Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 19 Agustus 2026
Rusia Bangun Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir dan Kilang Minyak di Myanmar

Meja kosong kepala negara Myanmar pada pembukaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Moskow dikabarkan mulai melaksanakan kesepakatan untuk membangun pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) berskala kecil di Myanmar.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin, Selasa (18/8) dalam pertemuan dengan Presiden Myanmar Min Aung Hlaing menyatakan, proyek tersebut dapat memperluas kerja sama bilateral di bidang-bidang terkait, termasuk penelitian ilmiah dasar dan terapan.

Proyek itu akan menjadi "simbol baru persahabatan Rusia-Myanmar." Di mana, kedua negara menandatangani perjanjian antarpemerintah pada Maret 2025 mengenai kerja sama pembangunan PLTN berskala kecil.

Proyek itu menggunakan teknologi Rusia dan awalnya direncanakan memiliki kapasitas 110 megawatt, dengan kemungkinan perluasan di kemudian hari. Proyek tersebut diharapkan dapat memberikan dorongan baru bagi kerja sama antara kedua negara di luar sektor energi.

Baca juga:

BRIN Perkuat Penguasaan Teknologi Nuklir, Siapkan Indonesia Hadapi Era PLTN

Selain iti, Presiden Rusia Vladimir Putin, mengatakan bahwa perusahaan-perusahaan Rusia siap berpartisipasi dalam proyek eksplorasi dan produksi hidrokarbon di Myanmar. Kedua negara sedang mempertimbangkan pembangunan bersama pembangkit listrik dan kilang minyak di wilayah selatan Myanmar, seraya menyebut sektor energi sebagai bidang utama kerja sama bilateral.

Terdapat prospek yang baik untuk mengatur ekspor gas alam cair dari Myanmar. Tidak hanya untuk konsumsi dalam negeri, tetapi juga untuk pasokan transit ke negara-negara tetangga,

kata Putin.

Kedua negara sedang mengerjakan beberapa proyek bersama berskala besar dan telah menyepakati serangkaian perjanjian antarpemerintah maupun komersial, dengan kerja sama ekonomi sebagai salah satu prioritas utama.

Moskow dan Naypyidaw juga tengah membahas rencana pembangunan pelabuhan laut dalam di pesisir selatan Myanmar yang mampu menampung kapal-kapal berukuran besar.

Latihan angkatan laut bilateral secara rutin digelar di perairan lepas pantai Myanmar. Kapal-kapal angkatan laut Rusia juga melakukan kunjungan ke pelabuhan di Myanmar,

katanya.
#Perjanjian Nuklir #Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir #Rusia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Dunia
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Seorang pekerja laboratorium di Rusia meninggal dunia. Ia diduga terinfeksi virus Pes. Namun, penyebabnya masih misterius.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Pekerja Lab di Rusia Meninggal Diduga Terinfeksi 'Pes', Hampir 200 Orang Dikarantina
Indonesia
Penetapan Tapak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Dimulai 2027
Kebutuhan listrik nasional diproyeksikan meningkat hingga 600 terawatt hour (TWh), dengan konsumsi mendekati 2.000 kilowatt hour (kWh) per kapita pada 2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Penetapan Tapak Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Dimulai 2027
Dunia
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Presiden Rusia Vladimir Putin menandatangani dekret yang menambah 15.500 personel ke dalam struktur resmi Angkatan Bersenjata Rusia.
Yusuf Abdillah - Selasa, 29 September 2026
Putin Tambah 15.500 Personel Militer Rusia, Zelensky Klaim Rencana Korut Kirim 10.000 Tentara
Dunia
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Pemanasan global menyebabkan bagian depan gletser, yang dikenal sebagai gletser outlet, mengalami penyusutan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
15 Pulau Anyar Muncul Kawasan Arktik Akibat Pemanasan Global
Indonesia
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
AI menjadi bagian dari agenda transformasi digital yang dibahas dalam pertemuan, termasuk pemanfaatannya untuk pendidikan dan penguatan literasi digital masyarakat.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Luncurkan 16 Satelit Setiap Tahun, Rusia Inggin Gandeng Indonesia
Dunia
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Pesawat Zelenskyy nyaris terkena drone saat lepas landas dari Moldova dalam perjalanan menuju Oslo untuk menghadiri pemakaman Raja Harald V.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Pesawat Presiden Ukraina Nyaris Tertabrak Drone di Moldova, Memicu Kebakaran Dekat Bandara
Indonesia
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Dalam proses verifikasi itu, perlu mendengarkan keterangan dari pihak Rusia, pihak terkait, dan WNI yang bersangkutan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
8 Orang WNI Bergabung di Perang Ukraina-Rusia, Pemerintah Bakal Dengarkan Rusia
Indonesia
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Kemenlu memiliki tugas memberikan pelindungan kepada WNI di luar negeri.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Kemenlu Dalami Klaim Ukraina soal 8 WNI Direkrut Jadi Militer Rusia
Indonesia
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Indonesia sedang membahas kerja sama dengan kelompok-kelompok perusahaan Rusia untuk mengembangkan sejumlah proyek bersama di bidang energi, termasuk kilang dan terminal penyimpanan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
Indonesia Rayu Rusia Garap 138 Blok Eksplorasi Migas di Indonesia
Bagikan