tetangga,

kata Putin.

Kedua negara sedang mengerjakan beberapa proyek bersama berskala besar dan telah menyepakati serangkaian perjanjian antarpemerintah maupun komersial, dengan kerja sama ekonomi sebagai salah satu prioritas utama.

Moskow dan Naypyidaw juga tengah membahas rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di pesisir selatan Myanmar yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar.

Latihan angkatan laut bilateral secara rutin digelar di perairan lepas pantai Myanmar. Kapal-kapal angkatan laut Rusia juga melakukan kunjungan ke pelabuhan di Myanmar,

katanya.
#Perjanjian Nuklir #Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Moskow dan Naypyidaw juga tengah membahas rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di pesisir selatan Myanmar yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar.
Alwan Ridha Ramdani - 2 jam, 59 menit lalu
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar
Indonesia
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dudy belum dapat memastikan proyek pembangunan yang mana yang akan berjalan lebih duluan karena tergantung pada penilaian investor.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 Agustus 2026
Kemenhub Ajak China dan Rusia Bangun Jalur Kereta Trans Kalimantan
Dunia
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Pemungutan suara tersebut merupakan tahap prosedural kedua terkait RUU tersebut dalam waktu kurang dari 24 jam.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
AS Siapkan Sanksi Baru Buat Rusia dan Iran, Bakal Kenakan Tarif Bea 500 Persen
Dunia
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Tarif terhadap kapal-kapal komersial yang melintasi Selat Hormuz bertentangan dengan hukum maritim internasional.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Rusia Ogah Bayar Tarif Kapal di Selat Hormuz, Prioritaskan Perlindungan Armada Sendiri
Berita Foto
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin bersama Direktur Jenderal Badan Antariksa Rusia Alexey Likhachev (kiri) saat pertemuan di Jakarta, Kamis (2/7/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 02 Juli 2026
DPD RI Terima Delegasi Rusia, Bahas Pengembangan PLTN di Indonesia
Indonesia
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Prabowo dipastikan batal menghadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan. Istana menyebut Presiden memilih fokus menyelesaikan berbagai agenda prioritas di dalam negeri.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 17 Juni 2026
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan, Fokus Selesaikan Agenda Dalam Negeri
Dunia
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Sejumlah pejabat dan personel militer AS dilaporkan mulai membatalkan rencana libur panjang mereka menjelang peringatan Memorial Day.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Indonesia
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Delegasi Indonesia meraih total enam medali individu, terdiri atas 1 medali emas, 4 medali perak, dan 1 medali perunggu.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Tim Indonesia Borong Emas di Kejuaraan Dunia Olimpiade Biologi 2026 Rusia, Cetak Sejarah Baru
Indonesia
Bahas Perjanjian Damai Dengan AS, Iran Ogah Nuklir Dibahas Saat Gencatan Senjata
Menteri Dalam Negeri Pakistan Mohsin Naqvi, yang melakukan perjalanan ke Teheran untuk kedua kalinya di pekan ini.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bahas Perjanjian Damai Dengan AS, Iran Ogah Nuklir Dibahas Saat Gencatan Senjata
Indonesia
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
PT Pertamina (Persero) mengandalkan obligasi global (global bond) dalam pendanaan bisnisnya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 21 Mei 2026
Indonesia Siapkan Skema Khusus Impor Ratusan Juta Barel Minyak Rusia
Bagikan